SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Warga RT 04 RW 12 Komplek Taman Mangu Indah, Kelurahan Jurangmangu Barat, Kecamatan Pondok Aren meminta agar dinas terkait dapat segera menyelesaikan proyek tanggul yang menyebabkan banjir. Ketua RT 04 Imawan Susanto menyampaikan bahwa sudah banyak warga yang mengeluh. Bahkan, keluhan tersebut sudah ia sampaikan kepada salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangsel.
Imawan menjelaskan, keluhan sudah disampaikan jauh sebelum banjir setinggi orang dewasa terjadi. Tetapi, rupanya keluhan itu tidak ditindaklanjuti terbukti bahwa air kiriman yang mengalir di sungai tumpah ke rumah warga pada Senin (11/11) malam.
“Kalau saya memang ngadu ke RW karena jalur koordinasinya terus ke lurah. Dinas terkait belum datang, saya belum lihat. Saya pengennya mereka lihat langsung deh kesini terjun ke air sini,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (12/11).
“Belum lihat saya disini, kita sudah masuk empat kali masalah ini. Jadi saya sangat sedih karena warga ini pada habis semua,” sambungnya.
Untuk itu, kata Imawan, dirinya secara pribadi meminta para warga agar bersabar. Yang jelas, ucap dia, banjir ini disebabkan tidak hanya kehendak alam.
“Saya paling cuma bisa bilang ke warga bersabar saja, tetapi ini bukan kehendak alam mau memuntahkan air ini, kalau memang alam hampir semuanya kena, ini Taman Mangu doang. Bayangin betapa pedihnya,” ucapnya.
Baca Juga: Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Digelar di Islamic Center Tangsel
Ia menuturkan, sejumlah warga banyak yang mengungsi ke mushola dan balai warga. Setidaknya, kurang lebih ada 30 orang. Namun, para pengungsi bersifat fluktuatif mengikuti kondisi tempat tinggalnya.
“Kalau yang mengungsi cukup bervariasi ke rumah saudara ada juga yang mengungsi mushola ada dapur bersama juga untuk warga. Hampir 70 KK yang ngungsi, satu KK bisa lima orang,” katanya.
“Yang pasti semua warga 04 ini kena semua. Banyak barang-barang yang tidak terselamatkan semuanya, karena ini cepat banget airnya dalam waktu singkat banjirnya tidak sedikit tetapi langsung seperti banjir bah. Sangat menyedihkan,” lanjutnya.
Pantauan di lokasi, genangan air yang semula setinggi dada orang dewasa berangsur surut. Pada pukul 16.38 WIB ketinggian air sepaha orang dewasa. Namun, ada kemungkinan air kembali naik lantaran hujan deras kembali turun pada sore hari.
Danton Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, Dian Wiryawan mengatakan pihaknya standby untuk mengevaluasi warga yang ingin mengungsi. Tercatat, sekitar 28 orang yang dikeluarkan dari titik banjir.
“Kondisi air 30 sampai 90 sentimeter. Masih evakuasi di blok I total kurang lebih tadi ada 28 orang yang sudah dievakuasi dari rumahnya. Mereka mau mengungsi sementara keluar dari rumah,” pungkasnya.
Baca Juga: Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat
Kepala BPBD Tangsel, Sutang Suprianto menyampaikan bahwa berbagai upaya tanggap darurat dan pencegahan telah dilakukan untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk banjir. Salah satunya di Taman Mangu Indah.
“Di lokasi ini kita telah melakukan berbagai tindakan cepat seperti mengevakuasi warga, mendistribusikan bantuan logistik dan melakukan penambalan tanggul jebol (insidentil) dengan karung berisikan pasir,” kata dia.
Tidak hanya bergerak ketika banjir terjadi, Sutang menegaskan bahwa selama ini, Pemkot Tangsel terus melakukan berbagai upaya jangka panjang untuk mengatasi risiko dampak bencana serupa. Di antaranya seperti pembangunan tanggul di lokasi strategis, pembangunan tandon dan pengerukan lumpur pada kali-kali yang rawan mengalami pendangkalan. Namun, dengan intensitas hujan yang cukup tinggi membuat potensi banjir tetap terjadi.
“Untuk mengantisipasi potensi banjir, Pemkot Tangsel juga secara berkala melakukan normalisasi pada kali-kali seperti Kali Cantiga di segmen Pondok Safari, Kali Kedaung BPI, dan Kali Ciputat di segmen Cirendeu serta Penerbad,” ujar Sutang.
BPBD Tangsel juga mengoperasikan rumah pompa yang tersebar di beberapa titik untuk memaksimalkan pengendalian debit air ketika hujan turun dengan deras. Sutang menegaskan bahwa langkah-langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Tangsel untuk mengatasi masalah banjir secara berkelanjutan.
“Kami berharap dengan upaya preventif yang terus kami lakukan, kondisi Tangsel saat musim hujan akan semakin aman dan nyaman bagi warga. Dukungan dan partisipasi masyarakat juga penting untuk keberhasilan penanganan banjir ini,” tutup Sutang. (eko)
























