Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Pabrik Sepatu di Kabupaten Tangerang Tumbang, 2.400 Buruh Di-PHK

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 14 Jan 2025 16:22 WIB
Rubrik Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Pabrik Sepatu di Kabupaten Tangerang Tumbang, 2.400 Buruh Di-PHK

ILUSTRASI BURUH: Buruh dari berbagai aliansi melakukan aksi damai memperingati Hari Buruh Internasional di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (1/5/2023). Mereka meminta Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para buruh. Sebanyak 2.400 buruh PT Chingluh kehilangan pekerjaan. (RIZKI SYAHPUTRA / RAKYAT MERDEKA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Berbagai cara sudah dilakukan PT Victory Chingluh Indonesia untuk bertahan di tengah berkurangnya pesanan sepatu dari Eropa. Namun, perusahaan yang mengoperasikan pabrik sepatu di Pasar Kemis Kabupaten Tangerang itu akhirnya tumbang. Mereka melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 2.400 buruhnya mulai awal Januari 2025.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono menjelaskan PHK dilakukan PT Victory Chingluh Indonesia karena jumlah produksi tidak sebanding dengan tenaga kerja. Permasalahan tersebut sudah terjadi sejak tahun lalu.

“Informasi dari pihak perusahaan sebanyak 2.400. Memang ini sudah lama PT Chingluh mengalami permasalahan produksi sejak 2024 lalu. Dimana jumlah pekerja dan ordernya tidak seimbang. Jadi sudah lama mereka itu menahan supaya tidak terjadi PHK, namun akhirnya terjadi juga, ” ucap Rudi Hartono, Senin (13/1).

Rudi mengatakan akibat berkurangnya produksi maka pihak perusahaan melakukan sejumlah langkah efisiensi. Diantaranya adalah melakukan pengurangan jam kerja agar tak ada yang di-PHK. Namun langkah itu tak cukup untuk menyeimbangkan neraca keuangan perusahaan.

“Jadi pada akhirnya, melakukan pengurangan karyawan,” katanya.

Dia menjelaskan selain PHK, ada juga karyawan yang berhenti karena mengundurkan diri. Selain itu terdapat karyawan yang tersandung masalah dan pensiun dari masa kerja di perusahaan tersebut.

Baca Juga: Buruh Tangerang Kantongi Rekomendasi DPRD, Dorong Pengesahan RUU Perlindungan Tenaga Kerja

Selain yang di PHK, dari 2.400 itu juga ada yang memang mengundurkan diri, ” tukasnya.

Menurut Rudi, PHK massal ini sudah dibicarakan oleh pihak perusahaan dengan Dinas Ketenagakerjaan sejak 2024 lalu. Selain itu pihak buruh pun telah terlibat dalam pembicaraan tersebut.

BeritaTerbaru

Harta Kekayaan Saiful Milah, Ketua DPRD Kota Tangerang Terpilih Pengganti Alm Rusdi

Harta Kekayaan Saiful Milah, Ketua DPRD Kota Tangerang Terpilih Pengganti Alm Rusdi

Minggu, 13 Sep 2026 16:47 WIB
Sekolah di Kota Tangerang Kembali Tatap Muka Usai PJJ Dampak Abu Vulkanik

Sekolah di Kota Tangerang Kembali Tatap Muka Usai PJJ Dampak Abu Vulkanik

Minggu, 13 Sep 2026 13:58 WIB
Paramount Petals Dukung Turnamen Catur Se-Kabupaten Tangerang, Diikuti 150 Peserta

Paramount Petals Dukung Turnamen Catur Se-Kabupaten Tangerang, Diikuti 150 Peserta

Minggu, 13 Sep 2026 12:50 WIB

Cegah Balap Liar di Puspemkab Tangerang, Polisi Amankan Empat Motor

Sabtu, 12 Sep 2026 20:05 WIB

“Dan ini sebenarnya sudah dibicarakan perusahaan sejak bulan Desember 2024 dengan koordinasi bersama serikat buruh,” ungkapnya.

Saat disinggung terkait pemenuhan hak-hak buruh yang mengalami PHK di PT Victory Chingluh Indonesia, Rudi mengatakan bahwa hal itu telah dilakukan pembahasan bersama-sama, antara pihak perusahaan, serikat buruh, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dimana, dalam pembahasan itu melahirkan beberapa poin kesepakatan yang disetujui bersama-sama. Diantaranya, pemenuhan pembayaran hak-hak pekerja pasca di-PHK dan penyaluran manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Justru perusahaan Chingluh ini baik, mereka melaporkan pekerjaan bahwa mereka juga akan mengikuti aturan main dimana seluruh hak-hak karyawan diberikan sesuai harapan,” kata dia.

