SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Pohon berukuran besar tumbang dan memimpa gedung SMP Negeri 1 Kota Tangerang pada Kamis (6/2/2025). Ruang kelas siswa dan toilet wanita pun jebol akibat tumbangnya pohon tersebut.
Diketahui, peristiwa itu terjadi sekira pukul 11.00 WIB. Dimana, para siswa tengah melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM). Para siswa serta guru di ruangan tersebut seketika panik hingga berhamburan keluar kelas.
Pantauan di lokasi, pohon besar yang tingginya melebihi bangunan gedung sekolah itu menimpa 1 toilet wanita yang berada di lantai 1 dan 1 ruang kelas di lantai 2. Nampak atap dua ruangan tersebut mengalami kerusakan.
Kepala SMPN 1 Kota Tangerang, Mulyono Sobar membenarkan ihwal pohon tumbang yang terjadi sekira pukul 11.00 WIB saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Pihaknya lalu melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Kota Tangerang, Disbudpar dan Dinas Pendidikan. “Kejadiannya tadi jam sebelas, saat KBM berlangsung. Yang ketimpa ruangan kelas 9 yang ada di lantai 2 dan toilet,”ungkapnya.

Atas tumbangnya pohon tersebut, kata Mulyono, para siswa di ruangan tersebut lalu dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Lanjutnya, sambil menunggu perbaikan kelas, seluruh siswa yang berada di kelas 9 itu pindah ke ruangan kelas lainnya untuk sementara waktu. “Untuk besok kegiatan belajar mengajar masih. Karena kita pakai kelas lainnya sambil menunggu perbaikan,” ucapnya.
Sementara Komandan Regu lll Mako BPBD Kota Tangerang, Dani mengatakan pihaknya yang mendapatkan informasi pohon menimpa sekolah itu sekira pukul 11.21 WIB. Pihaknya lalu mengerahkan 6 personel menuju ke TKP. “Pohon tumbang menimpa sekolah. Yang ketimpa itu ruang toilet sama satu ruang kelas di lantai 2,” ungkapnya.
Baca Juga: Culinary Day 2026 Hadir Meriahkan Tangerang 10K, 80 Tenant Siapkan Kuliner Khas Kota Tangerang
Pihaknya yang berkoordinasi dengan Disbudpar Kota Tangerang lalu memangkas pohon tumbang tersebut dan membersihkan area sekolah. “Untuk penanganannya kami koordinasi dengan Disbudpar. Mereka motong dari atas dan kita rapihkan di bawahnya,” ucapnya.
Kata dia, meski peristiwa tersebut terjadi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, tidak ada siswa maupun guru yang mengalami luka-luka. Pasalnya, pohon besar itu hanya mengenai bagian atap kelas dan toilet. “Pohonnya tidak nembus ke dalam kelas, hanya kena atapnya saja. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka atas insiden tersebut,” pungkasnya. (hafiz)
























