SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Gelar halal bihalal di Lapangan Arya Maulana Yudhanegara, Pusat Pemkab Tangerang, Tigaraksa, Rabu (9/4), Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid ungkap evaluasi penanganan sampah yang dinilai kurang maksimal. Rencananya dari satu rit pengangkutan sampah dalam sehari bakal diubah menjadi tiga kali dalam sehari.
“Alhamdulillah, hari ini (kemarin, red) kita melakukan silaturahmi halal bihalal dengan seluruh pegawai di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang,” kata Moch. Maesyal Rasyid kepada Satelit News, Rabu (9/4).
Maesyal Rasyid juga meminta kepada masyarakat untuk tidak segan dalam memberikan kritikan secara sehat, terhadap Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Bahkan, dia juga meminta kepada seluruh jajaran OPD Kabupaten Tangerang untuk tidak alegri dengan kritikan dari masyarakat, baik melalui media sosial, ataupun media massa.
“Untuk pegawai pemerintah senantiasa tidak lagi alergi untuk merespon, apabila ada usulan, ada pesan ataupun kritikan secara sehat dari masyarakat melalui media sosial,” kata pria yang akrab disapa Rudi Maesyal.
Rudi Maesyal juga sempat menyingung terkait pengelolaan sampah yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Kata dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melakukan evaluasi besar-besaran terkait pengelolaan sampah. Khususnya perihal pengangkutan sampah, yang dimana dalam waktu satu hari truk sampah hanya dapat mengangkut sampah satu rit saja.
“Kita akan maksimalkan pengangkutan sampah, dalam satu hari harus bisa dilakukan tiga kali angkut. Jangan, hanya satu kali,” tegas Rudi Maesyal.
Baca Juga: 3 Pelajar Ditangkap Buntut Kematian 2 Remaja di Alam Sutera
Ditambah, persoalan sampah ini juga menjadi hal yang krusial pascalebaran Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M. Ditahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan menambah 30 armada atau truk untuk mengangkut sampah.
Rudi juga menegaskan, kedepan bersama Wakil Bupati untuk masing-masing asisten staf ahli, akan mengkoordinir kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang, dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Tangerang.
“Ini supaya dapat bisa kita tangani langsung dan kita evaluasi dengan cepat. Mudah-mudahan dengan niatan kebersamaan ini persoalan sampah dapat segera tertangani,” katanya.
Rudi juga menegaskan, pihaknya akan menganggendakan untuk membangun dan menambah TPS di wilayah kecamatan, dan jalan-jalan protokol. Dia juga mengatakan, infrastruktur jalan dalam jalur pengangkutan sampah di TPA akan dilakukan perbaikan, agar proses antrean, keluar masuk truk tidak terlalu panjang.
Rudi Maesyal juga mengimbau kepada masyarakat, agar tidak membuang sampah sembarangan, baik dipinggir jalan ataupun di sungai.
“Dan di TPA kemarin, sudah saya lihat juga kita akan bangunkan sarana infrastruktur jalan, supaya nanti proses pengangkutan sampah bisa berjalan lebih maksimal,” tandasnya.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Dorong UMKM Segera Urus Sertifikasi Halal
Sementara itu, dalam sambutannya, Rudi mengatakan, bahwa momen apel dan halal bihalal merupakan sebuah refleksi dan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik.
“Moment apel dan halal bihalal ini merupakan sebuah moment yang baik untuk merefleksikan diri dan menguatkan komitmen untuk meningkatkan pelayanan publik,” tutur Rudi Maesyal.
Ia menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas kerja keras seluruh aparatur sipil negara selama bulan Ramadan. Ia juga mengucapkan selamat Hari Idul Fitri 1446 Hijriah, serta menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Saya dan Ibu Wakil secara tulus mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Selama hampir satu bulan terakhir kami telah menjalankan tugas bersama para pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apabila ada ucapan, sikap, atau perilaku yang kurang berkenan, kami mohon maaf sebesar-besarnya,” ucapnya
Rudi juga menekankan pentingnya keterbukaan, kecepatan respons, dan sinergi antar instansi dalam menanggapi kritik, saran, serta aduan masyarakat yang kini dapat disampaikan secara langsung melalui media sosial.
“Di era digital saat ini, masukan masyarakat datang dengan cepat. Kita tidak bisa menunggu. Respons cepat menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warga,” tandasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang terintegrasi melalui aplikasi yang dikelola Dinas Kominfo sebagai pusat koordinasi informasi. Beberapa isu penting seperti administrasi kependudukan, pertanian, penanganan banjir, pengelolaan sampah, dan perbaikan infrastruktur menjadi perhatian utama dan diharapkan dapat disikapi secara cepat dan terukur oleh seluruh perangkat daerah.
Ditempat terpisah, salah satu warga Kampung Katomas, Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Suwarti mengatakan, sejak sebelum Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M. Sampah-sampah di depan rumah belum juga diangkut oleh petugas kebersihan DLHK Kabupaten Tangerang. Dia meminta agar Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya DLHK bisa bergerak aktif dalam pengangkutan sampah tersebut.
“Padahal bayar tiap bulan, tapi sampah sejak sebelum lebaran belum diangkutin. Itu, sampah pada numpuk didepan rumah saya,” katanya. (alfian/aditya)





















