Selasa, 19 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Selama Ramadan 1446 Hijriah, Makanan MBG Dibawa Pulang

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 24 Feb 2025 19:37 WIB
Rubrik Nasional
Juknis Program Makan Bergizi Gratis Belum Turun, Pemkot Tangsel Datangi BGN

Siswa SDN Lengkong Gudang Serpong menikmati menu dari program MBG. (EKO SETIAWAN/SATELITNEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap berlangsung selama bulan Ramadan 1446 Hijriah dengan beberapa penyesuaian. Salah satu perubahan utama adalah mekanisme penyajian makanan yang kini diperbolehkan untuk dibawa pulang.

“Untuk Ramadan tetap dilaksanakan. Jadi, kalau sekolah masuk maka program makan bergizi tetap berjalan. Namun, mekanismenya berbeda dari hari biasa, di mana makanan akan diberikan dalam bentuk yang bisa dibawa pulang,” ujar Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana seusai melaporkan perkembangan MBG kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2).

Dengan perubahan ini, siswa-siswi yang berpuasa dapat menikmati makanan bergizi saat berbuka puasa, sementara yang tidak berpuasa tetap bisa menyantapnya di sekolah atau di rumah.

“Jadi, bagi yang berpuasa bisa memakannya saat berbuka, sedangkan bagi yang tidak berpuasa bisa menyantapnya di sekolah atau membawanya pulang,” tambah Dadan.

Selama bulan Ramadan, program MBG juga akan menggunakan kemasan khusus yang memungkinkan makanan dibawa pulang dengan lebih mudah. Namun, untuk mengurangi sampah, siswa diminta mengembalikan kemasan tersebut keesokan harinya untuk ditukar dengan yang baru.

“Teknis kemasan ini juga bertujuan untuk melatih kedisiplinan anak-anak agar tidak membuang sampah sembarangan. Kantongnya bisa ditukar setiap hari,” jelas Dadan.

BeritaTerbaru

Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun

Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 08:19 WIB
Andrie Yunus Tolak Oditur Militer

Andrie Yunus Tolak Oditur Militer

Selasa, 12 Mei 2026 20:12 WIB
Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG

Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG

Selasa, 12 Mei 2026 20:09 WIB
Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari

Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari

Sabtu, 9 Mei 2026 07:44 WIB

Menu makanan selama Ramadan akan disesuaikan agar lebih tahan lama, tetapi tetap mempertahankan keseimbangan gizi. “Makanan yang disediakan misalnya susu, telur rebus, kurma, kue kering fortifikasi, buah, dan sesekali bubur kacang hijau atau kolak. Yang jelas, kandungan gizinya tetap lengkap dengan protein, karbohidrat, dan serat,” terang Dadan.

Ada usulan agar program MBG tetap berjalan seperti biasa di daerah yang mayoritas penduduknya non-Muslim. Namun, untuk memastikan keseragaman kebijakan, mekanisme di seluruh wilayah tetap sama.

“Kita akan evaluasi setelah satu minggu berjalan, apakah di daerah yang mayoritas non-Muslim perlu perlakuan khusus atau tetap sama,” ujarnya.

Dadan mengungkapkan, saat ini MBG sudah berjalan di seluruh provinsi Indonesia. “Kalau saya sendiri tadi hanya melaporkan terkait dengan pelaksanaan program makan bergizi yang hari ini alhamdulillah sudah lengkap di 38 provinsi ya, karena yang Papua Tengah baru jalan hari ini,” kata Dadan.

Menurut Dadan, program MBG yang resmi diluncurkan pada Senin (6/1/2025) kini memiliki total 693 satuan pelayanan pemenuhan gizi di seluruh Indonesia. “Jadi dalam waktu 1,5 bulan alhamdulillah sekarang sudah mencapai di 38 provinsi dan di 693 satuan pelayanan,” ujarnya. “Dan minggu ini insya Allah sudah bisa melayani lebih dari 2 juta penerima manfaat,” ucapnya.

