Rabu, 20 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Metro Tangerang Kota Tangsel

Bikin Banjir di Komplek Taman Mangu Indah, Warga Keluhkan Proyek Tanggul Kali

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 6 Nov 2024 21:52 WIB
Rubrik Kota Tangsel, Metro Tangerang
Bikin Banjir di Komplek Taman Mangu Indah, Warga Keluhkan Proyek Tanggul Kali

TANGGUL: Lokasi tanggul yang menyebabkan air sungai meluap ke permukiman warga. (EKO SETIAWAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Warga Komplek Taman Mangu Indah RT 006 RW 012, Kelurahan Jurangmangu Barat, Kecamatan Pondok Aren mengeluhkan proyek tanggul Kali Cantiga di perumahan tersebut. Proyek tersebut dituding menjadi penyebab banjir yang terjadi belekangan ini.

Ketua RW 012 Kelurahan Jurangmangu Barat Sudarmoko mengatakan banjir di wilayahnya disebabkan oleh proyek yang belum selesai. Terlebih, kata dia, perbaikan tanggul harusnya dilakukan secara bertahap sehingga ketika hujan turun tidak banyak air yang tumpah ke jalan.

“Penyebabnya itu tanggul yang lagi diperbaiki. Itu diperbaiki tapi terlalu panjang. Dia ngga mau jarak beberapa meter tutup, beberapa meter tutup. Mereka sistemnya langsung panjang. Itu belum dicor, jadi mau ngga mau air keluar dari kali hingga ke jalan,” ujar Sudarmoko saat ditemui di rumahnya, Rabu (6/11).

Sudarmoko menyampaikan pengerjaan proyek sudah dimulai sejak bulan Juni 2024 lalu. Kata dia, tanggul sepanjang pinggir kali memang diperbarui mulai dari area belakang hingga ke depan pintu masuk perumahan. Untuk keseluruhan panjang tanggul berkisar 867 meter.

“Memang itu sudah harus renovasi karena sudah dari awal, dulu kita bangun secara subsidi tahun 80-an. Makanya diperbarui sama pemerintah. Karena namanya ini kan jalan ya, ada tanggul, terus tanggulnya diratain tanah ya gimana air tidak meluber? Akhirnya air pindah ke jalan,” ungkapnya.

Sudarmoko menyebut bahwa dalam proses perbaikan tanggul itu setidaknya rumah warga sudah kebanjiran sebanyak dua kali akibat air sungai meluap. Kata dia, banyak kerugian yang dirasakan oleh masyarakat akibat dampak tersebut.

BeritaTerbaru

Diisi Sejumlah Pejabat, Pengurus Perbasi Kota Tangerang Periode 2026-2030 Dilantik

Diisi Sejumlah Pejabat, Pengurus Perbasi Kota Tangerang Periode 2026-2030 Dilantik

Selasa, 19 Mei 2026 14:24 WIB
KPK Imbau Pemda Setop Beri Dana Hibah ke Instansi Vertikal, Ini Respons Wakil Wali kota Tangerang

KPK Imbau Pemda Setop Beri Dana Hibah ke Instansi Vertikal, Ini Respons Wakil Wali kota Tangerang

Selasa, 19 Mei 2026 13:54 WIB
IMG-20260519-WA0022

Meski Tak Diguyur Hujan, Perumahan Bumi Serpong Residence Tangsel Kebanjiran

Selasa, 19 Mei 2026 13:30 WIB
IMG-20260519-WA0005

Panjul, Sapi Berbobot 1 Ton Milik Presiden Prabowo Dikurbankan di Tangsel

Selasa, 19 Mei 2026 12:13 WIB

“Materinya kita kehilangan juga, barang-barang pada hilang, yang elektronik pda mati ngga bisa kepake. Dua kali loh ini kebanjiran. Mungkin kalau nanti malam hujan lagi ya begitu lagi, kalau memang itu belum ditutup juga. Kasur terutama jadi korban, kemarin ada yang sudah dibuang satu, ini pasti dibuang lagi satu,” ucapnya.

Pantauan di lokasi, terdapat dua titik tembok tanggul diperkirakan sepanjang 50 meter dipasangi karung berisi pasir. Tumpukan karung itu guna menahan air sungai meluap ke permukiman warga yang menyebabkan banjir.

Nina (51) salah satu warga meminta agar pihak terkait dapat segera menyelesaikan proyek perbaikan itu. Terlebih, para warga sudah lelah untuk membersihkan rumah setiap banjir tiba.

“Iya sangat terganggu banjir begini sudah dua kali jaraknya berdekatan di dalam rumah sampai selutut, di luar bisa sampai sepaha. Kan gara-gara tanggul itu dibongkar tapi ngga dipasang lagi.
Kalau air sungai naik banjir langsung meluap air ditanggung lebih tinggi dari daratan. Inginnya warga dibenerin secepatnya, kalau tidak bakal kebanjiran terus,” paparnya.

