SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Meski usianya baru genap 24 tahun, Alfian Natsir menunjukkan keseriusannya sebagai wakil rakyat. Anggota DPRD Kota Tangerang Komisi 1 dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu kembali turun langsung ke masyarakat dalam kegiatan Reses Ketiga Tahun 2025, yang kali ini digelar di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Granada, Kelurahan Bojongjaya, Kecamatan Karawaci, Minggu (8/6/2025).
Reses menjadi momen penting bagi para anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Hal itu pula yang dilakukan Alfian dalam kunjungannya kali ini. Didampingi sejumlah tim, Alfian berdialog dengan warga yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari ketua RT dan RW, kader posyandu, tokoh masyarakat, hingga perwakilan kelompok masyarakat (Pokmas). Sekitar 200 orang hadir dalam kegiatan yang difasilitasi dengan anggaran resmi tersebut.
“Reses ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan, masukan, dan juga berbagi informasi. Kita ingin membangun komunikasi yang terus terjaga, tidak hanya saat reses, tapi juga di hari-hari biasa,” ujar Alfian.
Dalam forum reses itu, warga menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari perbaikan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, hingga tuntutan pendidikan gratis yang merata. Alfian menyambut baik aspirasi tersebut dan menjelaskan proses realisasi yang memang tidak bisa langsung terjadi dalam waktu dekat.
“Kalau bicara soal realisasi, biasanya memang butuh waktu. Aspirasi yang disampaikan saat ini kemungkinan akan masuk dalam pembahasan anggaran 2026. Tapi untuk hal-hal kecil yang memungkinkan, bisa saja kita dorong melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) di tahun berjalan,” terang Alfian.
Ia juga menjelaskan bahwa beberapa usulan warga dari reses sebelumnya telah divalidasi dan kini dalam tahap pengajuan ke dinas terkait. Proses pengawalan program ini, lanjut Alfian, akan terus dilakukan agar masyarakat tidak hanya merasa didengar, tetapi juga mendapatkan hasil konkret.
Baca Juga: Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, EcoSuLe Siap Tebar 10.000 Liter Eco Enzyme di Sungai
Tak hanya menyerap aspirasi, Alfian juga memanfaatkan momentum ini sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa komunikasi antara wakil rakyat dan konstituennya harus bersifat dua arah dan berkelanjutan.
“Intinya masyarakat ingin lebih dekat dengan wakilnya. Makanya, kami tidak hanya menunggu reses, tapi juga aktif mendatangi warga di luar kegiatan formal seperti ini,” tambahnya.
Menariknya, kegiatan reses kali ini digelar di kampung halaman Alfian sendiri. “Ini reses ketiga yang kami laksanakan di kawasan Bojongjaya dan Nusa Jaya. Pertama, kami gabungkan dua wilayah tersebut. Kedua khusus Bojongjaya, dan sekarang kembali ke Nusa Jaya. Ke depan, kami juga akan menyapa warga di wilayah lain seperti Cimone dan Pabuaran, karena basis dukungan kami juga tersebar di sana,” ungkapnya. (mg01)





















