SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Brimob Challenge 2025 telah selesai dilaksanakan. Event yang berlangsung selama lima hari di Lapangan Batalyon C Pelopor, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini diikuti 114 personel yang tergabung dalam 19 tim dari Batalyon Pelopor, Subden Gegana, dan Mako Satbrimob Polda Metro Jaya.
Kompetisi ini merupakan bagian dari pembinaan kekuatan Satuan Brimob yang bertujuan untuk mengasah kemampuan teknis dan taktis, menjaga kesiapan operasional, serta memastikan setiap personel siap menghadapi berbagai situasi taktis di lapangan.
“Brimob Challenge ini yang pertama adalah karena ke depan akan ada event secara nasional, yaitu di Korbrimob dan seluruh Brimob seluruh Indonesia akan mengirimkan tim yang terbaik,” ujar Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Gatot Mangkurat Putra dalam keterangannya, Minggu (9/2).
Gatot menjelaskan, peserta terbaik dalam perlombaan ini akan dikirim untuk mengikuti kompetisi Brimob antar Polda se-Indonesia. Dari ajang tingkat nasional itu, nantinya peserta terbaik akan mewakili Indonesia dalam ajang SWAT Challenge di Dubai, Uni Emirat Arab pada 2026 mendatang.
“Untuk menghadapi itu, sebetulnya kita harus mempersiapkan tim yang terbaik. Karena ketika kita masuk di korbrimob nanti jadi tim yang terbaik, itu akan dikirim ke Uni Amirate Arab dalam event internasional,” bebernya.
“Selain itu juga, kita ingin melihat sampai sejauh mana pembinaan para danki terhadap anggotanya terutama pembinaan kemampuan fisik dan fungsinya masing-masing. Karena kan Brimob ini sebagai satuan pemukul polri, jadi kalau kita tidak siap, nanti jebol polri nggak ada lagi pertahanan terakhir,” imbuh Gatot.
Baca Juga: Distributor Sembako di Serpong Utara Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp1,2 Miliar
Gatot merinci, event yang berlangsung sejak 4 hingga 8 Februari itu memiliki tantangan berbeda setiap harinya. Para anggota diuji mulai dari keahlian mulai dari menembak, hingga menyelesaikan rintangan yang bertumpu pada ketahanan fisik.
“Yang terakhir ini kekuatan fisik, kalau kemarin kan itu tupoksi kan, kemampuan fungsi kita masing-masing seperti menembak, kemudian ada SAR, ada breaching. Nah sekarang inilah yang menguras tenaga ini, sampai ada yang pingsan tadi,” katanya.
Setelah melalui persaingan yang ketat, terdapat tiga tim yang berhasil meraih prestasi tertinggi dalam Brimob Challenge 2025 diantara peringkat satu dari Kompi 3 Batalyon D, peringkat dua dari Tim 1 Detasemen Gegana, dan peringkat tiga dari Kompi 4 Batalyon D.
Sementara, Danton 1 Kompi 3 Batalyon A Pelopor, Ipda Rizki Nugraha menuturkan, adanya event ini menjadi wadah anak didiknya untuk mengembangkan diri sekaligus menggali potensi masing-masing.
“Mengembangkan potensi anggota brimob khususnya polda metro jaya mengembangkan potensi keterampilan, itu dari segi keterampilan menembak, ketahanan fisik dan kecermatan. Terutama di sini ketahanan fisik, kecermatan dalam menembak,” bebernya.
Kata dia, untuk menghadapi event ditingkat nasional maupun internasional pihaknya terus menggembleng latihan fisik dengan menggunakan gas masker. Dirinya pun optimistis timnya akan menaiki podium utama dalam ajang bergengsi tersebut.
Baca Juga: Tinggalkan Persijap, Gelandang Wahyudi Hamisi Gabung Persita
“Ya tiap Polda ataupun di jajaran kops Brimob Polri di Kelapa Dua lalu disaring kembali nanti ada ajang short challenge di Dubai ataupun di United Arab Emirates,” pungkasnya. (eko)
























