SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Kawanan maling menyatroni rumah warga di Jalan Perintis RT 006 RW 09, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu (12/2/2025) sekitar pukul 03.27 WIB.
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku yang berjumlah dua orang laki-laki itu terekam kamera pengintai CCTV. Keduanya masuk ke garasi rumah dengan cara menaiki tembok. Tidak butuh waktu lama, dua sepeda dibawa kabur melalui lokasi saat masuk.
Bagus Wicaksono (44) pemilik rumah menyampaikan bahwa dirinya mengalami kerugian puluhan juta. Kedua sepeda yang dibawa kabur, kata dia, biasanya dipakai untuk ia bekerja dan anak lakinya bersekolah.
“Dia lompat, pagar saya kan belum jadi, kalau gerbangnya ditutup masih tembok pendek dia lompat dari situ. Sepeda posisinya di garasi, mobil posisinya ada diluar,” ujarnya saat ditemui, Kamis (13/2/2025).
“Posisi sepeda berada dibawah, satu dipakai saya untuk kerja dan satu lagi untuk anak saya sekolah. Pelaku sekitar ada dua orang. Sepeda dua unit yang hilang, sama type-nya, nilai kerugian 10 juta lebih” sambung Bagus.
Pria yang hobby mengoleksi sepeda itu menyebut, awalnya ia tidak menyadari bahwa sepeda sudah digondol maling. Dirinya terkejut saat anaknya hendak berangkat sekolah tetapi sepeda sudah tidak ada.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Selatan Putuskan Tak Perpanjang PJJ
“Pelaku ciri-ciri tidak diketahui, orang dewasa. Sekitar jam 06.00 itu anak saya mau berangkat sudah rapih pakai sepatu keluar sudah tidak ada sepedanya bilang ke saya, setelah dicek CCTV-nya ternyata dicuri,” jelasnya.
Menurutnya, kejadian itu baru pertama kali terjadi. Bagus juga telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. Menurutnya, pelaku masih merupakan orang sekitar lantaran mengetahui lokasi yang notabene merupakan akses buntu.
“Sebelumnya paling maling ayam, kalau saya rasa sih dia juga karena sudah hapal lokasi. Apalagi ini lokasinya buntu, jadi mungkin yang sudah tau. Harapannya kalau balik ya syukur, dan tidak balik juga syukur. Mudah-mudahan sadar dia. Saya share di grup warga sekitar agar tetangga waspada,” pungkasnya. (eko)























