Minggu, 5 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

MA Kekurangan 2 Ribu Hakim dan 6 Ribu Panitera

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 13 Mar 2025 22:50 WIB
Rubrik Nasional
MA Kekurangan 2 Ribu Hakim dan 6 Ribu Panitera

Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum (Badilum) Mahkamah Agung (MA) Bambang Myanto dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/3/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Indonesia masih kekurangan 1.995 hakim Pengadilan Tinggi (PT) dan Pengadilan Negeri (PN). Saat ini baru ada 925 orang calon hakim yang tengah mengikuti pendidikan dan dari total kebutuhan 2.920 hakim.

“Sehingga kekurangannya adalah masih sekitar 2000-an hakim untuk sementara ini,” kata Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum (Badilum) Mahkamah Agung (MA) Bambang Myanto saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (13/3/2025).

Kekurangan hakim terjadi di sejumlah tingkat peradilan. Dibutuhkan 79 hakim tambahan di tingkat Pengadilan Tinggi tipe A dan tipe B. Kebutuhan 196 hakim tambahan di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus, dan 659 hakim tambahan di Pengadilan Negeri Kelas IA. Kemudian, 965 hakim tambahan di Pengadilan Negeri Kelas IB, serta 1.021 hakim tambahan di Pengadilan Negeri Kelas II.

Saat ini, jumlah hakim di lingkungan Badan Peradilan Umum mencapai 4.610 orang. Terdiri dari hakim karier tingkat pertama sebanyak 3.410 orang, hakim karier tingkat banding 752 orang, hakim ad hoc tingkat banding 102 orang, dan hakim ad hoc HAM sebanyak 8 orang. Selain itu, hakim ad hoc perikanan tingkat pertama berjumlah 41 orang, hakim ad hoc Tipikor tingkat pertama sebanyak 163 orang, dan hakim ad hoc PHI adalah 134 orang.

Hakim-hakim tersebut tersebar di 416 pengadilan, yang terdiri dari 34 pengadilan tinggi dan 380 pengadilan tingkat pertama. “Sedangkan di tingkat pertama ada 15 Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus, 53 Pengadilan Kelas IA, 114 Pengadilan Kelas IB, dan 200 Pengadilan Negeri Kelas II,” kata Bambang.

Jumlah ini berbanding terbalik dengan jumlah kasus yang masuk ke Badilum. Pada tahun 2022, perkara yang diterima oleh Pengadilan Negeri sebanyak 107.902 perkara, kemudian melonjak menjadi 123.164 perkara tahun 2023, dan 123.175 perkara tahun 2024. Sementara, perkara banding yang masuk sebanyak 7.709 perkara di tahun 2022, dan menjadi 17.237 perkara di tahun 2024.

Baca Juga: Pengadilan Tinggi Jakarta Perberat Hukuman Hakim Djuyamto dan Arif

“Perbandingan dengan rata-rata jumlah perkara sebagaimana tersebut di atas, maka jumlah perkara rata-rata pada pengadilan tingkat pertama adalah 316.341 perkara dan tingkat banding adalah 19.072 perkara,” kata Bambang.

Tak hanya kekurangan hakim, PT dan PN juga masih kekurangan tenaga panitera. Jumlah panitera yang ada saat ini hanya mencapai 5.274 orang, bahkan sejumlah pengadilan di daerah tertentu tidak memiliki panitera pengganti, sehingga tugasnya dirangkap oleh panitera muda.

BeritaTerbaru

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Selasa, 30 Jun 2026 14:57 WIB
El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

Senin, 29 Jun 2026 16:22 WIB
Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Senin, 29 Jun 2026 16:20 WIB
Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Minggu, 28 Jun 2026 14:17 WIB

“Dan kalau dilihat dengan jumlah yang begitu besar dengan kekurangan kami, sebanyak 6.290,” kata Bambang. “Ada beberapa pengadilan yang tidak memiliki panitera pengganti, sehingga panitera muda merangkap sebagai panitera pengganti, terutama di daerah yang memang jauh, karena tidak ada lagi personel yang bisa kita usulkan diangkat menjadi panitera pengganti,” ujarnya lagi.