Sementara itu, situasi perekonomian dunia juga perhatian Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Banten. Mereka meminta sejumlah relaksasi kepada Pemprov Banten untuk bisa bertahan di tengah kondisi meningkatnya biaya operasional perusahaan dan situasi perekonomian dunia. Bagi Apindo, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) merupakan upaya terakhir setelah berbagai upaya dilakukan dalam rangka menjaga kelangsungan usaha dan pekerja.

Baca Juga: Said Iqbal Dorong Penyegelan Eks PT Jabatex Kota Tangerang

Ketua Apindo Provinsi Banten Tomy Rachmatullah usai melakukan audiensi bersama Penjabat (Pj) Gubernur Banten A Damenta, Senin (13/1/2025) mengatakan, para anggota Apindo di Provinsi Banten saat ini tengah berupaya semaksimal mungkin untuk bisa bertahan, baik itu yang padat modal maupun padat karya.

“Kami juga tetap menjunjung tinggi kesejahteraan para pekerja. Namun demikian, peningkatan kesejahteraan pekerja itu kadang tidak linier dengan peningkatan usaha,” katanya.

Oleh karena itu, Apindo menyampaikan beberapa aspirasi kepada Pemprov Banten agar semua itu berjalan seimbang, jangan sampai minat investasi di Provinsi Banten ini berkurang. “Apa yang bisa pemerintah bantu supaya industri di Provinsi Banten ini dapat melangsungkan usahanya dengan baik,” imbuhnya.

Misalnya, pemerintah mungkin bisa memberikan rileksasi pada kemudahan perizinan, keringanan pajak dan lain sebagainya. Karena di satu sisi dunia usaha diwajibkan meningkatkan biaya, di sisi lain dunia usaha juga ingin adanya kelonggaran di beberapa hal.

“Karena di tengah kondisi ekonomi saat ini, banyak hal yang menjadi beban kami, biaya tenaga kerja salah satunya,” pungkasnya.

Diakui Tomy, kondisi ril di Provinsi Banten saat ini sudah banyak yang mengeluh namun terus bertahan dan mengupayakan tetap berjalan di tengah situasi bisnis yang tidak ringan.

“Bahkan sejak tahun 2022 banyak juga anggota kami yang melakukan relokasi di daerah lain. Untuk itu, kami ingin bersama-sama pemerintah untuk menjaga itu agar tidak terjadi lagi,” jelasnya. (alfian/lutfi)

Tags: buruhPT Chingluh Indonesiasepatu
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

FIFGROUP Cabang Cikupa Perkuat Kepedulian, Lewat Donor Darah dan Edukasi Mengelola Keuangan Sejak Dini
Bisnis

FIFGROUP Cabang Cikupa Perkuat Kepedulian, Lewat Donor Darah dan Edukasi Mengelola Keuangan Sejak Dini

Sabtu, 12 Sep 2026 16:58 WIB
Golkar Kota Tangerang Mulai Proses Pengganti Alm Rusdi Alam
Headline

Sachrudin: Saiful Millah Terpilih Sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang

Sabtu, 12 Sep 2026 13:31 WIB
Kota Tangsel

HUT ke-24, Polsek Serpong Santuni Anak Yatim dan Doakan Lima Jurnalis Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 12:02 WIB
Kota Tangerang

DPRD Kota Tangerang Dorong Penyediaan Air Bersih dan Salat Istisqa

Sabtu, 12 Sep 2026 09:52 WIB
Kota Tangerang

Perbaikan Jalan di Kota Tangerang Rampung Bertahap, PJU Diperbaiki

Sabtu, 12 Sep 2026 08:21 WIB
PJU Pasar Anyar Tangerang Ditata Ulang Jelang Peresmian Operasional
Kota Tangerang

Izin Kios Pasar Anyar Tangerang Kini Fleksibel, Maksimal Satu Tahun

Sabtu, 12 Sep 2026 08:05 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Maulid Ath-Thohariyyah, Bupati Dewi Doakan 8 Orang Hilang di Anak Krakatau

Sabtu, 12 Sep 2026 18:40 WIB

Uji Emisi di Kota Tangerang, 95 Persen Kendaraan Bensin Lolos

Rabu, 9 Sep 2026 10:33 WIB
Napoli vs Arsenal, Ujian Awal Ambisi di Eropa

Napoli vs Arsenal, Ujian Awal Ambisi di Eropa

Rabu, 9 Sep 2026 07:28 WIB
Relawan FBn Bagikan Masker Dilokasi Wisata Pantai Anyer dan Sekitarnya

Relawan FBn Bagikan Masker Dilokasi Wisata Pantai Anyer dan Sekitarnya

Senin, 7 Sep 2026 17:29 WIB
Pemprov Banten Ajukan Kuota Tambahan Solar

Pemprov Banten Ajukan Kuota Tambahan Solar

Selasa, 8 Sep 2026 08:12 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.