SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Inter Milan menelan kekalahan 0-1 saat bertandang ke markas Bologna. Gol Riccardo Orsolini pada masa injury time memberi kemenangan dramatis untuk tuan rumah.
Inter Milan bertandang ke Renato Dall’Ara, Minggu (20/4/2025) malam WIB, dalam lanjutan Serie A. Lautaro Martinez langsung menebar ancaman di awal, kala sepakannya pada menit ketiga dihalau kiper Federico Ravaglia.
Dari sepak pojok yang dihasilkan, Inter kembali dapat peluang. Umpan lambung Hakan Calhanoglu ditanduk Carlos Augusto, tapi melenceng.
Bologna dapat kesempatan pada menit ke-27. Sepakan Michel Aebischer masih dihetikan kiper. Inter mencium peluang pada menit ke-34 dari korner. Kali ini umpan Calhanoglu disambar Alessandro Bastoni, hanya melambung tipis.
Selepas turun minum, Bologna coba menekan dan dapat peluang dari bola mati. Tembakan Benjamin Dominguez menyambut umpan Juan Miranda melenceng ke kanan. Inter dapat kans pada menit ke-76. Umpan lambung Federico Dimarco ditanduk Augusto, hanya saja melenceng.
Bologna mencetak gol pada menit ke-94. Sepakan Riccardo Orsolini memecah kebuntuan dan memastikan tiga poin untuk timnya.
Dengan kemenangan ini, Bologna sementara naik ke posisi empat klasemen Liga Inggris dengan 60 poin. Sementara Inter tertahan perolehan poinnya, masih mengoleksi 71 poin dari 33 pertandingan.
Soal kekalahan dari Bologna, Pelatih Inter Simone Inzaghi menyoroti lemparan ke dalam yang diambil. Lemparan itu, yang berujung gol Orsolini, dilakukan di tempat tak semestinya.
Akan tetapi ia juga menyadari Inter tak bisa berbuat banyak lagi soal hasil tersebut dan sebaiknya lekas move on. Mereka masih aktif di tiga turnamen dan butuh segera mengumpulkan fokus lagi. “Wasit mencoba memimpin sebaik mungkin, tapi bolanya keluar di dekat kaki saya dan lemparan ke dalamnya dilakukan di depan area teknik Bologna,” keluh Inzaghi kepada DAZN dikutip Football Italia.
“Apapun itu, itu tak semestinya jadi alibi, kami seharusnya lebih fokus. Ada kekecewaan, kami mengeluarkan energi besar jadi mengecewakan kalah seperti ini. Bolanya seharusnya tidak bola sampai ke Orsolini.”
“Bologna sangat siap, tapi begitu juga kami. Pertandingannya sangat seimbang, yang mana menyakitkan untuk kalah seperti ini. Kami akan kembali bangkit. Musim tak berakhir di Bologna, kami harus menerima semaunya termasuk kebobolan gol seperti itu.”
Inzaghi memahami kekecewaan tim usai dikalahkan Bologna. Tapi, Inzaghi meminta anak asuhnya lekas bangkit.
“Bologna punya persiapan bagus, tapi kami juga. Laga ini berimbang, itulah mengapa menyakitkan jika kalah seperti ini. Kami akan segera bangkit,” ujar Inzaghi di Football Italia.
“Musim tidak berakhir di Bologna. Kami harus menerima apapun yang ada, termasuk kebobolan gol seperti itu.”
Inter akan menghadapi AC Milan di leg kedua semifinal Coppa Italia tengah pekan ini, sebelum menjamu AS Roma pekan depan.
Belakangan, Inter lagi kesulitan mengalahkan Bologna. Dari enam pertemuan terakhir di seluruh kompetisi, Inter cuma bisa menang sekali dan kalah tiga kali. Sisanya imbang.
Inter kehilangan gelar Coppa Italia tahun lalu juga karena kalah 1-2 dari Bologna di Babak 16 Besar. Sementara pada pertemuan pertama di Giuseppe Meazza musim ini, Inter diimbangi 2-2.
Satu-satunya kemenangan didapat di kandang Bologna musim lalu dengan skor 1-0. Bologna juga pernah menggagalkan misi Inter jadi juara pada musim 2021/2022 saat menang 2-1 27 April 2022. (dm)