Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Pabrik Sepatu di Kabupaten Tangerang Tumbang, 2.400 Buruh Di-PHK

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 14 Jan 2025 16:22 WIB
Rubrik Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Pabrik Sepatu di Kabupaten Tangerang Tumbang, 2.400 Buruh Di-PHK

ILUSTRASI BURUH: Buruh dari berbagai aliansi melakukan aksi damai memperingati Hari Buruh Internasional di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (1/5/2023). Mereka meminta Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para buruh. Sebanyak 2.400 buruh PT Chingluh kehilangan pekerjaan. (RIZKI SYAHPUTRA / RAKYAT MERDEKA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Berbagai cara sudah dilakukan PT Victory Chingluh Indonesia untuk bertahan di tengah berkurangnya pesanan sepatu dari Eropa. Namun, perusahaan yang mengoperasikan pabrik sepatu di Pasar Kemis Kabupaten Tangerang itu akhirnya tumbang. Mereka melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 2.400 buruhnya mulai awal Januari 2025.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono menjelaskan PHK dilakukan PT Victory Chingluh Indonesia karena jumlah produksi tidak sebanding dengan tenaga kerja. Permasalahan tersebut sudah terjadi sejak tahun lalu.

“Informasi dari pihak perusahaan sebanyak 2.400. Memang ini sudah lama PT Chingluh mengalami permasalahan produksi sejak 2024 lalu. Dimana jumlah pekerja dan ordernya tidak seimbang. Jadi sudah lama mereka itu menahan supaya tidak terjadi PHK, namun akhirnya terjadi juga, ” ucap Rudi Hartono, Senin (13/1).

Rudi mengatakan akibat berkurangnya produksi maka pihak perusahaan melakukan sejumlah langkah efisiensi. Diantaranya adalah melakukan pengurangan jam kerja agar tak ada yang di-PHK. Namun langkah itu tak cukup untuk menyeimbangkan neraca keuangan perusahaan.

“Jadi pada akhirnya, melakukan pengurangan karyawan,” katanya.

Dia menjelaskan selain PHK, ada juga karyawan yang berhenti karena mengundurkan diri. Selain itu terdapat karyawan yang tersandung masalah dan pensiun dari masa kerja di perusahaan tersebut.

Baca Juga: Said Iqbal Dorong Penyegelan Eks PT Jabatex Kota Tangerang

Selain yang di PHK, dari 2.400 itu juga ada yang memang mengundurkan diri, ” tukasnya.

Menurut Rudi, PHK massal ini sudah dibicarakan oleh pihak perusahaan dengan Dinas Ketenagakerjaan sejak 2024 lalu. Selain itu pihak buruh pun telah terlibat dalam pembicaraan tersebut.

BeritaTerbaru

Uji Emisi di Kota Tangerang, 95 Persen Kendaraan Bensin Lolos

Rabu, 9 Sep 2026 10:33 WIB
Jenazah 2 Hari Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Keluarga Tanggung Biaya Tambahan

Jenazah 2 Hari Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Keluarga Tanggung Biaya Tambahan

Rabu, 9 Sep 2026 07:57 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

SIM Keliling Tangerang Selatan Rabu 9 September 2026, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:49 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:36 WIB

“Dan ini sebenarnya sudah dibicarakan perusahaan sejak bulan Desember 2024 dengan koordinasi bersama serikat buruh,” ungkapnya.

Saat disinggung terkait pemenuhan hak-hak buruh yang mengalami PHK di PT Victory Chingluh Indonesia, Rudi mengatakan bahwa hal itu telah dilakukan pembahasan bersama-sama, antara pihak perusahaan, serikat buruh, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dimana, dalam pembahasan itu melahirkan beberapa poin kesepakatan yang disetujui bersama-sama. Diantaranya, pemenuhan pembayaran hak-hak pekerja pasca di-PHK dan penyaluran manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Justru perusahaan Chingluh ini baik, mereka melaporkan pekerjaan bahwa mereka juga akan mengikuti aturan main dimana seluruh hak-hak karyawan diberikan sesuai harapan,” kata dia.

Sementara itu, situasi perekonomian dunia juga perhatian Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Banten. Mereka meminta sejumlah relaksasi kepada Pemprov Banten untuk bisa bertahan di tengah kondisi meningkatnya biaya operasional perusahaan dan situasi perekonomian dunia. Bagi Apindo, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) merupakan upaya terakhir setelah berbagai upaya dilakukan dalam rangka menjaga kelangsungan usaha dan pekerja.

Baca Juga: DPRD Kota Tangerang Siapkan Ruang Dialog Buruh Pasca May Day 2026

Ketua Apindo Provinsi Banten Tomy Rachmatullah usai melakukan audiensi bersama Penjabat (Pj) Gubernur Banten A Damenta, Senin (13/1/2025) mengatakan, para anggota Apindo di Provinsi Banten saat ini tengah berupaya semaksimal mungkin untuk bisa bertahan, baik itu yang padat modal maupun padat karya.

“Kami juga tetap menjunjung tinggi kesejahteraan para pekerja. Namun demikian, peningkatan kesejahteraan pekerja itu kadang tidak linier dengan peningkatan usaha,” katanya.

Oleh karena itu, Apindo menyampaikan beberapa aspirasi kepada Pemprov Banten agar semua itu berjalan seimbang, jangan sampai minat investasi di Provinsi Banten ini berkurang. “Apa yang bisa pemerintah bantu supaya industri di Provinsi Banten ini dapat melangsungkan usahanya dengan baik,” imbuhnya.

Misalnya, pemerintah mungkin bisa memberikan rileksasi pada kemudahan perizinan, keringanan pajak dan lain sebagainya. Karena di satu sisi dunia usaha diwajibkan meningkatkan biaya, di sisi lain dunia usaha juga ingin adanya kelonggaran di beberapa hal.

“Karena di tengah kondisi ekonomi saat ini, banyak hal yang menjadi beban kami, biaya tenaga kerja salah satunya,” pungkasnya.

Diakui Tomy, kondisi ril di Provinsi Banten saat ini sudah banyak yang mengeluh namun terus bertahan dan mengupayakan tetap berjalan di tengah situasi bisnis yang tidak ringan.

“Bahkan sejak tahun 2022 banyak juga anggota kami yang melakukan relokasi di daerah lain. Untuk itu, kami ingin bersama-sama pemerintah untuk menjaga itu agar tidak terjadi lagi,” jelasnya. (alfian/lutfi)

Tags: buruhPT Chingluh Indonesiasepatu
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar
Bisnis

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta
Edukasi

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

Selasa, 8 Sep 2026 20:53 WIB
Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga
Kabupaten Tangerang

Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Selasa, 8 Sep 2026 20:47 WIB
48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan
Kabupaten Tangerang

48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

Selasa, 8 Sep 2026 20:25 WIB
40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis
Edukasi

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara
Bola & Sport

Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara

Selasa, 8 Sep 2026 20:01 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Selasa, 8 Sep 2026 08:02 WIB
Ditengah Aktivitas Erupsi GAK, Anggota DPC Partai Demokrat Pandeglang Bagikan Masker

Ditengah Aktivitas Erupsi GAK, Anggota DPC Partai Demokrat Pandeglang Bagikan Masker

Senin, 7 Sep 2026 19:54 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Gabung Rayo Vallecano

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Gabung Rayo Vallecano

Rabu, 2 Sep 2026 21:09 WIB
Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.