SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Real Madrid menang dramatis 2-1 atas Mallorca di pekan ke-36 LaLiga musim ini. Hasil tersebut menunda pesta juara Barcelona paling tidak sehari.
Bertanding di Santiago Bernabeu, Kamis (15/5/2025) dini hari WIB, Madrid tertinggal lebih dulu di menit ke-11 melalui Martin Valjent. Tembakannnya dari sisi kanan dalam kotak penalti tak mampu dibendung oleh Thibaut Courtois. Skor 0-1 bertahan hingga jeda.
Baru di babak kedua Madrid berhasil menyamakan skor. Menerima umpan Luka Modric di menit ke-68, Kylian Mbappe mengecoh sekitar tiga pemain Mallorca di kotak penalti lalu melepaskan tembakan ke sudut kiri gawang tanpa mampu dihalau Leo Roman.
Madrid akhirnya mengunci kemenangan jelang laga usai. Bermula dari sepak pojok di menit 90+5, Jacobo Ramon menuntaskan sundulan Jesus Vallejo dengan tembakan lob di depan gawang Mallorca untuk menaklukkan Roman. Skor 2-1 bertahan hingga usai.
Tambahan tiga poin membuat El Real kini duduk di posisi dua klasemen sementara dengan 78 poin, tertinggal empat poin dari dari Barca yang ada di urutan pertama namun baru bertanding 35 kali. Kans meraih gelar masih terjaga meski tipis.
Namun tim asuhan Hansi Flick akan dipastikan mengunci gelar LaLiga musim ini jika mengalahkan Espanyol dini hari tadi. Jika seri atau kalah, maka penentuan juara ditentukan di pekan berikutnya.
Pelatih Carlo Ancelotti menegaskan timnya tak akan menyerah sampai akhir. “Kami tak menyerah, meski kehilangan 12 pemain karena cedera, yang merupakan kejadian luar biasa. Saya tak pernah melihat tim melepaskan 40 tembakan seperti kami hari ini,” ujar Ancelotti usai laga, dikutip ESPN.
“Kami percaya pada yang kami lakukan, memenangkan laga yang tersisa, lalu melihat apa yang akan terjadi. (Barça) harus kalah (agar Madrid tetap berpeluang juara), namun apapun masih bisa terjadi. Kami masih dalam pertarungan,” tegas Ancelotti.
Madrid hanya bisa menurunkan 10 pemain utama saat bertemu Mallorca, termasuk Jesus Vallejo yang sebelum laga dini hari tadi baru turun 10 menit musim ini. Akibatnya, Ancelotti terpaksa menurunkan sejumlah pemain akademi. Namun ternyata hasilnya tak buruk.
“Kami mengatasi banyaknya pemain yang absen dengan usaha yang luar biasa. Jika kami melakukan itu dalam lebih banyak pertandingan, musim ini akan berjalan lebih baik,” jelas Ancelotti, yang akan meninggalkan Madrid akhir bulan ini untuk melatih Timnas Brasil.
Ancelotti juga menegaskan bahwa Real Madrid takkan dengan mudah membiarkan Barcelona juara. El Real sudah menjalankan tugasnya yaitu menunda El Barca juara.
“Kami ingin melakukan tugas kami, yaitu memenangkan pertandingan berikutnya dan melihat apa yang terjadi. Tugas kami hari ini bukanlah menyerahkan liga begitu saja. Mereka harus bermain besok. Apa pun bisa terjadi dalam sepak bola. Jika mereka menang, kami akan memberi selamat kepada mereka dan jika tidak, kami akan terus berjuang,” ujar Ancelotti dikutip dari situs Madrid. (dm)