SATELITNEWS.COM, LEBAK—Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak pada tahun ini akan menangani 10 titik jaringan irigasi. Anggarannya mencapai Rp100 juta bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Lebak 2025.
Sepuluh jaringan irigasi itu berada di beberapa kecamatan, diantaranya di Kecamatan Muncang menjadi target perbaikan. Perbaikan diharapkan dapat mengoptimalkan dalam mengailir persawahan. “Masih banyak irigasi yang kondisinya perlu sentuhan, tapi Insya Allah tahun ini ada sepuluh titik yang akan ditangani,” kata Kepala Distan Lebak, Rahmat, Senin (16/6/2025).
Untuk menangani kerusakan pada satu jaringan irigasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menggelontorkan anggaran sebesar Rp100 juta. Kendati demikian, Rahmat mengaku anggaran tersebut belum menyentuh terhadap jumlah irigasi di Lebak yang rusak. “Iya walaupun bertahap dan anggarannya terbatas kita bisa mulai membenahi irigasi yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Rahmat.
Kata dia, dari hasil monitoring, salah satu masalah pada saluran irigasi adalah tidak tersedianya sumber air. Salah satunya di Pasirkupa Kecamatan Kalanganyar. “Tapi kalau tidak kita tangani, saat hujan besar bisa mengakibatkan dua hektare lahan sawah terendam dan ada siklus delapan tahunan kalau hujan besar seluruh sawah terendam,” papar Rahmat.
Lebih lanjut, untuk menjaga pasokan air terutama saat musim kemarau, Rahmat menyebut bahwa dibutuhkan embung di desa tersebut. Rahmat pun tak menampik membutuhkan anggaran untuk membangun embung tersebut. “Ya kami berharap ada dukungan anggaran supaya pembangunannya bisa terealisasi,” harapnya.
Penampung air atau embung sangat dibutuhkan untuk mengairi persawahan khususnya bagi petani tadah hujan. Sebab, dikala musim kemarau para petani kesulitan untuk mengairi sawahnya, salah satunya dirasakan Daud. Petani sawah asal Cileles ini mengaku sangat mendukung jika pemerintah memperbanyak embung. “Petani tadah hujan tentu sangat membutuhkan kehadiran embung untuk mengairi persawahannya. Jadi kami berharap ada pembangunan embung,” pungkasnya. (mulyana)