SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Suasana hangat dan penuh semangat pemuda mewarnai Forum Silaturahmi Pemuda Satu Kampung yang digelar di Majelis Ashabul Huda, Kampung Sukabakti, Desa Lembang Sari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Sabtu (7/6/2025).
Acara ini dihadiri oleh Babinsa Koramil 12/Rajeg, Serma Toni Yuda S, yang memberikan dukungan moral kepada para pemuda agar terus bergerak dalam kegiatan positif dan menjauhi perilaku yang merusak masa depan.
Dalam sambutannya, Serma Toni menyampaikan apresiasi atas inisiatif pemuda dalam menyelenggarakan forum tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sosialnya.
“Saya ucapkan terima kasih atas undangan ini. Kegiatan seperti ini sangat positif, apalagi diprakarsai oleh pemuda. Silaturahmi seperti ini harus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarnya.
Ia juga memberikan pesan moral yang kuat kepada para peserta forum. Serma Toni mengingatkan pentingnya menjauhi narkoba, pergaulan bebas, dan praktik perjudian yang dapat menghancurkan masa depan.
“Hindari narkoba, jangan tergiur jalan pintas. Gunakan waktu dan tenaga untuk hal-hal bermanfaat, serta tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pesannya.
Baca Juga: Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, EcoSuLe Siap Tebar 10.000 Liter Eco Enzyme di Sungai
Lebih lanjut, Serma Toni mendorong pemuda untuk aktif menciptakan peluang usaha melalui sektor produktif seperti UMKM, peternakan, atau keterampilan lainnya.
“Hilangkan gengsimu, anak muda, demi masa depanmu. Jangan malu memulai usaha dari bawah, karena itulah langkah menuju kemandirian,” tegasnya.
Kehadiran Serma Toni mendapat sambutan hangat dari para tokoh masyarakat, termasuk Ustadz Ahmad Sanuri, pimpinan Majelis Ashabul Huda. Ia menyebut Babinsa sebagai sosok inspiratif bagi generasi muda.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Babinsa. Sosok seperti beliau dibutuhkan pemuda hari ini—bukan hanya memberi nasihat, tapi juga menjadi teladan,” ujarnya.
Ustadz Ahmad juga menilai forum ini sebagai titik awal kebangkitan pemuda di kampungnya.
“Kalau pemudanya semangat, desa ini akan kuat. Dan hari ini semangat itu nyata. Bersama Babinsa dan tokoh masyarakat, kami ingin pemuda jadi pelopor perubahan, bukan korban keadaan,” ungkapnya.
Baca Juga: Pelaku Pelecehan di Cipondoh Tak Kunjung Tertangkap, Keseriusan Polisi Dipertanyakan
Ia berharap kegiatan serupa bisa digelar secara rutin dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat. Harapannya, sinergi antara aparat, pemuda, dan masyarakat bisa semakin solid dalam menjaga nilai sosial dan keamanan lingkungan desa. (rls/aditya)





















