SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Peristiwa banjir, kembali melanda wilayah Kabupaten Pandeglang. Kali ini, empat desa di Kecamatan Jiput terendam air akibat hujan deras yang terjadi sejak Kamis sampai Jumat (6-7/3/2025) pagi.
Informasi yang berhasil didapat, empat desa yang terendam banjir itu yakni Desa Jiput, Desa Citaman, Desa Banyuresmi, dan Desa Sampangbitung. Akibat kejadian itu, puluhan Kepala Keluarga (KK) terkena dampak banjir.
Camat Jiput Ade Juliansyah mengatakan, banjir terjadi sejak dini hari akibat hujan deras dan luapan air. Sedikitnya empat desa, di wilayahnya terkena dampak luapan air atau terendam banjir.
“Banjir di beberapa desa di Kecamatan Jiput, akibat curah hujan sangat tinggi dan angin kencang dari semalam sampai saat ini belum reda,” kata Ade, Jumat (7/3/2025).
Ade menerangkan, empat desa yang terkena banjir itu yakni Desa Jiput merendam 60 rumah, Desa Banyuresmi merendam 20 rumah, Desa Citaman merendam dua rumah, dan Desa Sampangbitung merendam 20 rumah. Sedangkan untuk Desa Sukacai, terjadi longsor di bantaran sungai.
“Banjir ini akibat hujan yang deras, dan belum reda sampai mengakibatkan genangan dan banjir, di beberapa lokasi longsor di Desa Banyuresmi, Desa Jiput, Desa Citaman, Desa Sampangbitung dan Desa Sukacai,” ujarnya.
“Untuk rumah mengalami kondisi rusak ringan, dan rusak berat di beberapa tempat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi kerugiannya bisa sampai puluhan juta rupiah,” tuturnya.
Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Kabupaten Pandeglang, Beni Madsira mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan personel ke lokasi kejadian untuk membantu evakuasi dan membantu masyarakat yang terkena dampak banjir.
“Kita juga sudah sampaikan kejadian ini, kepada instansi terkait agar ada bantuan dan penanganan cepat. Kalau di Jiput, biasanya airnya cepat surut, kita berdoa saja semoga bisa segera surut,” imbuhnya. (adib)