SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Universitas Raharja Tangerang kembali menggelar uji publish karya para mahasiswa tingkat akhir atau yang lebih dikenal dengan nama Raharja Career, Rabu (26/2/2025). Bertempat di Aula Gedung LV lantai V, kegiatan ini diikuti sebanyak 72 mahasiswa.
Pada Raharja Career kali ini selain disaksikan perwakilan perusahaan maupun tamu undangan lainnya, agenda wajib untuk mahasiswa yang hendak menempuh tugas akhir ini juga pertama kalinya disaksikan oleh perwakilan siswa-siswi SMA/SMK/sederajat. Siswa-siswi tersebut berasal dari sekolah-sekolah yang sudah bekerja sama dengan Universitas Raharja. Total ada 18 sekolah diajak kerja sama.
Sekolah-sekolah tersebut di antaranya adalah; SMK Amanah Kota Tangerang, SMAN 10 Kota Tangerang,SMKN 6 Kota Tangerang, SMK Pelita Persada, SMKN 7 Kota Tangerang, SMA Islamic Center, SMA Karya Bangsa, SMK Bina Insan Karang Tengah, SMA 19 Kabupaten Tangerang, SMK Jaya Buana Kabupaten Tangerang, SMKN 8 Kabupaten Tangerang, MAN 2 Kabupaten Tangerang, SMK Pilar Bangsa, SMKN 9 Kabupaten Tangerang dan lainnya. Selain sekolah-sekolah, Universitas Raharja juga bekerja sama dengan empat perusahaan sehingga seluruhnya mencapai 22 instansi telah menandatangani kerja barang ini.
Rektor Universitas Raharja Dr Po Abas Sunarya menyampaikan, Raharja Career memang digelar setiap semester sebelum para mahasiswa mengikuti ujian komprehensif atau kelulusan. Untuk itu harus ada uji publish terlebih dahulu. “Untuk kali ini memang ada tambahan, karena kita mengundang mitra-mitra kita baik dari dunia usaha maupun SMA/SMK yang bertujuan agar supaya mereka mengetahui bahwa kampus ini betul-betul melaksanakan pendidikan yang berkualitas, mereka (mahasiswa Universitas Raharja) betul-betul harus mengikuti sebuah proses bukan hanya belajar teori,” ucapnya.
“Jadi karya-karya ilmiah mereka (mahasiswa) dipublish kepada umum, diperlihatkan keunggulannya manakala ada hal-hal yang perlu diperbaiki maka kita tidak ujikan itu. Kita revisi dahulu, karena kita ingin sekali lulusan kita siap terjun di masyarakat dengan berbagai keahliannya,” ujarnya.
Baca Juga: Lulusan Universitas Raharja Diminta Implementasikan Ilmu Demi Kemaslahatan Publik
Abas juga menyampaikan bahwa karya-karya yang telah dipublish oleh mahasiswa Raharja sudah banyak dipergunakan oleh pemangku kepentingan. “Yang saya ingat saja ini, dari Dinas Pertanian bagaimana mereka membikin perawatan dengan semprotan air, di PDAM termasuk juga di Kota Tangerang yakni (SuperApp) Tangerang LIVE itu anak-anak kita di dalamnya operatornya, Tangerang Ayo juga ada anak-anak IT kita, termasuk jadwal rumah sakit dan banyak lainnya, apalagi di perusahaan itu sistem keuangan dan administrasi juga terpakai sekali,” terangnya.
Abas meyakinkan bahwa Universitas Raharja tidak akan pernah meluluskan peserta Raharja Career dalam ujian jika para pemangku kepentingan atau stakeholder tidak mengakuinya. “Makanya berkali-kali kita sampaikan, Raharja tidak bangga dengan berapa banyaknya lulusan, tapi bangga kalau mahasiswa-mahasiswa saya bisa berkompetensi secara terbuka dan global,” ujarnya.
Untuk itu, pria yang juga Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi (APTISI) Banten ini mengajak seluruh perguruan tinggi agar dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi betul-betul secara serius. “Apalagi saat ini kita harus memiliki daya saing global, bukan hanya terbatasa sampai pendidikan mereka selesai, lalu kasih ijazah. Kita ingin betul-betul keilmuannya sesuai kebutuhan. Tak perlu bicara level dunia dulu, pada kearifan lokal, kalau dilakukan perbaikan dari yang lama ke baru sehingga ada novelty, maka akan ada perubahan, nah keunggulan kita di situ,” pungkasnya. (made)
