Senin, 28 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Mulai 2 Mei 2025, Siswa Nakal di Jawa Barat Masuk Barak

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 27 Apr 2025 23:10 WIB
Rubrik Edukasi, Nasional
Mulai 2 Mei 2025, Siswa Nakal di Jawa Barat Masuk Barak

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kiri) menyatakan akan bekerja sama dengan TNI untuk mendidik siswa nakal. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, BANDUNG—Mulai 2 Mei 2025, siswa yang terindikasi sulit dibina atau terlibat dalam pergaulan bebas dan tindakan kriminal akan “disekolahkan” di barak militer. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan hal tersebut.

“Program ini bukan langsung dilaksanakan di seluruh 27 kabupaten/kota, tapi kita akan mulai dari daerah yang siap dan dianggap rawan terlebih dahulu. Kemudian, kita akan lakukan secara bertahap,” ujar Dedi, Minggu, 26 April 2025.

Program ini disebut sebagai upaya untuk membina karakter siswa di wilayah-wilayah yang dianggap rawan, bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Dilaksanakan di sekitar 30 hingga 40 barak yang telah disiapkan oleh TNI untuk tempat pembinaan.

Proses pemilihan peserta dilakukan melalui kesepakatan antara pihak sekolah dan orang tua. Namun, Dedi menuturkan peserta yang ditargetkan adalah siswa yang memang sulit dibina dan terlibat dalam pergaulan bebas maupun tindak kriminal.

Pembinaan karakter ini direncanakan berlangsung selama enam bulan, di mana siswa akan ditempatkan di barak militer dan tidak mengikuti pendidikan formal. Dalam pelaksanaannya, pemerintah provinsi Jawa Barat akan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk membiayai program ini.

“Selama enam bulan, siswa akan dibina di barak, dan TNI yang akan menjemput langsung siswa ke rumah untuk memperbaiki karakter dan perilakunya,” kata Dedi lebih lanjut.

Baca Juga: 300 Pelajar SMPN 1 Pandeglang Diberi Materi Wawasan Kebangsaan

Sebelumnya, Dedi Mulyadi sempat menggaungkan adanya program pendidikan militer sejak akhir Februari 2025 lalu. Bahkan, saat itu, dia sampai berencana untuk memasukan program tersebut ke dalam kurikulum SMA.

Pada kesempatan berbeda, Dedi sempat mengaku program pendidikan militer yang dicanangkannya tersebut mengadopsi dari pendekatan yang diterapkan di Tiongkok. Ia menjelaskan, orang tua yang merasa tidak mampu lagi mengendalikan perilaku anak mereka dapat meminta bantuan langsung kepada pihak tentara.

BeritaTerbaru

Uji Coba Kedua MLFF Tol Dipercepat, Menentukan Tahap Semikomersial

Uji Coba Kedua MLFF Tol Dipercepat, Menentukan Tahap Semikomersial

Minggu, 27 Sep 2026 21:34 WIB
KPK Dalami Valas dan Emas Dari Penggeledahan BPN Jatim

KPK Dalami Valas dan Emas Dari Penggeledahan BPN Jatim

Minggu, 27 Sep 2026 21:31 WIB

Universitas Raharja Tuan Rumah Seminar Internasional, Bahas AI Berorientasi Kesejahteraan Manusia

Jumat, 25 Sep 2026 17:45 WIB

Dr Warsito Resmi Dilantik Jadi Rektor UMT 2025-2029, Sejumlah Agenda Besar Menanti

Jumat, 25 Sep 2026 13:55 WIB

Namun, rencana Dedi Mulyadi ini menuai kritik tajam dari berbagai pihak, terutama terkait dengan keterlibatan TNI dalam pendidikan karakter anak. Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, menilai kebijakan tersebut sebagai langkah yang keliru dan berpotensi membahayakan.

Isnur menyatakan bahwa melibatkan TNI dalam mendidik anak bisa menciptakan dampak psikologis yang buruk, mengingat aparat sering kali dikaitkan dengan kekerasan. “Jadi ini seolah kebijakan yang baik, tapi sebenarnya ini berbahaya,” kata Isnur.

