SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Nasib nahas dialami Ismi Listiani, warga Kampung Pasir Haur RT/RW 002/004, Kelurahan Kadumerak, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang. Rumah yang ditinggalinya bersama keluarga, rusak parah akibat tertiup angin kencang dan hujan lebat.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Untuk sementara, pemilik rumah mengungsi karena belum bisa melakukan perbaikan akibat keterbatasan anggaran.
Ismi mengaku, sudah hampir satu pekan dirinya dan keluarga tidak bisa menempati rumah tersebut karena mengalami kerusakan akibat cuaca buruk. Hingga saat ini, dirinya masih berharap bisa mendapatkan bantuan perbaikan rumah dari Pemerintah Daerah.
“Saya ingin melaporkan bahwa rumah saya roboh akibat angin dan hujan deras. Saat ini saya dan keluarga sangat membutuhkan bantuan darurat, karena cuaca buruk dan kayunya sudah lapuk,” katanya, Rabu (9/4/2025).
Dia mengatakan, untuk sementara dirinya dan keluarga masih mengungsi kerumah kerbata yang tidak jauh darii rumahnya. Oleh karena, apabila ditempati khawatir atap rumah kembali roboh dan bisa menimbulkan korban jiwa.
“Untuk sementara, rumahnya belum bisa ditinggali karena kondisinya rusak. Semoga saja bisa mendapatkan bantuan perbaikan rumah, supaya bisa kembali ditinggali lagi bersama keluarga,” tambahnya.
Baca Juga: Babinsa Koramil 0101/Pandeglang Monitoring Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 965 KPM
Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, Rian Sutansyah mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut dan sudah mengirimkan bantuan cepat kepada korban rumah roboh.
“Iya laporannya sudah masuk ke kita dan langsung diberikan bantuan darurat. Memang saat ini cuaca masih belum menentu dan sewaktu-waktu bisa menyebabkan bencana alam. Makanya, masyarakat harus tetap waspada dan hati-hati,” ujarnya.
Rian mengaku, pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap korban dan akan menyampaikan permohonan bantuan perbaikan rumah kepada instansi terkait. Oleh karena, pihaknya hanya memiliki kewenangan membantu penanganan awal musibah atau bencana.
“Segera kita sampaikan kepada instansi terkait, karena kita hanya memiliki kewenangan penanganan cepat. Terkait bantuan perbaikan rumah, nanti akan ditindaklanjuti oleh instansi terkait,” imbuhnya. (adib)
























