SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Tim gabungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jakarta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga relawan masih melakukan proses pencarian terhadap anak perempuan berinisial AAI (5).
AAI diduga tenggelam saat sedang bermain hujan di dekat kali Jalan Utama II RT 012 RW 01, Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, pada Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.
Pencarian hari kedua juga melibatkan Dinas Pemadam dan Penyelamatan (Damkar) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tangsel. Namun, penyisiran yang dilakukan sejak pagi hari hingga siang belum juga membuahkan hasil.
Akhirnya, tim kembali melakukan pencarian sekira pukul 13.20 WIB dengan membagi personel ke dalam dua tim. Komandan Tim (Dantim) Basarnas Jakarta, Aulia Solihanto yang memimpin apel memberikan pengarahan terhadap puluhan anggota gabungan.
“Tim I melakukan penyisiran di wilayah Kebon Jati tidak hanya di air, tetapi juga di atas. Tim satu khusus nya agar membawa tongkat, dan selesai di titik Perumahan Lembah Hijau,” ujar Aulia dalam apel tersebut.
Sedangkan, lanjut Aulia, Tim II akan berfokus penyisiran di bibir sungai menggunakan sepeda motor sampai Taman Alfa Joglo. Rencananya, pencarian ini akan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB dan kembali dilakukan evaluasi jika belum ditemukan.
Baca Juga: Kekeringan Meluas di Tangsel, 421 KK Terdampak dan 576 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan
“Tim darat melakukan debut penyisiran dari Auto 2000 menggunakan sepeda motor usahakan samping kali hingga taman Alfa Joglo. Sebelum jam 5 sore prepare kembali ke posko kita briefing evaluasi,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang anak perempuan berinisial AAI (5) dilaporkan hilang yang diduga tenggelam saat sedang bermain hujan. Insiden itu terjadi di Jalan Utama II RT 012 RW 01, Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Sabtu (5/4). Hingga saat ini korban belum ditemukan.
Sejak hari pertama, pencarian difokuskan sekitar 3 kilo mulai dari titik kali yang diduga lokasi korban tenggelam. Lalu, pada hari kedua radius pencarian di perpanjang. (eko)
























