SATELITNEWS.COM, LEBAK—Warga di 6 RT, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak bergotong-royong memperbaiki jalan desa yang rusak. Hebatnya, anggaran untuk membeli material perbaikan jalan bukan berasal dari pemerintah, melainkan hasil dari swadaya warga.
Menurut warga, perbaikan jalan poros desa itu menggunakan dana kolektif dari warga. Jalan yang mereka perbaiki dengan cara dicor memiliki panjang 700 meter.
Salah seorang warga Kampung Panggarangan, Eman Cula menuturkan, masyarakat sudah “gerah” melihat kondisi jalan rusak parah namun tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Sehingga masyarakat dari 6 RT di wilayah Desa Panggarangan sepakat membangun jalan desa secara gotong royong.
“10 tahun jalan lingkungan kami tidak tersentuh pembangunan dari desa, makanya kami swadaya, patungan. Karena kami ingin jalan bagus jelang Lebaran Idulfitri nanti,” kata Eman melalui telepon selulernya, Kamis (13/3/2025).
Katanya, aksi nyata masyarakat ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Dia mengungkapkan aksi warga untuk memperbaiki jalan tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah desa sepeser pun. Baik berbentuk uang maupun barang material lainya. “Tidak ada, ini murni dari masyarakat secara sukarela. Jangankan bantuan, yang dekat saja sama kepala desa juga tidak ada,” ujarnya.
Menurutnya, pengerjaan jalan desa yang dibangun warga saat ini baru mencapai 500 meter dari target 700 meter dan tengah berlangsung. “Kita baru sampai 500 meter. Alhamdulillah tinggal sedikit lagi selesai. Pengerjaannya juga kita gotong royong dan dilakukan secara bertahap yah,” katanya.
Eman berharap kepada pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Lebak untuk ikut serta membantu pembangunan jalan yang belum selesai. “Harus ada tanggapan, minimal sisanya bisa secepatnya beres dan bisa digunakan masyarakat,”ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Panggarangan, Buharta buka suara. Dia mengatakan bahwa pernyataan yang disampaikan oleh salah satu warganya tersebut merupakan bentuk sentimen. “Ah ngaco itu mah, dan terlalu sentimentil,”ujarnya.
Katanya, dirinya telah memberikan bantuan pembangunan jalan beton yang dilakukan warganya tersebut. Selain itu, kata Buharta, pada tahun 2024 Jalan RT 04 dan RT 06 juga sudah dibangun dan tembus ke Jalan Barunday-Ciletuh. Sementara untuk membangun jalan secara menyeluruh, Buharta mengaku belum memiliki anggaran. “Belum ada uang apa-apa buat fisik mah. Itu saya bantu semen juga pake uang pribadi,”pungkasnya.(mulyana)