SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Pada puncak arus mudik Lebaran 2025 yang diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran atau Jumat, 28 Maret 2025 nanti diprediksi sekitar 16,85 juta warga melakukan perjalanan mudik. Mudik Lebaran tahun ini didominasi oleh mobil pribadi sebanyak 33,69 juta atau 23,0% dari seluruh moda trnasportasi.
Prediksi tersebut disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/03/2025). “Perjalanan puncak mudik terprediksi akan jatuh pada H-3 atau Jumat, 28 Maret 2025 sekitar 11,5 persen atau 16,85 juta orang,” kata Dudy.
Sedangkan untuk puncak arus balik Lebaran 2025, Kemenhub memprediksi terjadi pada 6 April atau H+6 Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. “Puncak arus balik diprediksi diperkirakan terjadi pada H+5 setelah libur Lebaran yakni Minggu, 6 April 2025,” ungkap Dudy.
Dudy memaparkan, pilihan moda transportasi selama mudik Lebaran didominasi mobil pribadi sebanyak 33,69 juta atau 23,0%. Dilanjut bus 24,76 juta atau 16,9 persen, kereta api 23,58 juta atau 16,1 persen. “Pesawat 13,5 persen atau 19,77 juta dan sepeda motor 8,7 persen atau 12,74 juta,” ungkap dia.
Terminal Purabaya, Terminal Jatijajar dan Terminal Kampung Rambutan diprediksi menjadi simpul transportasi terpadat. “Adapun terminal tujuan, Terminal Giwangan menjadi terminal terpadat. Kemudian stasiun asal, Stasiun Pasar Senen menjadi terpadat dan Stasiun Yogyakarta Tugu jadi stasiun tujuan yang terpadat,” tutur Dudy.
Kemenhub memastikan kesiapan prasarana transportasi untuk arus mudik dan balik Lebaran 2025 sudah siap. Angkutan lebaran tahun ini diperkirakan mulai beroperasi pada 21 Maret 2025. “Sampai h+10 (pada) 11 April 2025,” kata Dudy.
Untuk transportasi jalan, Kemenhub menyiapkan 30.451 unit bis. Sedangkan untuk transportasi laut disediakan 772 unit kapal, transportasi udara 404 unit pesawat, transportasi kereta api 2.550 kereta, dan transportasi penyeberangan 187 unit kapal serta sarana dan prasarananya. “Jadi, total Kementerian Perhubungan menyiapkan total sebanyak 34.364 sarana dan 511 prasarana,” ujar Dudy.
Dalam rapat tersebut, Dudy juga mengumumkan bahwa program mudik gratis Lebaran 2025 akan tetap diadakan, meskipun terdapat kebijakan efisiensi anggaran untuk kementerian/lembaga. “Kemenhub memiliki tiga program mudik gratis dengan kapasitas sebanyak 86.312 penumpang dan 7.724 sepeda motor,” ujar Dudy.
Program mudik gratis Ditjen Perhubungan Darat akan diadakan untuk 31 kota tujuan. Di Ditjen Perkeretaapian akan diselesaikan angkutan mudik gratis tujuan Jawa Tengah. “Ditjen Perhubungan Laut sebanyak 153 ruas trayek pelayaran angkutan laut,” kata Dudy.
Di sisi lain, Menhub Dudy Purwagandhy mengumumkan, harga tiket pesawat untuk kelas ekonomi domestik pada periode Lebaran 2025 akan turun sekitar 14 persen. “Periode penurunan harga tiket pesawat tersebut berlaku selama 15 hari, mulai dari tanggal 24 Maret 2025 sampai dengan 7 April 2025,” ujar Dudy.
Penurunan harga tiket pesawat ini adalah hasil kolaborasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dalam prosesnya, Kemenkeu menerapkan kebijakan yang berujung pada pemberian relaksasi pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah sebesar 6 persen.
Sementara itu, Menteri Pekerjaaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan terdapat tambahan 18 tempat istirahat pelayanan (TIP) atau rest area selama mudik dan arus balik Lebaran 2025.
“Ada tambahan juga 18 TIP tempat peristirahatan pelayanan fungsional, terdiri dari 6 TIP pada ruas tol trans Jawa dan 12 TIP pada ruas tol trans Sumatera,” kata Dody dalam raker yang sama.
Ke-6 rest area di ruas tol Jawa itu terdiri atas 4 rest area pada ruas tol Cikampek-Palimanan, dan 2 rest area pada ruas tol Semarang-Solo. Sementara ke-12 rest area di ruas tol trans Sumatera terdiri atas 2 rest area pada ruas Binjai-Langsa, 4 rest area pada ruas Indapura-Kisaran, 2 rest area pada ruas Pekanbaru-Padang (Pekanbaru-Kota Ampar), 2 rest area pada ruas Lubuklinggau-Bengkulu, serta 2 rest area pada ruas Medan-Binjai.
Dody Dia mengatakan akan terdapat penambahan 9 ruas jalan tol pada saat mudik Lebaran 2025 dari total 75 ruas jalan tol saat ini. “Untuk jalan tol sendiri saat ini telah beroperasi 3.020,5 km, kurang lebih 75 ruas yang dikelola 53 badan usaha jalan tol yang dilengkapi 134 TIP. Untuk mendukung perjalanan arus mudik lebaran dan arus balik terdapat tambahan persiapan 9 ruas jalan tol khusus pada masa mudik Lebaran 2025, sepanjang total 192,85 km,” ujarnya. (rmg/san)