SATELITNEWS.COM, LEBAK – Kondisi Alun-alun Rangkasbitung, kondisinya memperihatinkan. Becek serta material pendukung acak-acakan, menghiasi wajah Bumi Multatuli tersebut. Padahal, Alun-alun tersebut merupakan “wajah” Kabupaten Lebak.
“Inikan di pusat kota ya, otomatis jadi wajah Kabupaten Lebak. Tapi kondisinya ya begini, hujan dikit pasti becek di bagian dalamnya, belum lagi kalau malam gelap,” ucap Rizwan, warga yang juga pengunjung Alun-alun Rangkasbitung, Senin (14/4/2025).
Kondisi Alun-alun Rangkabitung memperihatinkan. Sebab, kata Rizwan, kondisi lapangan terlihat tergenang air paska hujan. Kemudian beberapa bagian paving block, yang menjadi jogging track terlihat sudah rusak.
Belum lagi, kondisi lapangan basket yang terlihat dipenuhi tanah, serta lumut. Di spot lain, terlihat juga coretan akibat vandalisme.
Rizwan menyebut, Alun-alun harusnya bisa dimanfaatkan sebagai taman kota yang nyaman, maupun fasilitas olahraga yang terjangkau bagi warga. Namun dia menilai, kondisinya yang demikian menunjukkan kesan yang tak peduli dari pemerintah.
“Hampir tiap hari, apalagi kalau hari libur Alun-alun ini ramai dikunjungi warga untuk sekedar bermain, namun jika kondisi seperti ini saya rasa banyak yang kecewa,” ujarnya.
Baca Juga: Abu Vulkanik GAK Masih Terdeteksi, Kualitas Udara di Lebak Level Sedang
“Apalagi ini tepat di depan pendopo, Kantor Bupati Lebak. Setiap hari pejabat pasti lewat. Sayang kalau kondisinya terus dibiarkan,” sambungnya.
Menyikapi utu, Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya berjanji, akan segera memperbaiki Alun-alun Rangkabitung. Kendati begitu, Hasbi sendiri tidak menyebut secara pasti kapan pembangunan akan dimulai.
“Alun-alun gak lama lagi kita mulai bangun, saya sudah lihat gambarnya (desain),” ungkap Hasbi.
Hasbi menilai, Alun-alun merupakan ruang publik dan hak bagi semua warga untuk memanfaatkannya, sehingga pemerintah daerah wajib memperbaikinya hingga bisa memberikan kenyamanan.
“Alun-alun jadi tanggung jawab saya, insyaallah secepatnya karena Dokumen Pelaksanaan Anggarannya (DPA) sudah kita serahkan ke Pemprov Banten dan Kementerian Keuangan,” tuturnya.(mulyana)
























