SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Paris Saint-Germain menggasak Inter Miami 4-0 di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025. PSG lagi-lagi menang besar atas lawannya.
Laga PSG vs Inter Miami dilangsungkan di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, pada Senin (30/6) dinihari WIB. Joao Neves mengejutkan Inter Miami dengan gol cepat di enam menit pertama, yang disusul gol keduanya pada menit ke-39.
Hanya lima menit kemudian PSG mencetak gol ketiganya usai diuntungkan dengan gol bunuh diri Tomas Aviles. Achraf Hakimi melengkapi pesta gol Les Parisiens lewat golnya di pengujung babak pertama.
Kemenangan ini tak sekadar meloloskan pasukan Luis Enrique itu ke perempatfinal Piala Dunia Antarklub 2025, melainkan turut jadi ajang keganasan mereka.
Skor telak atas Inter Miami menandai PSG telah mencetak setidaknya empat gol di sebuah laga untuk kelima belas kalinya di seluruh kompetisi pada 2015. Catatan ini menyamai keganasan PSG di 2020 ketika mengemas torehan serupa (15).
“Tentu saja saya sangat senang dengan penampilan pemain-pemain saya,” ungkap Enrique dilansir dari laman resmi klub. “Saya pikir kami memulai pertandingan dengan cara sebaik mungkin, dengan intensitas yang tepat.”
Laga menantang akan dihadapi PSG di pertandingan selanjutnya. Hakimi dkk akan berhadap dengan Bayern Munich, yang lolos setelah menyingkirkan Flamengo dengan skor 4-2.
Meski menang, Enrique meminta anak asuhnya tetap fokus. Ini demi memenuhi target Les Parisiens jadi raja dunia di Piala Dunia Antarklub. “Saya rasa kami begitu mendominasi di babak pertama. Kami tidak mendapat serangan sama sekali, tapi di babak kedua, mungkin karena hasilnya juga, Inter Miami lebih banyak membuat peluang dan merepotkan kami,” ujar Enrique di Reuters.
Kemenangan ini mengantarkan PSG ke duel kontra Bayern Munich akhir pekan ini. PSG berhasil menjaga misi mereka meraih Quadruple di musim 2024/2025, setelah merajai Ligue 1, Piala Prancis, dan Liga Champions.
Oleh karenanya, Enrique meminta Marquinhos dkk. agar tidak jemawa dan tetap fokus di sisa turnamen ini. “Musim ini jelas adalah musim bersejarah untuk klub kami, dan kami ingin terus membuat sejarah di kompetisi ini,” sambung Enrique.
“Kami harus tetap fokus. Saya tidak tertarik dengan liburan atau musim depan. Kami harus memikirkan bagaimana mempersiapkan diri sebaik mungkin.”
Sementara itu, Lionel Messi tak kuasa membantu Inter Miami untuk menandingi Paris Saint-Germain dalam babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025. Les Parisiens terlalu tangguh.
Sepanjang laga, Inter Miami memang kalah kelas. Mereka baru bisa melepaskan tembakan di babak kedua. Total ada delapan percobaan yang dilepaskan, tiga mengarah ke gawang. Namun semuanya mentah di tangan kiper raksasa PSG, Gianluigi Donnarumma.
Dengan kualitas tim yang terbilang timpang, Messi tak mampu menggendong Inter Miami sendirian. Padahal ia sudah mendapat rating 6,8 dari Whoscored, tertinggi di antara rekan setimnya. Itu membuktikan kerja keras yang ia coba hadirkan di lapangan.
Dua dari tiga tembakan ke gawang Inter Miami berasal darinya. Lalu ia juga melepaskan 89 persen passing akurat, dua menjadi dua umpan kunci. Tak lupa, ia berhasil dua kali melewati lawan dengan aksi dribelnya.
Hanya saja, semua itu tak cukup. PSG terlalu tangguh untuk ‘dilawan sendirian’. Mereka bisa mencetak gol cepat untuk meruntuhkan mental Inter Miami, seperti saat melibas Inter Milan di final Liga Champions. Dan itulah yang terjadi.
Total 19 tembakan dilepaskan PSG sepanjang laga, atau dua kali lipat punya Inter Miami. Dari jumlah itu, sembilan di antaranya tepat sasaran, atau tiga kali lipat lebih banyak.
Messi merupakan pemain dengan gelar Ballon d’Or terbanyak di dunia, yakni delapan trofi. Namun untuk menandingi PSG, ia butuh bantuan sederet pemain dengan kualitas setara seperti halnya di Barcelona atau Timnas Argentina. Dan itulah yang tak ia miliki di Atlanta tadi malam.
“Ya, laga tadi berjalan sesuai dugaan. Mereka tim besar, jelas mereka adalah juara bertahan Liga Champions. Ini sangat bagus. Itu adalah laga yang kami harapkan, kami mencoba melakukan yang terbaik dan kami meninggalkan kesan yang baik di level Piala Dunia Antarklub,” jelas Messi usai laga, dikutip ESPN. (dm)