SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Untuk menekan harga-harga komoditi yang dikhawatirkan melambung saat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan membuka warung inflasi, yakni sebanyak 8 bahan komoditi akan mendapatkan subsidi sebesar Rp 12 ribu per kilogram.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang, Resmiati mengatakan, bahwa menjelang Idul Fitri biasanya memang selalu ada kenaikan pada bahan-bahan pokok, seperti, cabai rawit merah, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, telur, daging ayam, dan daging sapi.
“Untuk menekan kenaikan harga-harga itu, kami akan membuka warung inflasi. Karena, memang biasanya menjelang Hari Raya, selalu ada kenaikan harga-harga komoditi,” kata Resmiati kepada Satelit News, Senin (11/3).
Lanjut Resmiati, warung inflasi itu rencananya akan dibuka pada Kamis (20/3) mendatang oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid. Nantinya, kata Resmiati, warung tersebut akan mensubsidi harga 8 barang komoditi, diantaranya cabai rawit merah, cabai merah, cabai rawit hijau, bawang merah, bawang putih, gula pasir, beras, minyak goreng, dan telur.
“Ada 8 bahan komoditi itu, akan disubsidi sebesar Rp 12 ribu per kilogramnya. Bayangkan, kalau harga minyak goreng itu Rp 15 ribu, lalu disubsidi Rp 12 ribu, maka masyarakat hanya membeli Rp 3 ribu saja,” katanya.
Adapun, untuk warung inflasi tersebut akan dibuka di dua titik wilayah, yaitu Kecamatan Tigaraksa dan Jayanti. Kata Resmiati, sebelum membuka warung inflasi juga Pemerintah Kabupaten Tangerang sudah bergerak untuk menekan inflasi dan kenaikan harga-harga, dengan menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) disetiap kecamatan.
Baca Juga: Tekan Harga Komoditi, Pemkab Tangerang Siapkan 7.250 Paket Sembako Murah
“Sebetulnya, kami sudah bergerak terus untuk menelan inflasi dan menekan harga-harga komoditi dengan cara menggelar GPM di setiap kecamatan. Yang terbaru, tadi di Kecamatan Pagedangan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menambahkan, bahwa pada Senin (11/3) ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Kecamatan Pagedangan menyiapkan 2.950 paket sembako murah, yang digelar dalam program GPM.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, terlebih di bulan suci Ramadhan. Mudah-mudahan masyarakat dapat merasa terbantu dengan adanya bantuan sembako murah ini,” ucapnya.
Dari 2.950 paket sembako yang berisi gula 1 kilogram, beras 1 kilogram beras, tepung terigu 1 kilogram dan minyak goreng 1 liter. Paket tersebut dapat dibeli dengan harga Rp 35.000 setiap paketnya.
Bupati Maesyal juga mengapreasiasi antusiasme masyarakat dalam menyambut Gerakan Pasar Murah (GPM). Ia menuturkan akan kembali mengevaluasi pelaksanaan GPM tersebut, untuk digelar kembali nantinya.
“Ini membuktikan masyarakat membutuhkan perhatian bersama dengan Pemkab Tangerang, para kecamatan dan juga kepala desa. Kita akan rancang lagi kedepannya, semoga kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan kembali,” tuturnya.
Baca Juga: 3 Pelajar Ditangkap Buntut Kematian 2 Remaja di Alam Sutera
Plt Camat Pagedangan, Yusuf Fachroji menuturkan masyarakat wajib menukarkan voucher untuk membeli paket yang telah disediakan. Sebelumnya, voucher paket sembako murah telah didistribusikan melalui desa dan kelurahan untuk dibagikan kepada masyarakat.
“Voucher ini kami gunakan agar paket sembako murah dapat tepat sasaran. Program ini rencananya akan digelar kembali menjelang Idul Fitri nanti. Semoga dapat terlaksana dan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (alfian/aditya)





