Kebijakan tersebut dinilai bertentangan dengan beberapa undang-undang perlindungan anak yang sudah diatur dalam hukum Indonesia. Seperti Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

“Di sana diatur bagaimana mendidik anak, termasuk anak-anak yang berhadapan dengan hukum,” ujar Isnur.

Baca Juga: 44.677 Hektare Tanah TNI Bermasalah, Minta Aset Pertahanan Dikecualikan

Isnur juga berpendapat bahwa melibatkan aparat bersenjata dalam mendidik anak bertentangan dengan semangat reformasi pendidikan di Indonesia. Sektor pendidikan seharusnya menjadi ranah kementerian terkait, seperti Kementerian Pendidikan, Kementerian Sosial, atau Kementerian Agama, yang sudah memiliki pengalaman dan solusi dalam menangani anak bermasalah.

“Selama ini mereka sudah punya solusi-solusi baik untuk mencegah dan memperbaiki anak yang bermasalah,” tegas Isnur. (rmg/san)

Tags: Jawa Baratkementerian agamakementerian sosialnakaltni
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Bahas Tantangan Manusia di Era AI, TBM dan IPPC Gelar Bedah Buku 21 Lessons for the 21st Century
Edukasi

Bahas Tantangan Manusia di Era AI, TBM dan IPPC Gelar Bedah Buku 21 Lessons for the 21st Century

Kamis, 24 Sep 2026 19:12 WIB
Serangan Siber Tembus Rp111 T, Penyalahgunaan Data, Fraud, dan Scam
Nasional

Serangan Siber Tembus Rp111 Triliun, Penyalahgunaan Data, Fraud dan Scam

Kamis, 24 Sep 2026 17:23 WIB
Hukuman Hanya Dipangkas 1 Tahun, Nadiem Makarim Pilih Kasasi
Nasional

Hukuman Hanya Dipangkas 1 Tahun, Nadiem Makarim Pilih Kasasi

Kamis, 24 Sep 2026 17:20 WIB
Gerindra Tetap Teratas, PDI-P dan Golkar Membuntuti
Nasional

Gerindra Tetap Teratas, PDI-P dan Golkar Membuntuti

Kamis, 24 Sep 2026 08:21 WIB
Tahan Suku Bunga, BI Perkuat Rupiah
Bisnis

Tahan Suku Bunga, BI Perkuat Rupiah

Kamis, 24 Sep 2026 08:18 WIB
Bappisus Dorong Mahasiswa UMJ Jadi Mitra Strategis Serta Kontrol Sosial
Edukasi

Bappisus Dorong Mahasiswa UMJ Jadi Mitra Strategis Serta Kontrol Sosial

Kamis, 24 Sep 2026 08:09 WIB
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

PELUNCURAN QRIS SAMLING : Kepala Bapenda Provinsi Banten, Berly Rizki Natakusumah (tengah), mengikuti peluncuran QRIS Samling. (ISTIMEWA)

Mudahkan Pembayaran PKB, Pemprov Banten Luncurkan QRIS Samling

Sabtu, 26 Sep 2026 17:12 WIB
Musim Hujan Telat, El Nino Hingga Awal 2027

Musim Hujan Telat, El Nino Hingga Awal 2027

Selasa, 22 Sep 2026 17:03 WIB
Kekeringan di Tangsel Meluas, 317 Kepala Keluarga dan Satu Sekolah Dasar Terdampak

Delapan Kelurahan di Tangerang Selatan Alami Kekeringan, Butuh Pasokan Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 16:51 WIB
4 Pelajar SMP Berboncengan Satu Motor di Ciputat Timur, Diwajibkan Ikut Saka Bhayangkara

4 Pelajar SMP Berboncengan Satu Motor di Ciputat Timur, Diwajibkan Ikut Saka Bhayangkara

Rabu, 23 Sep 2026 08:11 WIB
Guru SDN Rajeg V Bawa Program Gerakan Bebas Mengajar di Lomba Kanvas Gemilang 2026

Guru SDN Rajeg V Bawa Program Gerakan Bebas Mengajar di Lomba Kanvas Gemilang 2026

Rabu, 23 Sep 2026 16:19 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.