SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Pemprov Banten bakal memberi perhatian serius, untuk Kabupaten Pandeglang. Alasannya, karena Kota Badak tersebut masih tergolong daerah tertinggal dibandingkan kabupaten/kota lain di Banten.
Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah memastikan, Kabupaten Pandeglang akan menjadi perhatian serius Pempeov Banten, khususnya dalam hal pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur.
“Kita akan arahkan, agar Pandeglang menjadi prioritas utama dan perhatian utama, ini merupakan komitmen Gubernur Banten Andra Soni dan saya sebagai Wakil Gubernur Banten,” kata Dimyati, digedung DPRD Pandeglang, Kamis (10/4/2025) lalu.
Dimyati menerangkan, perhatian yang akan diberikan Pemprov Banten berupa penataan dan pembangunan daerah. Langkah awal, kata dia, dengan mengentaskan pembangunan jalan desa atau lingkungan, yang tidak terbiayai oleh APBD Kabupaten Pandeglang.
“Jadi nanti, segera usulkan kepada kita jalan mana saja yang butuh pembangunan. Kita ada anggaran Rp45 Miliar untuk membangun jalan desa, sampaikan saja usulannya,” ujarnya.
Mantan Anggota DPR RI ini melanjutkan, selain infrastruktur jalan, Pemprov Banten juga akan melakukan penataan terhadap lokasi wisata, atau memaksimalkan semua potensi yang ada di Kabupaten Pandeglang, agar bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Baca Juga: Babinsa Koramil 0101/Pandeglang Monitoring Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 965 KPM
“Kita berbicara Pandeglang, agar menjadi maju modern dan sejahtera, yaitu dengan menginfentarisir semua potensi yang ada, seperti Ujung Kulon dan kita akan dorong dijadikan sebagai tempat margasatwa,” ujarnya.
“Kemudian Gunung Karang, Akarsari, Aseupan, dan Pulosari, kita akan dorong dijadikan sebagai tempat wisata termasuk di Tahura, ada lagi tempat untuk area industri, dan kita akan dorong investor agar datang ke Pandeglang,” tutupnya. (adib)
























