SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar bazar murah di masing-masing kecamatan pada, Rabu (12/3/2025). Berbagai macam bahan pokok dijual oleh masing-masing tenan dengan harga dibawah pasaran.
Pantauan di lokasi, puluhan stand berjejer rapi di depan halaman Kantor Kecamatan Pondok Aren. Masing-masing stand menjual berbagai barang mulai dari bahan sembako, kue lebaran, hingga pakaian anak-anak dan orang dewasa.
Terlihat, antusias warga rela ngantre berdiri di depan tenan yang menjual bahan pokok sebelum acara dibuka. Hal itu mereka lakukan lantaran khawatir tidak kebagian. Padahal, terdapat puluhan kursi yang telah disediakan di lokasi.
Rata-rata, mereka mengutamakan membeli bahan pokok seperti beras, minyak, telur, hingga daging ayam. Hingga pukul 10.16 WIB, masyarakat masih memadati untuk berburu kebutuhan di bazar tersebut.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan bahwa bazar murah ini merupakan hasil kerjasama dengan pihak pengembang dan juga Bulog divisi regional Tangerang dan juga dinas terkait.
“Jadi semua kebutuhan pangan, sembilan bahan pokok disiapkan selama satu hari ini dan insyaallah semuanya cukup. Di 7 kecamatan kita selenggarakan plus 1 di Pondok Maharta,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Baca Juga: Ribuan Warga Tangsel Rela Antre Demi Sembako Murah di Bazar HUT Bhayangkara ke-80
Menurutnya, bazar murah diklaim sebagai langkah pemerintah daerah dalam menyeimbangkan hara di pasaran. Momentum bulan puasa dan Idul Fitri nanti menjadi salah satu penyebabnya.
“Artinya ini untuk menyeimbangkan harga di pasar dengan permintaan yang sedang tinggi saat ini karena faktor puasa dan mau lebaran, mudah mudahan semua bisa berjalan dengan lancar,” katanya.
Benyamin memastikan, semua harga jual dibawah harga pasar. Seperti beras, untuk ukuran 5 kilogram dijual dengan harga Rp 58 ribu, jika dipasaran harganya bisa diatas Rp 60 ribu.
“Semua harga harus dibawah harga pasar, seperti tadi bulog ini standar bulog beras ukuran 5 kilo dijual Rp 58 ribu yang dipasar bisa lebih dari itu. Ada beras, minyak goreng, bawang, cabai, gula, terigu, telur, ayam, itu semuanya disiapkan oleh masing-masing tenan ada 23,” paparnya.
“Kemudian juga minyak goreng juga dijual dibawah Rp 15 ribu yang tadinya mesti Rp 30 ribu. Telur oleh Dinas Indag yang tadi mestinya semua harus dibawah harga pasar,” jelasnya.
Walaupun animo masyarakat tinggi, Benyamin berharap warga memiliki kesadaran untuk tidak membeli secara berlebihan. Dengan mengkontrol jumlah pembelian, sehingga semuanya mendapatkan bahan pokok murah.
Baca Juga: Warga Ciputat Antusias Bazar Murah, Harap Digelar Hingga Menjelang Lebaran
“Harapan saya warga juga bisa mengendalikan niat belanjanya, kalau memang butuh nya belanja cuman Rp 200 ribu ya sudah. Jangan pengen itu dan ini, karena faktor bulan puasa dan lebaran ini memang permintaan sedang tinggi, jadi perlu juga kesadaran dari masyarakat untuk mengendalikan nafsu belanjanya supaya semuanya kebagian, supaya stoknya ada, supaya harganya tidak mahal,” ungkapnya.
Salah satu warga, Erma (43) mengaku senang adanya bazar murah untuk masyarakat. Kata dia, pengeluaran belanja yang seharusnya dikeluarkan bisa lebih sedikit. Walaupun ada pembatasan jumlah pembelian, dirinya tetap bersyukur.
“Bagus adanya bazar murah ini bisa ngurangin biaya belanja karena harganya rata-rata dibawa harga pasar. Saya baru beli beras yang ukuran 5 kilogram harganya Rp 58 ribu, biasanya diluar itu harganya bisa diatas Rp 60 ribu. Emang sengaja datang kesini dari pagi, ini aja masih ngantre. Pembelian juga dibatasi bolehnya satu aja,” paparnya.
Hal serupa diungkapkan warga Pondok Kacang Timur, Iva Herawati. Walaupun antre, ia tetap rela menunggu untuk mendapatkan barang yang ia cari.
“Saya kesini mau beli minyak sebelumnya sudah dapat kupon, kuponnya buat nebus minyak Rp 30 ribu dapat 2 liter. Kalau diluar bisa sampai Rp 40 ribu, apalagi ini bermerek masing-masing kemasan 1 liter jadi satunya Rp 15 ribuan, murah-murah. Mau beli yang lain juga lumayan harganya dibawah pasaran, tapi masih ngantre banget,” pungkasnya. (eko)
























