SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Sebagian warga Kampung Candulan dan Cantiga, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang yang terdampak banjir masih mengungsi di posko yang telah disediakan. Masih ada 40 KK dari total 75 KK yang mengungsi sejak Selasa (18/3/2025) lalu.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman mengatakan, banjir di Kampung Candulan dan Cantiga sudah berangsur surut. Ketinggian air yang sebelumya mencapai 100 centimer, sudah menurun menjadi 60 centimeter per Rabu sekira pukul 13.00 WIB. “Ketinggian air yang terdampak di lingkungan hari ini kurang lebih 60 centimeter. Kami juga hari ini stand by 1 unit perahu viber,” ungkapnya, Rabu (19/3/2025).
Meski berangsur surut, masih terdapat yang belum balik ke kediamannya. Dari total 75 KK yang mengungsi, masih ada 40 KK yang bertahan di posko pengungsian. “Aktifitas pengungsi data sementara dari posko pengungsian 40 KK,” sebutnya.
Sebelumnya diberitakan, hujan deras yang mengguyur di sejumlah wilayah tak terkecuali Kota Tangerang pada Senin (17/3) mengakibatkan banjir di wilayah Kelurahan Petir, Cipondoh, Kota Tangerang. Diantaranya di wilayah Kampung Candulan dan Cantiga yang notebenenya titik langganan terjadinya banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Ubaidillah Ansar mengatakan akibat hujan deras Senin (17/3/2025) lalu membuat wilayah Kampung Candulan dan Cantiga, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh terendam banjir. “Kampung Cantiga merupakan wilayah terparah akibat dampak kiriman pada arus Kali Angke dengan ketinggian air 100 centimeter,” ungkapnya.
BPBD bersama OPD terkait pun melakukan evakuasi terhadap warga terdampak dan membangun 2 posko pengungsian di Kelurahan Petir, Cipondoh. Terdapat 302 jiwa dari 75 KK yang telah mengungsi di posko tersebut. Selain itu, pihaknya mencatat terdapat 16 titik di 11 Kelurahan dari 6 Kecamatan di Kota Tangerang yang terendam banjir maupun genangan. Diantaranya Kecamatan Cibodas, Jatiuwung, Periuk, Cipondoh, Benda dan Karang Tengah. “Tapi sudah ada beberapa titik yang sudah berangsur surut,” kata dia. (hafiz)
Baca Juga: Ikut Orang Tua Hadir di Hajatan, Jari Balita di Ciledug Tersangkut Seng




























