SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Lahan seluas 3,8 hektar, di Kampung Mendung, Desa Mendung, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, akan dijadikan lokasi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten. Wacana tersebut, sangat didukung oleh tokoh masyarakat setempat lantaran akan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Jelas, kami senang sekali, masyarakat Kecamatan Cibaliung sangat ingin pelayanan kesehatan yang lebih dekat, agar lebih mudah,” kata H. Made, tokoh masyarakat Cibaliung, saat meninjau lahan, Jumat (13/6/2025).
Menurutnya, dengan adanya RSUD Banten di Cibaliung, masyarakat wilayah setempat tidak kesulitan lagi nantinya untuk mendapatkan rujukan, serta pelayanan kesehatan.
“Semoga ini bisa terwujud, agar kami tidak jauh untuk berobat, karena selama ini hanya ada puskesmas saja, kalau mau ke rumah sakit harus ke Pandeglang atau Malingping,” ungkapnya.
Peninjauan lahan untuk RSUD Banten, dilakukan oleh Bupati Pandeglang Dewi Setiani, yang didampingi Asda Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Doni Hermawan, Kadis DPKPP Roni, Kepala Disnaker Muhamad Kabir, Camat Cibaliung A Sihabudin, dan Muspika Cibaliung.
Saat meninjau lokasi tersebut, Bupati Dewi menyampaikan, pembangunan RSUD Banten di Kampung Mendung, Desa Mendung, Kecamatan Cibaliung, akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesehatan masyarakat.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
“Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, semoga pembangunan RSUD Banten disini bisa terealisasi,” harapnya.
Lebih lanjut, Bupati Dewi mengatakan, dengan di bangunnya RSUD Banten di Kecamatan Cibaliung, akan mempermudah akses rujukan sehingga dapat meminimalisir angka kematian.
“Derajat kesehatan masyarakat akan meningkat, karena kesehatan masyarakat terlayani dengan baik,” tandasnya.
Kepala Puskesmas Cibaliung, H. Iyot mengatakan, pelayanan kesehatan rujukan saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Cibaliung dan sekitarnya.
“Saat ini, kita hanya ada pelayanan puskesmas yang merupakan pelayanan dasar. Jika menemukan kasus urgent, harus ada fasilitas yang sarananya lengkap. Kami rasa, RSUD Banten disini sangat dibutuhkan,” imbuhnya. (mardiana)
























