SATELITNEWS.COM, LEBAK—Kementerian Pertanian (Kementan) beserta Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dan Polda Banten bersama-sama melakukan simbolis penanam benih jagung dalam rangka launching Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan di Lahan Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Giri Mukti, Desa Bulakan, Kecamatan Gunungkencana, Rabu (20/11).
Launching Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Gugus Tugas Polri ini nantinya akan melaksanakan sejumlah program berkaitan dengan pangan yang mendukung misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Mentan Andi Amran Sulaiman menyatakan, bahwa launching Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan merupakan salah satu momentum yang baik. “Sekarang ini adalah hari yang baik dan momentum yang baik, untuk kebangkitan pangan sebagai arahan dari Presiden Republik Indonesia untuk mencapai swasembada dalam waktu sesingkat-singkatnya. Beliau memerintahkan 4 tahun swasembada bisa kita rebut kembali,” terangnya.
Mendes PDT Yandri Susanto menyatakan, bahwa desa menjadi bagian dalam mendukung ketahanan pangan di Indonesia. “Jadi bayangkan kalau setiap desa sama Babinsa dan Babinmas sesuai dengan tematiknya ada desa cabe, desa nila, desa ayam petelur, desa ayam pedaging mungkin melon, semangka dalam rangka apa, swasembada pangan,” terangnya. “Kita sambungkan dengan makan siang bergizi, saya sudah sampaikan dimana-mana, saya enggak mau desa itu jadi penonton,” lanjutnya.
Kapolda Banten Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Suyudi Ario Seto mengatakan, dalam rangka mendukung ketahanan pangan, yang ditindalanjuti oleh jajaran Polda Banten dengan launching penanaman benih jagung di atas lahan yang di Lebak ini seluas 600 hektare.
“Kali ini mulai dengan 50 hektare terlebih dahulu, selanjutnya secara bertahap. Total keseluruhan lahan yang akan digarap seluas 4.325 hektare. Kita akan menggarap di wilayah Banten yakni di Lebak, Pandeglang dan Serang,” kata Suyudi kepada wartawan.
Baca Juga: Jaga Ketahanan Pangan, Regenerasi Petani Muda di Banten Perlu Diperkuat
“Ahamdulilah beberapa hari lalu kita juga mendapat bantuan dari Kementan dua unit combine harvester untuk panen padi, 10 unit traktor dan benih jagung sebanyak 6475 kilogram, kemudian juga kita mendapat bantuan pupuk untuk lahan yang kita garap,” timpal Suyudi mengungkapkan dukungan pemerintah pusat terhadap terhadap program ketahanan pangan.
Polda Banten dalam rangka menindaklanjuti program asta cita ketahan pangan membangun Balai Latihan Poliran (Balai Polisi Peduli Pengangguran) guna memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bisa lebih aktif didalam bidang ketahanan pangan dan lingkungan hidup. Di antaranya pengelolaan sampah yang akan bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Banten.
“Nantinya (Poliran) anggota -anggota kita Bhabinkamtibmas, Polwan Siponi kelompok tani yang akan melaksanakan pelatihan untuk menggarap lahan perkebunan, perikanan termasuk hidroponik, tentunya anggota kita terlatih dalam pengelolaan ini dan harapannya kesejahteraan masyarakat di wilayah Banten ini terwujud,” tuturnya.
“Diharapkan angka pengangguran dapat menurun. Karena apa dengan tingginya angka pengangguran ini berpotensi gangguan kamtibmas dan lain-lainnya. Maka kami sangat serius dengan kegiatan ini dan alhamdulilah sangat linier dengan program bapak Presiden,” tandasnya. (mulyana)

















