Sabtu, 16 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

12 Ribu Anak dan Perempuan Alami Kekerasan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 17 Jun 2025 17:48 WIB
Rubrik Nasional
12 Ribu Anak dan Perempuan Alami Kekerasan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko PMK di Jakarta, Selasa (17/6/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia masih tergolong tinggi. Sepanjang Januari hingga 12 Juni 2025, Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) mencatat terdapat 11.850 laporan kekerasan. Jumlah korban mencapai lebih dari 12.000 orang, didominasi kaum perempuan.

“Data Simfoni dari kementerian kami menunjukkan, dari Januari sampai 12 Juni 2025 sudah terlaporkan sebanyak 11.850 kasus kekerasan yang korbannya adalah 12.000 sekian. Dari jumlah tersebut, sekitar 10.000 adalah perempuan dan sisanya laki-laki,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (17/6/2025).

Arifah menjelaskan, jenis kekerasan yang paling banyak terjadi adalah kekerasan seksual, dan lokasi kejadian terbanyak justru berada dalam ranah rumah tangga—tempat yang semestinya menjadi ruang paling aman.

Situasi ini sejalan dengan hasil Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2024, yang mengungkap bahwa satu dari empat perempuan Indonesia usia 15–64 tahun pernah mengalami kekerasan fisik dan/atau seksual dari pasangan maupun bukan pasangan. Kekerasan cenderung lebih sering dialami oleh perempuan yang tinggal di perkotaan, berpendidikan SMA ke atas, serta mereka yang bekerja.

Sementara itu, Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2024 turut menegaskan urgensi permasalahan kekerasan pada anak. Sekitar 11,5 juta atau 50,78 persen anak usia 13–17 tahun pernah mengalami setidaknya satu bentuk kekerasan sepanjang hidup mereka.

Bentuk kekerasan yang paling dominan adalah kekerasan emosional. Temuan survei mencatat bahwa 45 dari 100 remaja pernah mengalami kekerasan emosional, baik dari orangtua maupun dari teman sebaya.

BeritaTerbaru

Cek Kesehatan Gratis Jangkau 100 Juta Orang, Temuan Anak Mencuat

Cek Kesehatan Gratis Jangkau 100 Juta Orang, Temuan Anak Mencuat

Rabu, 6 Mei 2026 17:34 WIB
Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Rabu, 6 Mei 2026 17:31 WIB
Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB

“Teman sebaya menjadi pelaku kekerasan emosional tertinggi, yaitu 83,44 persen pada laki-laki dan 85,08 persen pada perempuan,” sebut Arifah, merujuk pada data SNPHAR.

Bentuk kekerasan emosional itu meliputi perlakuan dari orangtua yang menyebut anaknya bodoh, tidak diinginkan, atau kerap membentak dan mengancam. Sementara dari teman sebaya, kekerasan terjadi dalam bentuk perundungan atas kondisi fisik, ekonomi keluarga, hingga diskriminasi berbasis suku, agama, dan ras.

Menteri Arifah pun menyatakan bahwa Indonesia kini berada dalam kondisi darurat kekerasan terhadap anak. Tingginya prevalensi kekerasan dalam data nasional menunjukkan masalah yang serius dan belum seluruhnya terungkap.

“Bisa dikatakan begitu (darurat kekerasan anak), karena angkanya sangat tinggi. Ini yang terlapor, yang tidak terlapor mungkin lebih banyak lagi,” kata Arifah.

Lebih jauh, Arifah menyoroti pola asuh dalam keluarga sebagai salah satu akar dari maraknya kekerasan terhadap anak dan perempuan. Ia menekankan pentingnya membangun keluarga yang tangguh sebagai benteng utama perlindungan. “Keluarga merupakan sekolah pertama dan utama bagi anak-anak. Di sanalah ditanamkan nilai akhlak, cinta, damai, dan penghargaan terhadap sesama,” tuturnya.

Penggunaan gadget yang tidak bijaksana juga menjadi sorotan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, sebanyak 39,71 persen anak usia dini di Indonesia sudah menggunakan telepon seluler, dan 35,57 persen telah memiliki akses terhadap internet.

Ketidaksiapan orangtua dalam mengawasi dan membimbing penggunaan teknologi kerap membuka celah munculnya kekerasan, baik dalam bentuk siber maupun melalui konten negatif yang dikonsumsi anak secara bebas.

“Penyebab kekerasan terhadap anak didominasi oleh tiga faktor utama, yaitu pola asuh yang tidak tepat, penggunaan gadget yang tidak bijaksana, serta pengaruh lingkungan,” ujar Arifah.

Ia mengingatkan bahwa pencegahan kekerasan tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah. Butuh kerja kolaboratif lintas sektor, mulai dari masyarakat, organisasi non-pemerintah, akademisi, pelaku industri, hingga media.

“Persoalan ini adalah kerja bersama. Hanya dengan sinergi, kita bisa menciptakan perubahan nyata,” tegas Arifah. (rmg/san)

Tags: anakKekerasanPerempuan
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus
Bisnis

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB
Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG
Nasional

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB
Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

4 Kios di Cibodas Tangerang Ludes Terbakar, Kerugian Hingga Rp 1 Miliar

4 Kios di Cibodas Tangerang Ludes Terbakar, Kerugian Hingga Rp 1 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 16:27 WIB
Sebulan WFH di Tangsel: 20 Persen ASN Belum Tertib Absensi, Pemkot Siapkan Teguran

Sebulan WFH di Tangsel: 20 Persen ASN Belum Tertib Absensi, Pemkot Siapkan Teguran

Kamis, 14 Mei 2026 09:46 WIB
Longsor Tebing Tutup Jalur Citorek-Ciparay Lebak

Longsor Tebing Tutup Jalur Citorek-Ciparay Lebak

Selasa, 12 Mei 2026 19:20 WIB
Dorong Interaksi Komunitas, Petals Urban Market Kembali Digelar

Dorong Interaksi Komunitas, Petals Urban Market Kembali Digelar

Senin, 11 Mei 2026 11:44 WIB
Popok Berlapis Emas, Modus Baru Penyelundupan Rp700 Juta Digagalkan

Popok Berlapis Emas, Modus Baru Penyelundupan Rp700 Juta Digagalkan

Senin, 11 Mei 2026 17:07 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.