SATELITNEWS.ID, SUKAMULYA—Mulyadi, seorang buruh tani, yang tinggal di Kampung Baru, RT 003/ 002, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, hanya bisa mengelus dada. Rumah dan sebagian barang yang dimilikinya ludes dilalap si jago merah, Senin (6/7).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Kosrudin mengatakan, kebakaran itu bermula saat pemilik rumah, Mulyadi yang juga seorang buruh tani, sedang berada di depan rumah. Kemudian melihat asap yang berasal dari dalam rumahnya. Kata dia, saat api membesar, si pemilik langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.
“Akhirnya pemilik rumah berteriak minta tolong, warga pun akhirnya berdoyong-doyong membantu proses pemadaman dengan peralatan seadanya,” kata Kosrudin kepada Satelit News, Senin (6/7).
Lanjut Kosrudin, tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran dengan satu unit mobil pemadam datang. Sekitar satu jam petugas berjibaku dengan api. Kemudian tepat pukul 12.30 WIB, akhirnya api yang membumbung tinggi mulai mengecil dan dapat dijinakkan.
Menurut Kosrudin, penyebab kebakaran pada rumah permanen tersebut, diduga berasal dari korsleting listrik yang berada di dalam rumah korban. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban luka ataupun jiwa.
“Tidak didapati korban jiwa dan korban yang mengalami luka-luka. Diduga (kebakaran) akibat korsleting listrik,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Regu Pemadam Kebakaran, BPBD Kabupaten Tangerang, Margono Agus mengatakan, atas kejadian tersebut tidak ada barang yang disita oleh polisi. Adapun jumlah kerugian materi yang didapati pemilik rumah ditaksir mencapai Rp75 juta.
“Tidak ada yang disita, hanya saja pemilik mengalami kerugian sekitar Rp75 juta,” pungkasnya. (alfian/aditya)