Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Ojek Online Akan Gelar Aksi Akbar, Polisi Siaga

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 19 Mei 2025 17:31 WIB
Rubrik Nasional
Ojek Online Akan Gelar Aksi Akbar, Polisi Siaga

ILUSTRASI unjukrasa Ojol. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS, JAKARTA–Jakarta bersiap menghadapi gelombang aksi massa pada Selasa, 20 Mei 2025. Ribuan pengemudi ojek online (ojol), baik roda dua maupun roda empat, akan turun ke jalan dalam unjuk rasa nasional. Polisi bersiaga, menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional demi menjaga kelancaran arus kendaraan dan aktivitas masyarakat umum.

Aksi ini diinisiasi oleh Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia sebagai bentuk protes terhadap besarnya potongan pendapatan dari aplikator serta skema tarif yang dinilai tidak berpihak kepada pengemudi. Demonstrasi direncanakan berlangsung di sejumlah titik strategis Ibu Kota, yakni Kementerian Perhubungan, Istana Merdeka, Gedung DPR/MPR RI, serta kantor-kantor perusahaan aplikasi transportasi daring.

“Aksi akan berpusat di beberapa lokasi yang berkaitan langsung dengan layanan transportasi daring. Kami ingin menyuarakan langsung kepada regulator dan pembuat kebijakan,” ujar Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, Senin (19/5).

Aksi ini juga akan diiringi dengan offbid massal, yaitu penghentian operasional dari semua aplikasi layanan. “Pada 20 Mei 2025 kami perkirakan pemesanan apa pun melalui aplikasi akan lumpuh sebagian ataupun total,” ucapnya.

Garda menyuarakan setidaknya lima tuntutan utama, termasuk pemberian sanksi tegas kepada aplikator yang melanggar Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No.12 Tahun 2019 dan Kepmenhub KP No.1001 Tahun 2022. Salah satu sorotan utamanya adalah potongan penghasilan yang diklaim bisa mencapai hampir 50 persen, jauh di atas batas maksimal 20 persen yang ditentukan regulasi.

“Ini jelas melanggar aturan, dan merugikan pengemudi. Jika pemerintah tidak bertindak, maka kami yang akan bertindak. Tidak ada ampun bagi aplikator pelanggar regulasi,” tegas Igun.

Baca Juga: SIM Keliling Jakarta Sabtu 5 September, Cek di Sini Lokasinya

Garda juga menuntut penetapan potongan maksimal sebesar 10 persen, revisi sistem tarif penumpang seperti skema hemat dan prioritas, serta pengaturan tarif layanan makanan dan pengiriman barang secara transparan.

Menyadari dampak dari aksi besar ini terhadap publik, Igun menyampaikan permohonan maaf. “Sangat besar kemungkinan sebagian Jakarta akan lumpuh karena kemacetan panjang, sehingga kami mohon maaf apabila ada masyarakat terjebak kemacetan dan terganggunya kegiatan masyarakat,” tuturnya.

BeritaTerbaru

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB
Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB

Mengantisipasi potensi gangguan, Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan terpadu. Rekayasa lalu lintas bersifat situasional dan akan diterapkan hanya jika terjadi kepadatan ekstrem.

“Akan tetap disiapkan rekayasa ataupun pengalihan, tapi sifatnya situasional, kita lihat seperti apa. Itu adalah pilihan terakhir,” ujar Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono.

Beberapa jalur alternatif telah disiapkan, seperti Jalan Budi Kemuliaan, Tugu Tani, Harmoni, dan Tomang. “Kalau massa terkonsentrasi di sekitar Patung Kuda, arus akan kami alihkan ke jalur-jalur tersebut,” tambah Argo.

Polisi juga menurunkan personel dari berbagai satuan seperti Samapta dan Bhabinkamtibmas untuk membantu pengaturan lalu lintas dan mencegah penumpukan. Pos pengamanan gabungan telah disebar di titik-titik strategis.

Baca Juga: SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Koordinasi juga dilakukan dengan jajaran Polres di wilayah penyangga seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang untuk memfasilitasi pengawalan massa dari luar Jakarta. “Sudah ada pos bagian-bagian masing-masing. Nanti ada dari jajaran Samapta, bhabin. Karena semuanya nanti gabungan untuk masalah pengamanan besok itu,” ujar Argo.

Direktorat Lalu Lintas juga menegaskan bahwa masyarakat yang beraktivitas tetap menjadi prioritas utama. “Kami upayakan supaya tidak terjadi penumpukan. Masyarakat tetap diberikan prioritas utama supaya tidak terganggu,” ujarnya.

Dengan skala aksi yang diprediksi cukup besar, masyarakat diimbau untuk menghindari wilayah Medan Merdeka, Bundaran Patung Kuda, dan kawasan Gedung DPR/MPR selama aksi berlangsung.

Sementara itu, pihak Istana mengimbau agar aksi demonstrasi ini tidak mengganggu kepentingan masyarakat. “Tentu kita mengimbau supaya tidak terganggu kebutuhan dan kepentingan masyarakat,” kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi.

Meski begitu, Hasan menyebut bahwa aksi tersebut adalah hak konstitusional setiap warga negara, termasuk ojol. “Jadi kalau teman-teman ojol mau mengekspresikan pendapat mereka, itu hak konstitusional mereka,” ucap Hasan.

Hasan juga mengaku mendapat informasi dari Kementerian Perhubungan bahwa telah ada dialog yang dilakukan bersama perwakilan ojol. Kementerian Perhubungan sudah berupaya merespons cepat harapan dan aspirasi para ojol.

“Nah aspirasi-aspirasi ini nanti sama Kementerian dan lembaga terkait itu akan diolah. Supaya ini, apa semuanya baik. Jadi bisnis bisa baik, masyarakat juga bisa terlayani dengan baik. Kemudian juga teman-teman ojol juga bisa hidupnya lebih baik. Jadi kita cari win-win solusinya,” imbuh dia. (rmg/san)

Tags: aksiJakartamassaojek onlineojol
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB
Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Pilar Saga Ichsan Beberkan Alasan Pencairan Hibah KONI Tangsel Ditunda

Pilar Saga Ichsan Beberkan Alasan Pencairan Hibah KONI Tangsel Ditunda

Rabu, 2 Sep 2026 20:46 WIB
Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang DPUPR Kabupaten Serang, Fardianto. (ISTIMEWA)

Dongkrak Investasi, DPUPR Serang Dorong Perubahan Tata Ruang

Kamis, 3 Sep 2026 15:36 WIB
7.000 Aduan Masuk LAKSA Tangerang LIVE

7.000 Aduan Masuk LAKSA Tangerang LIVE

Selasa, 1 Sep 2026 20:06 WIB
Venue Porprov VII Banten Masih Belum Memadai

Venue Porprov VII Banten Masih Belum Memadai

Kamis, 3 Sep 2026 13:31 WIB
Warga Banten Mulai Tak Takut Cek Kesehatan

Warga Banten Mulai Tak Takut Cek Kesehatan

Selasa, 1 Sep 2026 08:58 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.