SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Nasib nahas dialami Jarwan, warga Kampung Cibinua RT/RW 003/002 Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang. Rumah yang ditinggali bersama keluarganya, hancur akibat diguyur hujan deras.
Rumah yang sudah reyot dan terbuat dari kayu dam bambu itu, tak kuasa menahan curah hujan yang tinggi dan tiupan angin kencang. Selain rumah yang hancur dan rata dengan tanah, peralatan rumah tangga juga mengalami kerusakan, karena tertimpa bangunan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, kerugian dari kejadian itu diperkirakan mencapai Rp40 juta lebih, karena seluruh bangunan rumah dan peralatan rumah tangga di dalamnya rusak berat.
Jarwan mengatakan, pada saat kejadian, dirinya dan keluarga sedang berada didalam rumah. Saat itu, hujan lebat mengguyur disertai angin kenang. Tidak lama, terdengar seperti bangunan akan roboh, dia dan keluarga segera keluar rumah karena khawatir.
“Begitu kita keluar, bangunan rumah roboh, kalau kita enggak keluar, bisa jadi ketimpa bangunan. Kaget pasti, sedih juga, karena ini kan rumah tinggal, kalau rusak seperti ini bagaimana tinggalnya,” katanya, Minggu (25/5/2025).
Jarwan mengatakan, untuk sementara dirinya akan mengungsi dan tinggal bersama kerabat atau saudara yang dekat. Namun, dia tidak tahu berapa lama akan hidup menumpang, karena tidak memiliki uang untuk melakukan perbaikan rumah.
Baca Juga: Lestarikan Laut Dan Budaya Melalui Tasyakuran Ruwat Laut Carita 2026
“Mau enggak mau ikut ke rumah saudara, atau tetangga dulu sampai rumahnya selesai diperbaiki. Ya mudah-mudahan saja bisa segera dibenerin, walaupun enggak tahu uangnya dari mana,” akunya.
Dia berharap, bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk melakukan perbaikan rumahnya yang rusak berat itu. Oleh karena, dia tidak memiliki uang lebih apabila harus memperbaiki semuanya sendirian.
“Semoga saja ada bantuan perbaikan rumah, karena kalau secara pribadi sulit, buat makan saja sudah pas-pasana. Mudah-mudahan ada bantuan, tolong saya untuk memperbaiki rumah,” ujarnya.
Ketua Forum Kampung Siaga Bencana (KSB) Kabupaten Pandeglang, Madsira mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan dan menyampaikan kejadian tersebut kepada inatansi terkait. Terkait perbaikan rumah, dia mengaku sudah menyampaikan hal tersebut, semoga bisa segera ditindaklanjuti.
“Kita sudah sampaikan dan buatkan laporannya. Untuk bantuan rumah, mungkin itu nanti menjadi kewenangan instansi terkait, paling untuk sementara kita akan kirimkaj bantuan sembako dan lainnya,” imbuhnya. (adib)
