SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Pihak kepolisian belum bisa memastikan identitas mayat perempuan yang tersangkut pintu air Kali Sasak Tinggi, RT 12 RW 09, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan pada Minggu (27/4/2025) malam.
Kanit Reskrim Polsek Pamulang, AKP Fathurroji menuturkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil identifikasi dari Rumah Sakit Polri Kramatjati dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Belum, sementara masih dilakukan visum dan autopsi oleh pihak RS Kramatjati,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (28/4/2025).
Fathurroji menyebut, pihaknya mengaku tidak menerima laporan adanya orang hilang. Ia memastikan bahwa tidak ada tanda luka-luka atau kekerasan dalam tubuh tujuh mayat wanita tersebut.
“Untuk identitas belum didapat dan belum ada warga masyarakat yang datang atau konfirmasi terkait kehilangan keluarga,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Pamulang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang tersangkut di pintu air yang berada di Kali Sasak Tinggi, RT 12 RW 09, Kelurahan Kedaung, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu (27/4/2025).
Baca Juga: Kementerian PU Kaji Pengembangan Infrastruktur Kawasan Pendidikan di Pamulang
Hardan Rifaldi, salah satu warga sekitar mengaku kaget ketika mendapatkan kabar adanya mayat yang tersangkut di pintu kali. Kata dia, pertama kali temuan itu diketahui oleh sejumlah anak yang tengah memancing.
“Jadi awal yang ngeliat anak kecil lagi mancing pada teriak, terus warga pada berdatangan. Kaget kita semua, ini kaki aja masih lemas gemeteran baru kali ini kejadian gini,” ujarnya saat dimintai keterangan.
Hardan menuturkan, jenazah wanita berambut panjang itu dalam kondisi tengkurep, selain itu juga tidak ditemukan luka-luka disekujur tubuhnya. Warga sekitar pun mengaku tidak ada yang mengenali wajah korban.
“Kondisinya tengkurep di bendungan tidak ada luka-luka kayak masih baru karena belum pucat banget. Warga sini gada yang kenal sih, tadi ditemukan sekitar habis maghrib,” ucapnya. (eko)

















