SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Liverpool sukses mencuri kemenangan di markas Paris Saint-Germain pada pertandingan Liga Champions. The Reds menang 1-0 via gol Harvey Elliott.
PSG vs Liverpool bentrok di Parc des Princes pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis (6/3/2025) dini hari WIB. Tidak ada gol tercipta di babak pertama.
Tim tuan sempat mencetak gol pada menit ke-20 lewat Khvicha Kvaratskhelia. Namun, golnya dianulir Video Assistant Referee (VAR) akibat offside.
PSG terus menggempur pertahanan Liverpool di babak kedua. Asyik menyerang, Les Parisiens justru kebobolan di menit ke-88 melalui gol Harvey Elliott. Skor 1-0 untuk Liverpool jadi hasil akhir pertandingan. Kedua tim akan bentrok lagi pada 12 Maret di Anfield.
Pelatih PSG Luis Enrique sulit percaya Paris Saint-Germain tak menang dan malah kalah saat menjamu Liverpool. Ini jadi satu bukti lagi buatnya, sepakbola kadang tidak adil.
Ada total 27 tembakan yang dilepaskan PSG, sembilan di antaranya mengancam gawang Liverpool. Seluruh peluang on target itu kandas di tangan kiper Liverpool Alisson Becker, yang memang tampil gemilang.
Sementara Liverpool yang ditekan habis sepanjang laga, malah mampu mencuri gol dari sebuah bola panjang Alisson. Bola itu diterima Darwin Nunez, lalu diteruskan ke Elliott untuk diselesaikan.
Itu adalah satu-satunya peluang on target Liverpool, dari dua upaya yang dilepaskan. Pada akhirnya, Liverpool menunjukkan ke PSG bahwa dominasi kalau pemanfaatan peluangnya nol. “Sulit memikirkan pertandingan ini dengan cara positif. Kami berhak untuk menang,” kata Pelatih PSG Luis Enrique dikutip BBC.
“Pemain terbaik Liverpool malam ini adalah kiper mereka. Sepakbola itu seringkali tidak adil.”
Tertinggal 0-1, PSG kini menghadapi tantangan untuk comeback di markas Liverpool: Anfield. Niscaya tak akan jadi laga yang mudah, tapi PSG tak akan rugi apapun untuk membalikkan kedudukan.
“Kami tak takut kehilangan apapun lagi dan siap untuk laga di Liverpool. Tentu saja kami akan mengejar kemenangannya,” imbuh mantan pelatih Barcelona itu.
Gelandang PSG Vitinha yakin penuh bisa bangkit di kandang Liverpool di leg kedua nanti. “Ini berat, semua orang sudah melihat itu. Seperti itulah sepakbola. Itu berat. Mereka mencetak dengan satu-satunya tembakan. Itu berat. Sudah lama sejak terakhir kali kami kalah,” kata Vitinha di Talksport.
“Kami harus menunjukkan kekuatan kami. Kami akan menjalani laga yang luar biasa di sana, kami akan melaju, saya yakin.”
“Saya tetap optimistis. Kami pantas untuk menang. Kami mempunyai banyak peluang. Kami akan menjalani laga yang hebat dan menang di Liverpool,” kata Vitinha menambahkan.
Kemenangan Liverpool atas Paris Saint-Germain tak mungkin diraih tanpa penampilan gemilang Alisson Becker.
Ia berjibaku menyelamatkan gawang timnya. “Itu mungkin performa terbaik sepanjang hidup saya. Manajer sudah bilang akan seberapa sulitnya menghadapi PSG, seberapa bagusnya mereka dengan bola dan bahwa kami harus siap untuk menderita,” kata Alisson kepada TNT Sports, dikutip BBC.
“Kami tahu sejak awal apa yang menanti kami. Kami bekerja keras. Kami memberikan banyak peluang, terkadang satu lawan satu. Namun yang terpenting dalam hal ini adalah punya seseorang untuk membuat pemain yang punya peluang untuk berpikir lebih keras.”
“Semau upaya yang dikerahkan tim membuat tugas saya lebih mudah. Lalu pada akhirnya, Harvey masuk dan mencetak gol, ini cerita bagus buat kami. Sebuah malam yang bagus.”
Sementara manajer Liverpool Arne Slot mengapresiasi kemenangan timnya atas Paris Saint-Germain. Menurutnya Harvey Elliott cs menang hoki melawan tim yang tampil lebih baik. “Jika kami mendapat hasil seri, kami tetap akan beruntung. Mereka adalah tim yang jauh lebih baik hari ini,” kata Slot usai pertandingan, dilansir dari laman Liga Champions.
“Pada babak pertama mereka memiliki banyak peluang. Di babak kedua, mereka tetap menjadi tim yang lebih baik. Saya melihat lagi hari ini seberapa besar kualitas [PSG],” dia menambahkan.
“Meskipun demikian, saya merasa kami berada dalam permainan dan dapat menyakiti mereka dalam transisi. Kami memiliki tiga atau empat peluang untuk melakukannya, tetapi kami menunggu hingga saat-saat terakhir,” ujarnya. (dm)