SATELITNEWS.COM, SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, memastikan akan terus berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan. Salah satunya, dengan menyelesaikan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan menangani permasalahan pengangguran.
Bupati Tatu mengatakan, kriteria atau indikator penilaian yang masuk ke dalam kemiskinan itu dimulai dari rumah, sarana prasarana tempat tinggal dan air bersih. Oleh karena itu, pihaknya saat ini masih fokus untuk menyelesaikan masalah rumah tidak layak huni.
“Kalau tidak salah di rumah itu ada 7 atau 11 indikator kemiskinan. Jadi kalau kita menyelesaikan rumah tidak layak huni itu sebagian menyelesaikan (masalah kemiskinan),” ujar Tatu, Senin (11/11/2024).
Selain itu, kata Tatu soal pengangguran juga menjadi salah satu penyumbang kemiskinan. Sehingga, bagaimana caranya, pihaknya melakukan peningkatan SDM masyarakat Kabupaten Serang agar mempunyai keahlian.
“Pengangguran itu kan ujung ujungnya ya miskin. Jadi gimana caranya masyarakat Kabupaten Serang punya skill, baik itu yang kuliah, ketika punya skill mereka kan bisa kerja baik sebagai pekerja ataupun membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Tatu pun, memastikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya akan terus mendampingi masyarakat yang punya semangat untuk membuka lapangan kerja seperti UMKM.
“Kalau gak salah angka kemiskinan Kabupaten Serang ke tiga terendah se-Banten. Tapi kalau melihat angkat kita masih punya pekerjaan rumah (PR),” tuturnya.
Terkait dengan prioritas Pemkab Serang di tahun 2025, Tatu berharap tetap pada peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur jalan dan Puspemkab dan menurunkan maslah kemiskinan. (sidik)