Rabu, 20 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Pidana Mati Meningkat, 562 Napi Tunggu Eksekusi

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 19 Jun 2025 18:34 WIB
Rubrik Nasional
Pidana Mati Meningkat, 562 Napi Tunggu Eksekusi

Tren tuntutan dan vonis hukuman mati di Indonesia. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Vonis hukuman mati di Indonesia mengalami peningkatan signifikan. Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) mencatat setidaknya 303 perkara baru yang melibatkan pidana mati, baik dari sisi tuntutan maupun vonis pada periode Januari – Desember 2024. Dari jumlah tersebut, tercatat 340 terdakwa terjerat ancaman hukuman mati.

Peneliti ICJR Iftitah Sari menilai tren ini bertolak belakang dengan semangat reformasi hukum pidana yang semestinya mulai berlaku sejak pengesahan KUHP 2023.

“Tahun 2024 seharusnya menjadi tahun transisi menuju penghapusan pidana mati, dengan memberikan masa percobaan 10 tahun sebelum eksekusi dilakukan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/6/2025). “Namun data yang kami himpun justru menunjukkan sebaliknya,” imbuhnya.

Data ICJR yang dirilis pada 17 Juni 2025 menunjukkan bahwa dari 303 perkara tersebut, mayoritas—yakni 260 perkara—merupakan kasus tindak pidana narkotika. Ini berarti lebih dari 85 persen vonis atau tuntutan pidana mati sepanjang 2024 berasal dari kejahatan narkotika.

Sisanya, terdiri dari 31 perkara pembunuhan berencana, satu perkara pembunuhan tanpa perencanaan, serta beberapa perkara gabungan seperti pembunuhan disertai kekerasan seksual terhadap anak, kekerasan dalam rumah tangga, hingga percobaan pembunuhan.

Beberapa kasus kompleks bahkan melibatkan unsur pidana ganda yang memperberat vonis. Di antaranya: pembunuhan berencana disertai pencurian, kekerasan seksual terhadap anak, hingga penghilangan mayat demi menutupi kematian. Terdapat pula perkara penganiayaan berat yang dirancang sebelumnya dan kasus yang menyebabkan lebih dari satu korban jiwa.

BeritaTerbaru

IMG_20260516_181130

Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Begal dengan Tembakan Terukur

Sabtu, 16 Mei 2026 18:16 WIB
IMG_20260516_141130

WNA Diisolasi di RSPI, Pemerintah: Hantavirus Tak Mudah Menular

Sabtu, 16 Mei 2026 14:14 WIB
Target 226 Titik Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Tuntas Juli

Prabowo Resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih Usai Hadiri Peresmian Museum Marsinah

Sabtu, 16 Mei 2026 11:21 WIB
Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun

Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 08:19 WIB

Dari sisi profil terdakwa, mayoritas pelaku yang dituntut atau divonis hukuman mati sepanjang 2024 adalah laki-laki. Jumlahnya mencapai 97,06 persen. Perempuan hanya mencakup 2,65 persen dari total terdakwa, sedangkan sisanya, 0,29 persen, tidak teridentifikasi jenis kelaminnya dalam data.

ICJR juga menyoroti satu kasus khusus pada 2024 yang melibatkan anak berhadapan dengan hukum. Di Pengadilan Negeri Palembang, seorang anak dituntut hukuman mati oleh jaksa, namun majelis hakim akhirnya menjatuhkan vonis 10 tahun penjara. Meski demikian, kejaksaan tetap melanjutkan proses hukum hingga tahap kasasi.

Secara nasional, penambahan kasus yang dituntut dan/atau divonis dengan pidana mati pada 2024 ditemukan di 25 wilayah dari total 38 provinsi. Wilayah pulau Sumatera menjadi yang paling banyak ditemukan kasus baru, dengan penambahan tuntutan pidana mati yang tertinggi, yakni di Sumatera Utara, Riau, dan Aceh. Di Pulau Jawa, penambahan kasus pidana mati sepanjang 2024 ditemukan di 6 provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan DI Yogyakarta

Sementara itu, jumlah narapidana yang menunggu eksekusi mati hingga akhir 2024 tercatat sebanyak 562 orang. Jumlah ini meningkat 53 orang atau sekitar 10 persen dibanding tahun sebelumnya. Meski secara rasio pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan periode 2022–2023 yang mencapai 19 persen, angka absolutnya menunjukkan tren yang belum melandai.

ICJR menilai peningkatan tersebut mencerminkan belum adanya perubahan nyata dalam kebijakan pidana mati, meskipun pemerintah sebelumnya telah menyampaikan komitmen untuk melindungi hak asasi manusia. “Tanpa perubahan sikap yang konkret, transisi yang dijanjikan hanya menjadi ilusi. Tidak cukup membawa keadilan atau jaminan hak asasi manusia,” tegas Iftitah.

Pada 2023, ICJR mencatat 218 perkara dengan 242 terdakwa yang menghadapi tuntutan atau vonis mati, meningkat dari 132 perkara dan 145 terdakwa pada 2022. Sebelumnya, pada 2021 terdapat 146 perkara dengan 171 terdakwa, sedangkan pada periode 2019–2020 tercatat 173 perkara dengan 210 terdakwa. (rmg/san)

Tags: eksekusimatinapipidana
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Andrie Yunus Tolak Oditur Militer
Nasional

Andrie Yunus Tolak Oditur Militer

Selasa, 12 Mei 2026 20:12 WIB
Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG
Nasional

Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG

Selasa, 12 Mei 2026 20:09 WIB
Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari
Nasional

Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari

Sabtu, 9 Mei 2026 07:44 WIB
Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu
Edukasi

Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu

Sabtu, 9 Mei 2026 07:36 WIB
370930
Edukasi

Geruduk DPRD Kabupaten Tangerang, Warga Tolak Kenaikan BBM Non Subsidi

Jumat, 8 Mei 2026 12:59 WIB
jamaah haji indonesia fase kedua tiba
Nasional

12 Jamaah Haji Indonesia Wafat

Jumat, 8 Mei 2026 12:53 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Jaring Atlet Potensial, 177 Pelajar Berkompetisi di Kejuaraan Sepak Takraw Kabupaten Tangerang

Jaring Atlet Potensial, 177 Pelajar Berkompetisi di Kejuaraan Sepak Takraw Kabupaten Tangerang

Senin, 18 Mei 2026 08:27 WIB
Hubungan Pratama Arhan-Inka Andestha Akhirnya Go Public

Pratama Arhan dan Inka Andestha Akhirnya Go Public

Senin, 18 Mei 2026 17:33 WIB
Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah. (ISTIMEWA)

27 KDMP di Kabupaten Serang Sudah di Bangun, 134 Belum Miliki Lahan

Minggu, 17 Mei 2026 07:59 WIB
Wabup Intan Dorong Bank Sampah Bencongan Jadi Model Ekonomi Sirkular

Wabup Intan Dorong Bank Sampah Bencongan Jadi Model Ekonomi Sirkular

Kamis, 14 Mei 2026 11:59 WIB
Sasar 1.000 Pasangan, Wabup Tangerang: Isbat Nikah Terpadu Jamin Perlindungan Hukum Warga

Sasar 1.000 Pasangan, Wabup Tangerang: Isbat Nikah Terpadu Jamin Perlindungan Hukum Warga

Kamis, 14 Mei 2026 11:45 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.