SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Badan Search and Rescue (Basarnas) menerjunkan dua kapal negara, untuk membantu pengamanan disepanjang wilayah perairan Selar Sunda dan semua wisata laut, termasuk Kabupaten Pandeglang.
Tindakan itu diambil, sebagai upaya meminimalisir korban jiwa atas kecelakaan laut yang biasa terjadi di semua lokasi wisata, di Kabupaten Pandeglang dan Provinsi Banten pada umumnya.
Kepala Basarnas Banten Al Amrad mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan perintah agar melakukan pengawasan kawasan perairan di Selar Sunda, sejak 21 Maret sampai 11 April 2025 atau selama libur Lebaran 2025.
“Siaga SAR Khusus, dilaksanakan 21 Maret sampai 11 April 2025. Untuk Banten ada satu UPT, tiga unit siaga dan dua kapal negara yang ikut serta melaksanakan Siaga SAR Khusus Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah,” katanya, Minggu (23/3/2025).
Dia menerangkan, pasukan yang diterjunkan lebih dari 25 personel dan bertugas di semua posko pengamanan libur Lebaran 2025. Seperti Unit Siaga SAR Merak di Posko Gabungan BPTD Dan Mobile di Pelabuhan Merak.
Kemudian, Unit Siaga SAR Pandeglang di jalan Raya Carita – Labuan, pemantauan area wisata pantai Carita, pantai Labuan dan pantai Tanjung Lesung. Unit Siaga SAR Lebak, di Alun-alun Malingping dan sekitarnya, pemantauan area wisata pantai Bagedur, pantai Bayah dan pantai Sawarna, dan manuver perairan Merak dan manuver perairan Anyer
Baca Juga: Lestarikan Laut Dan Budaya Melalui Tasyakuran Ruwat Laut Carita 2026
“Menyikapi kondisi dan target siaga khusus, yang akan kita gelar tersebut, ada beberapa hal yang perlu saya tekankan untuk di pedomani oleh para petugas siaga sar khusus lebaran, seperti laksanakan siaga sar khusus lebaran 2025 sesuai rencana garis besar (rgb) yang telah disusun,” tuturnya.
“Susun peta kekuatan sdm, sarana prasarana, peralatan dan potensi sar untuk digelar di titik-titik yang krusial untuk mengantisipasi bencana, kecelakaan dan kondisi membahayakan manusia (posko),” sambungnya.
Kemudian, lanjutnya, melakukan koordinasi dan komunikasikan perencanaan penempatan posko baik statis maupun siaga mobile dengan bandara, pelabuhan serta pengelola wisata. Menjaga sikap profesionalisme di lapangan dan selalu berkoordinasi lintas sektoral yang terkait penyelenggaraan lebaran di masing-masing wilayah kerja.
“Terus update informasi cuaca, dan waspadai daerah-daerah rawan bencana, cek dan ricek kesiapan peralatan, alat komunikasi dan alut dalam kondisi bersih, siap dan aman untuk operasi SAR, pastikan kesiapan personel dalam keadaan yang fit dan kompeten dengan penugasan,” pungkasnya.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dan komunikasi untuk melakukan pengawasan dan pemantauan selama libur Lebaran.
Bahkan, kata dia, lokasi wisata sudah dilakukan pemeriksaan secara langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata, Angela Tanoesoedibjo, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Fantastis, Anggaran Revitalisasi Situ Cikedal Mencapai Rp9,7 Miliar
“Kita sudah periksa semua, mulai dari kesiapan personel dan lainnya. Bahkan untuk lokasi wisata sudah dicek oleh Ibu Wamen Pariwisata secara langsung. Kita akan maksimalkan agar semuanya berjalan lancar,” imbuhnya. (adib)
