SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Aksi pelecehan seksual menimpa seorang wanita di Jalan Ceger Raya RT 003 RW 002, Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (31/5) lalu, namun baru viral di media sosial (medsos) Instagram.
Ibu rumah tangga itu menjadi korban pelecehan oleh seorang pengendara motor di depan rumahnya sendiri. Dalam rekaman video, nampak pria mengenakan jaket dan mengendarai motor matic sempat berhenti di tepi jalan. Setelah korban melewatinya bersama anak laki-laki, pemotor itu kembali putar arah dan langsung meremas bokong korban.
Ketua RT setempat, Nurdin Bani, membenarkan adanya kejadian tersebut. Meski begitu, ia mengaku tidak menerima laporan langsung dari korban.
“Sabtu kejadiannya, baru viral hari ini. Pelakunya langsung kabur setelah melakukannya. Korban warga saya, tapi tidak ada laporan resmi ke RT atau ke Polsek,” ujarnya saat dimintai keterangan, Senin (2/6) 2025).
Menurut kesaksian warga lainnya, Angga Suhanda, pelaku sempat beberapa kali terlihat mondar-mandir menggunakan motor di sekitar lokasi sebelum akhirnya melancarkan aksinya.
“Jadi awalnya dari pagi motor bolak balik gatau ngapain, tapi pas ada ibu-ibu lewat mau masuk rumahnya terjadilah itu peremasan di area belakang (bokong). Korban lagi nyuapin makan anaknya yang naik sepeda itu kejadiannya persis di depan rumahnya,” katanya.
Baca Juga: Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat
Usai melakukan aksinya, pelaku langsung tancap gas meninggalkan lokasi. Korban yang menjerit pun langsung menarik perhatian suaminya dari dalam rumah dan langsung melakukan pengejaran. Meski tidak ada luka fisik, kejadian ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Ketika kejadian korban langsung teriak dan suaminya langsung keluar mengejar tapi pelaku sudah kabur. Ini pertama kali kalau pelecehan seksual. Dari warga kalau resah pasti ya, karena itu orang lain bisa terjadi. Jadi kedepannya untuk warga kedepannya apabila ada yang mencurigakan lebih hati-hati lagi. Syukur-syukur pihak keamanan dari kepolisian mengusut tuntas sehingga pelaku ditangkap agar tidak terjadi lagi,” jelasnya. (eko)
























