Senin, 14 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Wacana Akreditasi Kampus Tak Wajib, Ketua Aptisi Banten: Harusnya Diperketat

Oleh Made Nusantara
Rabu, 15 Jan 2025 12:50 WIB
Rubrik Edukasi, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Wacana Akreditasi Kampus Tak Wajib, Ketua Aptisi Banten: Harusnya Diperketat

Ketua Aptisi Banten yang juga Rektor Universitas Raharja, Dr Po Abas Sunarya. FOTO: MADE/SATELIT NEWS.COM

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soematri Brodjonegoro  membuka wacana perguruan tinggi tidak wajibkan akreditasi. Opsi ini dibuka dilatarbelakangi adanya sejumlah perguruan tinggi yang menggunakan peringkat akreditasi untuk mempromosikan kampus dan program studi. Selain itu, praktik  seperti itu dia anggap tidak fair bagi kampus/prodi yang belum terakreditasi dengan peringkat akreditasi  unggul.

Menanggapi hal ini, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Banten Dr Po Abas Sunarya buka suara. Dia mengatakan, wacana tak wajib akreditasi untuk perguruan tinggi semestinya tidak dilakukan  serta merta atau drastis. Akan tetapi harus ada solusi lain yang dipersiapkan.

“Harus disiapkan sistem dulu  untuk membentuk klaster-klaster kampus yang sudah unggul untuk diwajibkan membina kampus lain yang  ada di bawahnya. Dahulu memang sudah ada seperti itu yang diatur oleh LLDIKTI, tapi pada  pelaksanaannya seperti tidak wajib,” ujar Abas saat ditemui Rabu (15/1/2025) di Kampus Universitas Raharja Tangerang.

Abas menambahkan, jika mau jujur untuk saat ini saja meski dilakukan visit atau verifikasi faktual  atas akreditasi program studi di perguruan tinggi oleh para asesor yang berkompeten, nyatanya masih ada  “permasalahan” yang timbul. “Mungkin kalau perguruan tinggi negeri dengan infrastruktur yang memadai  baik sarana dan prasarana hingga dosen, termasuk akademiknya itu (tak wajib akreditas) memungkinkan, tapi buat  kampus swasta apalagi yang baru berdiri itu akan kerepotan, susah sekali mereka ini untuk belajar,”  ucapnya.

Dikatakan asesor yang melakukan verifikasi datang sejatinya bukan saja sekadar melakukan pemeriksaan, melainkan  juga harus bisa memberikan arahan serta mengetahui bagaimana kondisi kampus yang sebenarnya. “Ini  belum lagi di masyarakat sudah terbiasa ketika datang ke kampus yang ditanya akreditasinya apa? Nah,  untuk memberi pemahaman ini butuh waktu yang tidak sebentar, kalau dibebaskan gitu saya tidak menjamin,” ujarnya.

Apalagi di daerah tidak sama dengan di Jakarta (kondisinya), sebab daerah masih memiliki kekurangan atau  keterbatasan,” ujar pria yang tak lain Rektor Universitas Raharja Tangerang ini.  Akhirnya bukan tidak mungkin kampus akan berpikir yang penting ada mahasiswa, ada uang dan ada ijazah.  “Inilah harus ada yang mengontrol, makanya kalau akreditasi itu sudah tidak wajib lalu nanti seperti apa?  Apa mungkin akan dibentuk dulu suatu sistem yang akan bisa juga menggantikan?” terangnya.

Baca Juga: Universitas Raharja Wajibkan AI dalam Pendidikan, Rektor: Mutlak

Selain itu, ada kekhawatiran bahwa dengan “hilangnya” akreditasi akan turut pula menghilangkan pula  motivasi perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas. “Kan yang ditakutkan ujungnya cuma yang penting  bahwa proses pembelajan berjalan. Diploma 3 tahun, lalu S1 4 tahun, S2 dua tahun cuma itu saja yang  menjadi ukurannya, mungkin aja mereka tidak perlu (mata kuliah) praktik, cukup absen,” jelasnya.

Padahal lanjutnya, proses visitasi asesor akreditasi ke suatu perguruan tinggi bukan sekadar bertanya sarana dan prasarananya, akan tetapi pelaksanaan pembelajaran, kurikulum. “Termasuk mahasiswa dan dosen ditanya bagaimana cara mengajar, kepuasannya terhadap sistem pembelajaran, termasuk para stakeholder yang memang menggunakan lulusan kita. Sebab kita ditanya juga di lapangan bagaimana lulusan  kampus ini,” terangnya.