Di sisi lain, Dadan mengungkapkan untuk tahun 2025, kebutuhan anggaran MBG diperkirakan mencapai Rp 25 triliun sejak September. Hal itu, seiring dengan penambahan jumlah penerima manfaat yang meningkat drastis dari 15-17,5 juta orang menjadi 82,9 juta penerima. Dengan kenaikan ini, total dana yang dibutuhkan mulai September 2025 mencapai Rp 100 triliun.

“Kalau nantinya program baru bisa dimulai pada Oktober, maka tambahan anggarannya Rp 75 triliun. Jika baru terealisasi di November, maka hanya butuh Rp 25 triliun,” jelas Dadan.

“Perhitungannya adalah Rp 25 triliun per bulan untuk menjangkau 82,9 juta penerima manfaat pada 2025, mengingat kami sudah mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 71 triliun. Sedangkan untuk tahun depan, kebutuhan bulanannya naik menjadi Rp 28 triliun,” tambahnya.

Tambahan dana sebesar Rp 100 triliun baru bisa mulai direalisasikan pada September 2025 karena berbagai faktor. Salah satunya adalah kesiapan tenaga di lapangan, mengingat sekitar 30.000 kepala dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diperkirakan baru menyelesaikan pelatihan pada akhir Juli 2025 dan siap beroperasi mulai awal Agustus.

“Namun, mereka tidak bisa langsung ditugaskan begitu saja. Mereka masih harus menjalani orientasi lapangan, berkoordinasi dengan kepala sekolah, pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya. Oleh karena itu, kami memperkirakan SDM ini baru akan siap melayani mulai September,” jelasnya. (rmg/san)

Tags: makananMBGramadan
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu
Edukasi

Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu

Sabtu, 9 Mei 2026 07:36 WIB
370930
Edukasi

Geruduk DPRD Kabupaten Tangerang, Warga Tolak Kenaikan BBM Non Subsidi

Jumat, 8 Mei 2026 12:59 WIB
jamaah haji indonesia fase kedua tiba
Nasional

12 Jamaah Haji Indonesia Wafat

Jumat, 8 Mei 2026 12:53 WIB
Cek Kesehatan Gratis Jangkau 100 Juta Orang, Temuan Anak Mencuat
Nasional

Cek Kesehatan Gratis Jangkau 100 Juta Orang, Temuan Anak Mencuat

Rabu, 6 Mei 2026 17:34 WIB
Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan
Nasional

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Rabu, 6 Mei 2026 17:31 WIB
Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen
Bisnis

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Salahsatu pengantar jamaah haji, yang tidak kuasa menahan tangis saat saudaranya berangkat menunaikan rukun Islam ke lima, di Pendopo Pemkab Lebak, Kamis (14/5/2026) malam. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Tangis Haru Pecah di Pendopo Lebak Saat Ratusan Calon Haji Dilepas ke Tanah Suci

Jumat, 15 Mei 2026 09:25 WIB
BSD City Kembangkan Pusat Riset AI dan Robotik

BSD City Kembangkan Pusat Riset AI dan Robotik

Selasa, 12 Mei 2026 19:08 WIB
Universitas Raharja Jadi Tuan Rumah Penguatan Kekayaan Intelektual Kampus di Banten

Universitas Raharja Jadi Tuan Rumah Penguatan Kekayaan Intelektual Kampus di Banten

Selasa, 12 Mei 2026 17:04 WIB
IMG-20260517-WA0000

KDMP Mulai Beroperasi, Pemkab Lebak dan TNI Genjot Ekonomi Desa

Minggu, 17 Mei 2026 12:11 WIB
16.732 Perempuan Produktif di Lebak Jadi Janda, Dipicu Masalah Ekononi Hingga Judol

16.732 Perempuan Produktif di Lebak Jadi Janda, Mayoritas Ini Penyebabnya

Selasa, 12 Mei 2026 16:35 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.