SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat 197 calon jemaah haji batal berangkat ke tanah suci Mekkah pada tahun 2025. Terdapat beberapa faktor di antaranya karena sakit, tidak lulus dalam uji kesehatan dan meninggal dunia.
“Dari kuota haji di Tangsel sebanyak 1.608, yang batal sebanyak 197 orang,” ujar Kasie Penyelenggara Haji dan Umrah pada Kemenag Tangsel, Rizki Waludin, Minggu (27/4).
Rizki menyampaikan, terdapat juga penyebab lainnya calon jemaah batal berangkat lantaran mengundurkan diri akibat terkendala faktor ekonomi, sehingga jemaah tersebut belum dapat melunasi biaya perjalanan pada musim haji tahun ini.
“Sampai batas waktu pelunasan tahap 1 dan 2 hingga perpanjangan, calon jemaah tersebut belum dapat melunasi, kemudian digantikan oleh jemaah lain,” papar Rizky.
Kata Rizky, 197 calon jemaah yang batal berangkat, Rizki berujar, sudah digantikan dengan jemaah cadangan sebanyak 68 orang ditambah 24 jemaah prioritas kategori lansia.
“Sehingga total yang berhak lunas dan berangkat ke Mekah pada tahun ini sebanyak 1.503 orang,” katanya.
Baca Juga: Dua Padel di Tangsel Beroperasi tanpa Izin, Fraksi PSI Desak Satpol PP Tegas
Rizky menambahkan, untuk tahun ini, jemaah haji Tangsel akan diberangkatkan dalam 5 kelompok terbang (kloter). Untuk kloter 8 bakal diberangkatkan pada 3 Mei 2025 mendatang. Lalu, kloter 16 diberangkatkan 5 Mei, kloter 35 diberangkatkan 14 Mei.
“Kemudian kloter 47 tanggal 20 Mei. Dan yang kloter terakhir kloter 54 di tanggal 24 Mei. Jadi ada 3 kloter pool untuk kota Tangerang Selatan. Dan 2 kloter campuran dengan kabupaten lain,” jelasnya. (eko)