Jumlah panitera di PT dan PN kini mencapai 405, sehingga masih kekurangan 11 orang dari total formasi 416 panitera. Jumlah panitera muda di PT dan PN mencapai 1.240, masih kekurangan 126 orang dari total formasi 1.366 panitera muda. Kondisi jabatan panitera lainnya pun tak jauh berbeda. PT dan PN masih kekurangan 2.641 panitera pengganti, mengingat jumlah yang ada saat ini adalah 2.587 orang dari total kebutuhan 4.734 orang.

“Juru sita sekarang yang ada 753 orang, sedangkan kebutuhan kita ada 1.494, sehingga kita kekurangan 741. Kemudian, juru sita pengganti sekarang yang ada 739, yang dibutuhkan 3.510, sehingga kebutuhannya adalah 2.771,” ucap dia.

Menurut Bambang, kekurangan ini dipicu karena rata-rata 500 panitera berkurang dalam satu tahun, baik karena pensiun, meninggal, terkena sanksi hukuman disiplin, atau pengunduran diri. Sementara itu, pengadaan pegawai untuk pengadilan sekarang dikhususkan kepada posisi hakim.

Baca Juga: Hakim Ad Hoc Merasa Dilupakan, Kesejahteraan Mandek 13 Tahun

Jumlah tunjangan panitera yang lebih kecil dari posisi lain juga menjadi alasan lainnya. “Bagi panitera pengganti, saat ini tunjangan jabatannya adalah Rp 300.000, sedangkan untuk panitera muda tunjangannya adalah Rp 360.000. Untuk panitera Rp 540.000. Sementara untuk di kesekretariatan tunjangannya lebih besar, sehingga banyak mereka yang tidak berminat,” kata Bambang. (rmg/san)

Tags: hakimMApanitera
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya
Nasional

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Selasa, 23 Jun 2026 17:36 WIB
Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung
Nasional

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
Prabowo: NU Tak Pernah Kalah
Nasional

Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Selasa, 23 Jun 2026 17:28 WIB
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun
Nasional

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB
Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan
Nasional

Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan

Senin, 22 Jun 2026 16:24 WIB
Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut
Nasional

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Minggu, 21 Jun 2026 13:12 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Kejari Kabupaten Tangerang Geledah PKBM di Kosambi, Usut Dugaan Korupsi

Kejari Kabupaten Tangerang Geledah PKBM di Kosambi, Usut Dugaan Korupsi

Senin, 29 Jun 2026 22:53 WIB
Eksepsi Richard Lee Ditolah Jaksa Penuntut Umum

Eksepsi Richard Lee Ditolah Jaksa Penuntut Umum

Kamis, 2 Jul 2026 13:40 WIB
Polresta Tangerang Gagalkan Peredaran 27 Ribu Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Dibekuk

Polresta Tangerang Gagalkan Peredaran 27 Ribu Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Dibekuk

Senin, 29 Jun 2026 23:01 WIB
FOTO BERSAMA - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, Wabup Pandeglang Iing Andri Supriadi, bersama jajaran pejabat Forkopimda,foto bersama usai mengikuti upacara Hari Bhayangkara Ke-80, Rabu (1/7/2026). (ISTIMEWA)

Hari Bhayangkara Ke-80, Ratusan Anggota Polres Pandeglang Penuhi Alun-alun

Rabu, 1 Jul 2026 15:12 WIB
Jenazah Pria Tanpa Identitas Mengambang di Aliran Sungai Ciujung Lebak

Jenazah Pria Tanpa Identitas Mengambang di Aliran Sungai Ciujung Lebak

Rabu, 1 Jul 2026 16:16 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.