SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Taman Hutan Raya (Tahura) Banten, di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, tahun ini bakal merehab enam kamar penginapan dan tiga cottage. Hal itu, sebagai salah satu upaya meningkatkan kunjungan wisatawan.
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha (TU) Tahura Banten, Haris Mulyana mengatakan, pihaknya saat ini sedang berbenah agar wisatawan yang berkunjung ke Tahura Banten bisa terus bertambah. Langkah awal yang dilakukan instansinya yakni, dengan melakukan rehab terhadap beberapa fasilitas penginapan.
“Bulan Mei ini, kita akan melakukan rehab terhadap enam kamar penginapan dengan anggaran Rp400 juta. Ini merupakan upaya kita, agar wisawatan bisa terus berdatangan ke Tahura,” kata Haris, di kantor Tahura Banten, Rabu (30/4/2025).
Haris mengatakan, setelah melaksanakan rehab kamar, pihaknya juga akan melakukan perbaikan terhadal tiga cottage yang ada. Tujuannya sama, yakni menarik wisatawan agar bisa berkunjung ke Tahura Banten.
“Untuk cottage, kemungkinan pengerjaannya diakhir Mei atau awal Juni nanti. Sedangkan untuk anggaran yang sudah disediakan sebesar Rp150 juta untuk satu unit. Kalau ada tiga unit, berarti ada Rp450 juta,” tambahnya.
Haris juga mengatakan, selain kedua fasilitas tersebut, pihaknya juga akan melakukan perbaikan terhadap beberapa fasilitas lainnya di tahun ini. Namun, untuk sarana lain, pihaknya masih melakukan rumusan atau skema agar hasilnya bisa menjadi daya tarik wisatawan.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
“Ada beberapa sarana lain, yang juga akan kita rehab di tahun ini, jadi sedikit demi sedikit, kita lakukan perbaikam agar wisatawan bisa lebih nyaman dan tertarik berkunjung ke Tahura,” ujarnya.
Selain perbaikan fisik, pihaknya juga akan melakukan penataan terhadap semua destinasi wisata yang ada dikawasan Tahura Banten. Oleh karena, selama ini spot wisata yang ada di kawasan hutan konservasi tersebut, belum tertata dan terkelola dengan baik.
“Semuanya kita akan tata kembali, paling tidak lima tahun kedepan kita sudah buat rencana agar Tahura ini bisa menjadi daya tarik wisatawan. Semuanya sudah dibuat rencana, termasuk kebutuhan anggarannya,” tuturnya.
Staf Pelaksana Pengembangan dan Pemanfaatan Kawasan Tahura Banten, Adi Yahya mengatakan, perbaikan fasilitas dan sarana prasarana di Tahura Banten, merupakan salah satu program prioritas Pemprov Banten lima tahun kedepan.
“Penataan Tahura Banten menjadi priorotas pembangunan di Pemprov Banten, karena memang menjanjikan dan paling lengkap spot wisatanya. Tinggal ke depan, kita terus lakukan penataan untuk mengundang wisatawan,” imbuhnya.(adib)
