Kata Nina, para warga selalu merasa was-was apalagi saat hujan turun. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan rumahnya bisa kembali kebanjiran.

“Setiap hujan warga sangat was-was apalagi itu masih terbongkar. Antisipasi warga mau ngga mau sekarang elektronik di atas. Sekarang masih banyak warga yang belum merapikan karena nanti takut hujan lagi,” pungkasnya.

Diketahui, ratusan kepala keluarga (KK) di Perumahan Taman Mangu Indah, Kelurahan Jurangmangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terdampak banjir, pada Selasa (5/11/2024) malam.

Penyebab banjir tersebut akibat curah hujannya yang cukup tinggi pada sebagian wilayah sejak Selasa sore. Sehingga, volume sungai mengalami peningkatan yang membuat air meluap ke permukiman warga.

Arman Effendy, salah satu warga mengatakan bahwa air secara cepat naik ke daratan hingga memasuki rumah warga. Menurutnya, air luapan keluar dari proyek tanggul pinggir sungai yang belum selesai dikerjakan.

“Jadi ada tanggul di sana yang lagi dibenerin, belum selesai masih proses pembangunan terus tiba-tiba hujan padahal dari kemarin panas-panas saja. Setelah hujan terus banjir airnya meluap jadi airnya keluar lewat tanggul yang belum selesai pengerjaan, jadi kalau dipompa juga percuma airnya bakal masuk lagi,” ujarnya.

Danton Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, Dian Wiryawan menyampaikan kepala keluarga yang terdampak berjumlah 330. Kata dia, sampai saat ini dipastikan tidak ada warga yang mengungsi. (eko)

Tags: banjirkalikomplek taman mangu indah
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Parkir Liar Taman Elektrik Kota Tangerang Dikeluhkan, Pemkot Didorong Lakukan Operasi Gabungan
Headline

Parkir Liar Taman Elektrik Kota Tangerang Dikeluhkan, Pemkot Didorong Lakukan Operasi Gabungan

Selasa, 19 Mei 2026 09:15 WIB
Warga Cipeucang Keberatan Harga Pembebasan Lahan untuk PSEL Tangsel
Headline

Warga Cipeucang Keberatan Harga Pembebasan Lahan untuk PSEL Tangsel

Selasa, 19 Mei 2026 09:08 WIB
Dibantu Dinsos dan Baznas Tangsel, Tunggakan Biaya RS Korban Penusukan Akhirnya Lunas
Kota Tangsel

Dibantu Dinsos dan Baznas Tangsel, Tunggakan Biaya RS Korban Penusukan Akhirnya Lunas

Selasa, 19 Mei 2026 06:45 WIB
Geruduk DPRD Kabupaten Tangerang, Mahasiswa Desak Perda Truk Tambang
Headline

Geruduk DPRD Kabupaten Tangerang, Mahasiswa Desak Perda Truk Tambang

Selasa, 19 Mei 2026 06:32 WIB
Child Grooming Berawal dari Saluran WA, SMK Letris Pamulang Ungkap Kronologi
Headline

Child Grooming Berawal dari Saluran WA, SMK Letris Pamulang Ungkap Kronologi

Selasa, 19 Mei 2026 06:28 WIB
Diduga Hendak Berangkat Haji Nonprosedural, 32 Orang Dicegah Melalui Bandara Soetta
Headline

Diduga Hendak Berangkat Haji Nonprosedural, 32 Orang Dicegah Melalui Bandara Soetta

Senin, 18 Mei 2026 18:51 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Salahsatu pengantar jamaah haji, yang tidak kuasa menahan tangis saat saudaranya berangkat menunaikan rukun Islam ke lima, di Pendopo Pemkab Lebak, Kamis (14/5/2026) malam. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Tangis Haru Pecah di Pendopo Lebak Saat Ratusan Calon Haji Dilepas ke Tanah Suci

Jumat, 15 Mei 2026 09:25 WIB
Tim aparat setempat, mengevakuasi korban diduga gantung diri, di Kampung Kedaleman, Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Senin, (18/5/2026). (ISTIMEWA)

Warga Kibin Kabupaten Serang Ditemukan Gantung Diri Di Rumahnya

Senin, 18 Mei 2026 16:51 WIB
IMG-20260513-WA0078

Bupati Tangerang Panggil Pengelola Tempat Hiburan Malam Ilegal di Tigaraksa

Rabu, 13 Mei 2026 22:26 WIB
IMG_20260513_075043

Full Jadul di Balik Kemeriahan Milad Ke-58 SMP Negeri 3 Kota Tangerang

Rabu, 13 Mei 2026 10:29 WIB
Pastikan Bebas PMK, 96 Petugas Periksa 35 Ribu Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang

Pastikan Bebas PMK, 96 Petugas Periksa 35 Ribu Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 19:34 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.