Rabu, 1 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

12 Ribu Anak dan Perempuan Alami Kekerasan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 17 Jun 2025 17:48 WIB
Rubrik Nasional
12 Ribu Anak dan Perempuan Alami Kekerasan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko PMK di Jakarta, Selasa (17/6/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia masih tergolong tinggi. Sepanjang Januari hingga 12 Juni 2025, Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) mencatat terdapat 11.850 laporan kekerasan. Jumlah korban mencapai lebih dari 12.000 orang, didominasi kaum perempuan.

“Data Simfoni dari kementerian kami menunjukkan, dari Januari sampai 12 Juni 2025 sudah terlaporkan sebanyak 11.850 kasus kekerasan yang korbannya adalah 12.000 sekian. Dari jumlah tersebut, sekitar 10.000 adalah perempuan dan sisanya laki-laki,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (17/6/2025).

Arifah menjelaskan, jenis kekerasan yang paling banyak terjadi adalah kekerasan seksual, dan lokasi kejadian terbanyak justru berada dalam ranah rumah tangga—tempat yang semestinya menjadi ruang paling aman.

Situasi ini sejalan dengan hasil Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2024, yang mengungkap bahwa satu dari empat perempuan Indonesia usia 15–64 tahun pernah mengalami kekerasan fisik dan/atau seksual dari pasangan maupun bukan pasangan. Kekerasan cenderung lebih sering dialami oleh perempuan yang tinggal di perkotaan, berpendidikan SMA ke atas, serta mereka yang bekerja.

Sementara itu, Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2024 turut menegaskan urgensi permasalahan kekerasan pada anak. Sekitar 11,5 juta atau 50,78 persen anak usia 13–17 tahun pernah mengalami setidaknya satu bentuk kekerasan sepanjang hidup mereka.

Bentuk kekerasan yang paling dominan adalah kekerasan emosional. Temuan survei mencatat bahwa 45 dari 100 remaja pernah mengalami kekerasan emosional, baik dari orangtua maupun dari teman sebaya.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian

“Teman sebaya menjadi pelaku kekerasan emosional tertinggi, yaitu 83,44 persen pada laki-laki dan 85,08 persen pada perempuan,” sebut Arifah, merujuk pada data SNPHAR.

Bentuk kekerasan emosional itu meliputi perlakuan dari orangtua yang menyebut anaknya bodoh, tidak diinginkan, atau kerap membentak dan mengancam. Sementara dari teman sebaya, kekerasan terjadi dalam bentuk perundungan atas kondisi fisik, ekonomi keluarga, hingga diskriminasi berbasis suku, agama, dan ras.

BeritaTerbaru

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Selasa, 23 Jun 2026 17:28 WIB
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB
Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan

Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan

Senin, 22 Jun 2026 16:24 WIB

Menteri Arifah pun menyatakan bahwa Indonesia kini berada dalam kondisi darurat kekerasan terhadap anak. Tingginya prevalensi kekerasan dalam data nasional menunjukkan masalah yang serius dan belum seluruhnya terungkap.

“Bisa dikatakan begitu (darurat kekerasan anak), karena angkanya sangat tinggi. Ini yang terlapor, yang tidak terlapor mungkin lebih banyak lagi,” kata Arifah.

Lebih jauh, Arifah menyoroti pola asuh dalam keluarga sebagai salah satu akar dari maraknya kekerasan terhadap anak dan perempuan. Ia menekankan pentingnya membangun keluarga yang tangguh sebagai benteng utama perlindungan. “Keluarga merupakan sekolah pertama dan utama bagi anak-anak. Di sanalah ditanamkan nilai akhlak, cinta, damai, dan penghargaan terhadap sesama,” tuturnya.

Penggunaan gadget yang tidak bijaksana juga menjadi sorotan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, sebanyak 39,71 persen anak usia dini di Indonesia sudah menggunakan telepon seluler, dan 35,57 persen telah memiliki akses terhadap internet.

Baca Juga: Rencanakan Pembunuhan Pedagang Cilok, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Ketidaksiapan orangtua dalam mengawasi dan membimbing penggunaan teknologi kerap membuka celah munculnya kekerasan, baik dalam bentuk siber maupun melalui konten negatif yang dikonsumsi anak secara bebas.

“Penyebab kekerasan terhadap anak didominasi oleh tiga faktor utama, yaitu pola asuh yang tidak tepat, penggunaan gadget yang tidak bijaksana, serta pengaruh lingkungan,” ujar Arifah.

Ia mengingatkan bahwa pencegahan kekerasan tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah. Butuh kerja kolaboratif lintas sektor, mulai dari masyarakat, organisasi non-pemerintah, akademisi, pelaku industri, hingga media.

“Persoalan ini adalah kerja bersama. Hanya dengan sinergi, kita bisa menciptakan perubahan nyata,” tegas Arifah. (rmg/san)

Tags: anakKekerasanPerempuan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut
Nasional

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Minggu, 21 Jun 2026 13:12 WIB
Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik
Bisnis

Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik

Sabtu, 20 Jun 2026 11:00 WIB
Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni
Kota Tangerang

Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni

Sabtu, 20 Jun 2026 10:55 WIB
Headline

Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Pagi Tadi

Jumat, 19 Jun 2026 11:28 WIB
Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen
Nasional

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen

Kamis, 18 Jun 2026 15:59 WIB
Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, 119 Orang Diamankan
Nasional

Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, 119 Orang Diamankan

Kamis, 18 Jun 2026 15:57 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Harga Bahan Pangan di Lebak Menurun Sejak Sepekan

Harga Bahan Pangan di Lebak Menurun Sejak Sepekan

Senin, 29 Jun 2026 17:01 WIB
Jaksa Tak Hadir Tanpa Sebab, Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli

Jaksa Tak Hadir Tanpa Sebab, Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli

Rabu, 24 Jun 2026 13:51 WIB
Preview Ekuador vs Jerman, Saatnya Rotasi

Preview Ekuador vs Jerman, Saatnya Rotasi

Rabu, 24 Jun 2026 20:13 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Bekali Ahli Waris dengan Pelatihan Wirausaha

BPJS Ketenagakerjaan Bekali Ahli Waris dengan Pelatihan Wirausaha

Selasa, 30 Jun 2026 17:27 WIB
Homeschooling Untuk Siswa Miskin, DPRD Tangsel Minta Konsep Dimatangkan

Homeschooling Untuk Siswa Miskin, DPRD Tangsel Minta Konsep Dimatangkan

Minggu, 28 Jun 2026 16:19 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.