SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Warga Desa Ramaya, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang, digegerkan penemuan mayat di Curug Talaga, Rabu (20/11/2024).
Pada saat ditemukan, mayat atas nama Akmal (22), warga Kampung Leuweung Kolot, Desa Tegalwangi, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang itu, dalam kondisi mengambang tak bernyawa.
Tetangga korban, Agus Bejo mengatakan, sebelum ditemukan meninggal dunia, Akmal dikabarkan hilang dan pihak keluarga melakukan pencarian. Akan tetap, sejak Senin (18/11/2024) malam hingga Rabu (20/11/2024) dini hari, korban belum ditemukan.
“Namanya Akmal, umurnya 22 tahun. Dia hilang sejak Senin kemarin, dan selama dua hari dilakukan pencarian. Tetapi sampai Rabu dini hari, korban belum bisa ditemukan,” kata Agus, Rabu (20/21/2024).
Dia mengaku, tidak mengetahui penyebab Akmal tidak pulang ke rumahnya di Kampung Leuweung Kolot, Desa Tegalwangi, Kecamatan Cisata. Merasa penasaran, pihak keluarga kemudian melakukan pencarian hingga menjelang subuh, dan korban baru bisa ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Semalam itu kita cari sampai jam 3 pagi. Terus paginya, kita dapat kabar menemukan sesosok mayat di Curug Talaga. Jadi memang sejak Senin kemarin, ini korban sudah dalam pencarian,” tambahnya.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
“Terus kita langsung ke lokasi, untuk evakuasi dan sudah menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Aulia. Jenazah saat ini sudah dibawa ke rumah duka, untuk dimakamkan,” imbuhnya.
Kepala Desa (Kades) Ramaya, Kecamatan Cisata, Fauzi, mengakui adanya penemuan mayat di Curug Talaga. Jenazah korban, sudah dibawa ke rumah duka, untuk kemudian dimakamkan oleh pihak keluarga.
“Kalau penyebabnya, saya juga enggak tahu, tetapi sekarang jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka. Di Kampung Leuweung Kolot, Desa Tegalwangi, Kecamatan Cisata,” pungkasnya. (adib)
























