SATELITNEWS.COM, SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, akan menetapkan status tanggap darurat pasca bencana yang terjadi belum lama ini di wilayah Kabupaten Serang. Sehingga, dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab Serang, bisa mendapat bantuan dari BNPB.
“Kemarin (bencana alam-red) di beberapa tempat, memang yang agak parah itu longsor di Padarincang. Asda 1 yang menjadi Plt Kepala Pelaksana BPBD sudah berkomunikasi dengan BNPB kita akan menetapkan dengan surat bupati situasi yang darurat,” kata Tatu, Jumat (14/3/2025).
Tatu menuturkan, Kabupaten Serang dalam waktu dekat akan menyelenggarakan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Serang. Sehingga dana tak terduga (TT) yang biasanya dipakai untuk kebencanaan, sebagian besar terpakai untuk membiayai PSU.
“Jadi dana TT kita yang biasa digunakan untuk menangani bencana ini habis, hanya tinggal sedikit, tapi dengan komunikasi dengan BNPB dan dengan menetapkan situasi tanggap darurat insya Allah ada bantuan dari pusat ke Kabupaten Serang,” tandasnya.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Haryadi menambahkan, pasca banjir yang melanda wilayah Kabupaten Serang beberapa hari yang lalu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Banten dan BNPB.
“Dari BNPB menyarankan bahwa Kabupaten Serang yang semula status siaga ini akan kita tingkatkan statusnya menjadi tanggap darurat. Karena kalau status siaga BNPB belum memprioritaskan bantuan bantuan, kalau statusnya tanggap darurat ini kemungkinan besar BNPB akan memberikan bantuan terkait pasca bencana,” tuturnya. (sidik)
Baca Juga: Tahun 2027, Pemkab Serang Gelar Pilkades Serentak di 191 Desa
























