SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Pandeglang, menyebabkan empat kecamatan terendam banjir. Keempat kecamatan itu yakni, Kecamatan Menes, Jiput, Pulosari, dan Kecamatan Cikeudal.
Informasi yang berhasil didapat, banjir di Kecamatan Menes melanda Desa Sindangkarya, Kampung Kadutomo, Kampung Margahayu, Kampung Kadukalasi. di Kecamatan Jiput, banjir melanda Desa Sampangbitung, Kampung Kadukandel.
Di ecamatan Pulosari banjir melanda Desa Banjarnegara, Kampung Bojongpinang. Sedangkan di Kecamatan Cikeudal, banjir melanda Desa Tegal, Kampung Pasireurih.
Camat Menes Usep Sudarmana mengatakan, banjir yang melanda wilayahnya karena luapan air Sungai Cikundul dan Cigodeg. Luapan itu terjadi, karena hujan dengan intensitas tinggi melanda Kecamatan Menes, dan menyebabkan banjir di Desa Sindangkarya.
Meski demikian, banjir tersebut tidak berlangsung lama dan air bisa segera surut kembali.
“Alhamdulilah sudah terkendali, banjir sampai pagi baru surut. Banjirnya di Desa Sindangkarya, karena dilalui daerah aliran Sungai Cikundul dan Cigodeg yang melewati tiga kampung,” katanya, Jumat (18/4/2025).
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
Usep mengatakan, banjir tersebut menyebabkan sarana dan prasarana infrastruktur rusak serta beberapa dapur dan kandang ternak masyarakat rusak.
“Jadi kebanyakan rumah terkena air karena dekat dengan bantaran sungai, ada beberapa kandang ternak yang hanyut, kemudian ada juga dapur non permanen rusak. Semuanya masih terkendali dan aman, Alhamdulillah. Bantuan juga sudah diberikan berupa paket sembako kepada korban banjir,” tambahnya.
Sementara, Camat Jiput Ade Juliansyah mengatakan hal senada. Banjir yang melanda wilayahnya karena intensitas hujan tinggi dan menyebabkan air naik ke permukaan dan ke rumah warga.
“Airmya sudah surut, banjirnya hanya sebentar. Korban jiwa enggak ada, semuanya sudah surut. Tetapi, kita tetap waspada dan meminta masyarakat tetap hati-hati,” imbuhnya. (adib)
























