SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah meninjau penanganan banjir di wilayah Perumahan Mustika, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Rabu (5/3). Rencananya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan membangun Kolam Retensi atau Polder untuk menanggulangi banjir.
Wabup Intan Nurul Hikmah mengatakan, bahwa banjir di wilayah Perumahan Mustika, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa ini merupakan banjir yang tidak terduga. Sedikitnya, ada 450 orang yang terkena dampak banjir, dan 100 orang diharuskan mengungsi karena rumahnya terendam banjir.
“Banjir di Mustika ini diluar prediksi. Karena saat ini tidak hujan, tetapi air naik. Saat ini, kita sedang mendata warga yang terdampak banjir untuk mengetahui kebutuhan mereka,” kata Intan Nurul Hikmah kepada Satelit News, Rabu (5/3).
Dalam menangani banjir ini, Intan mengatakan, akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Bina Marga, dan Pemerintah Provinsi Banten untuk menangani banjir yang melanda Kecamatan Kecamatan Tigaraksa, dan wilayah lainnya seperti Legok, Pagedangan, dan Teluknaga.
“Kita ingin memastikan bahwa warga yang terdampak banjir dapat menikmati makanan yang segar dan enak. Kita, dirikan dapur umum juga,” kata Intan.
Intan juga mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan membangun kolam retensi atau polder untuk menanggulangi banjir, yang selalu melanda wilayah Kabupaten Tangerang di setiap musim penghujan tiba.
Baca Juga: 200 PKL Jalan Kiasnawi Tangerang Direlokasi Mulai 14 Oktober 2026
“Kita juga akan bangun kolam retensi atau polder untuk menanggulangi banjir. Karena, memang itu salah satu program prioritas kita,” tukasnya.
Ditempat yang sama, Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied mengatakan, bahwa banjir di wilayah Kecamatan Tigaraksa ini telah menyebabkan beberapa akses jalan terputus, karena banjir yang cukup tinggi. Kata Cucu, ketinggian air yang merendam 450 warga Perumahan Mustika mencapai 100 Cm.
“Banjir yang merendam Perumahan Mustika cukup tinggi, hampir mencapai 1 meter,” katanya.
Menurut Cucu, banjir yang melanda Perumahan Mustika akibat saluran anak Sungai Cimanceuri yang meluap, dan merendam pemukiman masyarakat.
“Air sungai meluap, di belakang perumahan kan ada saluran anak Sungai Cimanceuri,” pungkasnya. (alfian/aditya)





















