SATELITNEWS.COM, SERANG – Menjelang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah, Pemprov memastikan hewan ternak yang ada di Provinsi Banten aman dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), serta Antraks. Untuk itu, masyarakat tidak perlu ragu dan takut untuk mengonsumsi daging sapi, kerbau maupun domba.
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, Agus M Tauchid mengatakan, meminta agar masyarakat tidak perlu gelisah, ragu apalagi takut untuk mengonsumsi daging kambing, domba maupun kerbau, karena semuanya dipastikan aman dan sehat.
“Inilah bentuk kehadiran pemerintah, untuk membuat rasa nyaman kepada masyarakat dalam menghadapi lebaran Idul Fitri,” kata Agus, seusai meninjau Vaksinasi di Kawasan Sitandu, Kota Serang, Rabu (19/3/2025).
Dikatakan Agus, di kawasan Sitandu ini ada 270 ekor hewan ternak yang dilakukan vaksinasi PMK, dengan rincian 220 kambing dan 50 sapi dan kerbau, dari total hewan potong yang ada saat ini sebanyak 600 ekor.
“Di Kabupaten/Kota juga, sudah kami distribusikan vaksin PMK sebanyak 7.900 dosis,” pungkasnya.
Sitandu ini, kata Agus, merupakan kawasan terbaik yang menjadi pusat edukasi, informasi dan pembibitan hewan ternak yang dimiliki oleh Pemprov Banten. Dengan itu, Pemprov bisa memberikan bibit terbaik kepada masyarakat untuk dikembangkan.
Baca Juga: Belasan Tahun Banten Bebas Rabies, Distan Imbau Masyarakat Waspada Hewan Pembawa Virus
“Tidak sampai di situ, kami juga mempunyai RS hewan yang menjadi rujukan,” pungkasnya.
Kepala Bidang (Kabid) Keswan dan Kesmavet Distan Banten, Ari Mardiana menambahkan, di bulan Vaksinasi Januari-maret 2025 ini Provinsi Banten menerima bantuan vaksin PMK sebanyak 13.900 dosis dan untuk di tahap tiga bulan ini sudah dilaksanakan di 7.200 dosis.
“Itu semua bersumber dari bantuan Kementan dan dilaksanakan oleh Pemda. Di luar itu ada juga vaksinasi yang dilaksanakan oleh swasta secara mandiri yang sudah mencapai 12.000 dosis seperti delapan vidlot yang ada di Banten,” tukasnya.
Di bulan Ramadan ini, Ari juga mengaku, intensif melakukan pengawasan di sejumlah pasar tradisional ataupun modern, terutama pada kebutuhan pangan dan daging.
Dari hasil pengawasan itu cukup bagus, meskipun secara uji cepat ada yang mengarah pada hal positif, tapi setelah dilakukan penelitian secara intensif negative.
“Alhamdulillah, seluruh produk hewan yang kita awasi bergizi tinggi, aman sehat dan halal,” ujarnya.
Baca Juga: Bantu Penanganan Gizi, Distan Banten Tingkatkan Produktivitas Telur
Asisten Daerah (Asda) Bidang Perekonomian Provinsi Banten, M. Yusuf menambahkan, kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh hewan ternak yang menjadi konsumsi masyarakat Banten aman dari berbagai jenis penyakit.
“Tadi kalua kita lihat Alhamdulillah semuanya sehat. Apalagi nanti ditambah dengan vaksin,” ujarnya lagi.
Kedepan, Yusuf berharap dengan vaksinasi yang dilakukan secara menyeluruh, seluruh hewan ternak di Provinsi Banten bebas dari paparan penyakit menular.
“Tidak ada lagi kasus yang ditemukan,” imbuhnya. (luthfi)
























