SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Selasa (7/6/2025) malam, menyebabkan tumbangnya pohon besar yang menimpa sebuah kendaraan serta banjir yang merendam tujuh titik.
Danton Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, Dian Wiriyawan mengungkapkan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.15 WIB. Salah satu insiden paling mengkhawatirkan adalah tumbangnya pohon di Komplek Puspiptek, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, yang menimpa sebuah kendaraan dan menghambat akses lalu lintas di jalan raya.
Pohon besar tersebut roboh akibat terpaan angin kencang dan curah hujan yang tinggi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun sebuah mobil yang sedang melintas tertimpa pohon dan mengalami kerusakan cukup parah. Akses di jalan raya utama di lokasi tersebut pun sempat terputus sebelum petugas melakukan evakuasi pohon tumbang.
“Alhamdulillah nggak ada korban jiwa, mobil sedang jalan pelan di Jalan Raya depan Komplek Puspiptek,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Sementara, hujan yang turun dalam hitungan jam juga menyebabkan munculnya tujuh titik banjir yang tersebar di sebagian wilayah. BPBD Tangsel mencatat tujuh lokasi terdampak banjir itu dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 cm hingga 35 cm dan berdampak bagi 530 rumah.
Titik pertama berada di Jalan Ceger Raya, Kelurahan Jurangmangu Barat, Kecamatan Pondok Aren dengan ketinggian air 30 sentimeter. Titik kedua berada di Jalan Unta Raya Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur dan berdampak pada 20 rumah warga.
Baca Juga: Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat
Titik ketiga berada di Perumahan Taman Mangu, Kelurahan Pondok Aren, Kecamatan Pondok Aren dengan ketinggian air capai 30 sentimeter berdampak sekitar 90 rumah.
Titik selanjutnya berada di Perumahan Renijaya RW 17, Kelurahan Pamulang Barat dengan ketinggian air 10 sentimeter dan 80 rumah mengalami banjir. Selanjutnya, banjir juga melanda Perumahan Pondok Maharta RW 09 dan RW 10, Kelurahan Pondok Kacang Timur dengan ketinggian air 10 sentimeter dan sebanyak 200 rumah terendam.
Titik berikutnya di Perumahan Bintaro Indah, Kelurahan Jombang dengan ketinggian air 15 sentimeter dan 140 rumah terdampak. Lalu titik terakhir berada di Jalan Raya Titoti Eyang Agung, Kelurahan Serua Indah dengan ketinggian air 25 sentimeter.
Dian Wiriyawan menegaskan bahwa Satgas BPBD Kota Tangsel langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, mulai dari evakuasi pohon tumbang hingga bantuan bagi warga yang terdampak banjir. Kata dia, seluruh titik genangan disebabkan curah hujan deras. (eko)
