BeritaTerbaru

Pabrik Pengolahan Karet di Batuceper Kebakaran, Petugas BPBD Kesulitan Air

Pabrik Pengolahan Karet di Batuceper Kebakaran, Petugas BPBD Kesulitan Air

Minggu, 13 Sep 2026 20:23 WIB
Harta Kekayaan Saiful Milah, Ketua DPRD Kota Tangerang Terpilih Pengganti Alm Rusdi

Harta Kekayaan Saiful Milah, Ketua DPRD Kota Tangerang Terpilih Pengganti Alm Rusdi

Minggu, 13 Sep 2026 16:47 WIB
Sekolah di Kota Tangerang Kembali Tatap Muka Usai PJJ Dampak Abu Vulkanik

Sekolah di Kota Tangerang Kembali Tatap Muka Usai PJJ Dampak Abu Vulkanik

Minggu, 13 Sep 2026 13:58 WIB
Paramount Petals Dukung Turnamen Catur Se-Kabupaten Tangerang, Diikuti 150 Peserta

Paramount Petals Dukung Turnamen Catur Se-Kabupaten Tangerang, Diikuti 150 Peserta

Minggu, 13 Sep 2026 12:50 WIB

Ukuran-ukuran itu ujarnya menjadi parameter di kampus-kampus daerah, di mana mereka harus  menyesuaikan dengan kearifan lokal. “Selain penyesuaian prodi, mereka (asesor) mengarahkan dalam  pembelajaran dan pelatihan, maka menurut saya, apa yang sudah betul terus saja dijalankan, karena itu yang baik” ujarnya.

Malah ujarnya sistem akreditasi harusnya diperketat. “Diperketat bukan dalam artian yang tidak mampu kemudian harus dihapus, karena itu jelas memberatkan. Kadang-kadang terus terang saja asesor juga ada kalanya menyamakan standar perguruan tinggi swasta di daerah dengan standar kampus negeri. Padahal sebetulnya  kalau mereka bisa menghasilkan sesuatu yang berguna untuk daerah, itu juga sudah baik karena lulusannya  bisa terserap,” ujarnya. Ia pun tak menampik bahwa akreditasi menjadi promosi kampus yang memang  sudah menjadi ukuran masyarakat untuk memilih kampus. “Jadi jangan dihapuslah,” ucapnya. (made)          

Tags: aptisi bantenUniversitas Raharja TangerangWacana Akreditasi Kampus Tak Wajib
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kabupaten Tangerang

Cegah Balap Liar di Puspemkab Tangerang, Polisi Amankan Empat Motor

Sabtu, 12 Sep 2026 20:05 WIB
FIFGROUP Cabang Cikupa Perkuat Kepedulian, Lewat Donor Darah dan Edukasi Mengelola Keuangan Sejak Dini
Bisnis

FIFGROUP Cabang Cikupa Perkuat Kepedulian, Lewat Donor Darah dan Edukasi Mengelola Keuangan Sejak Dini

Sabtu, 12 Sep 2026 16:58 WIB
Golkar Kota Tangerang Mulai Proses Pengganti Alm Rusdi Alam
Headline

Sachrudin: Saiful Millah Terpilih Sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang

Sabtu, 12 Sep 2026 13:31 WIB
Kota Tangsel

HUT ke-24, Polsek Serpong Santuni Anak Yatim dan Doakan Lima Jurnalis Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 12:02 WIB
Kota Tangerang

DPRD Kota Tangerang Dorong Penyediaan Air Bersih dan Salat Istisqa

Sabtu, 12 Sep 2026 09:52 WIB
Kota Tangerang

Perbaikan Jalan di Kota Tangerang Rampung Bertahap, PJU Diperbaiki

Sabtu, 12 Sep 2026 08:21 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi'i menyampaikan keterangan mepada wartawan terkait perkembangan pencarian rombongan wartawan yang hilang di Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Pencarian Hari Ketiga Nihil, Kabasarnas: Belum Ada Tanda-tanda

Kamis, 10 Sep 2026 19:35 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Rabu, 9 Sep 2026 07:23 WIB
Perumda Tirta Benteng Butuh Pengawasan Internal

Perumda Tirta Benteng Butuh Pengawasan Internal

Selasa, 8 Sep 2026 08:24 WIB
Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Senin, 7 Sep 2026 08:13 WIB
Sekolah PJJ, 316 SPPG Kabupaten Tangerang Ubah Distribusi MBG

Sekolah PJJ, 316 SPPG Kabupaten Tangerang Ubah Distribusi MBG

Selasa, 8 Sep 2026 08:14 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.