Sabtu, 16 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Pengemudi Ojol: Bukan Tarif, Masalahnya Potongan Aplikasi

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 1 Jul 2025 18:28 WIB
Rubrik Nasional
Ojek Online Akan Gelar Aksi Akbar, Polisi Siaga

ILUSTRASI unjukrasa Ojol. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Rencana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menaikkan tarif ojek online (ojol) sebesar 8 hingga 15 persen dikritisi oleh kalangan pengemudi dan serikat pekerja. Kebijakan tersebut dinilai tidak menyentuh persoalan utama yang selama ini menekan penghasilan para pengemudi, yakni besarnya potongan dari perusahaan aplikasi.

Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia, Igun Wicaksono, mengatakan Kemenhub seharusnya lebih fokus pada pembatasan potongan aplikasi yang diambil perusahaan, bukan menaikkan tarif yang justru dapat membebani pelanggan.

“Seharusnya pihak Kemenhub memberikan atensi utama pada potongan biaya aplikasi 10 persen tersebut karena dampaknya hanya pada perusahaan aplikasi dan pengemudi saja. Dampak kepada pelanggan tidak terlalu signifikan,” ujar Igun, Selasa (1/7).

Menurutnya, kenaikan tarif berisiko menurunkan minat pelanggan dan berdampak pada ekosistem transportasi daring, termasuk pelaku UMKM yang bergantung pada jasa pengantaran. Ia juga mengkritik proses pengambilan kebijakan yang dinilai tidak melibatkan komunitas pengemudi.

“Kami tidak menolak adanya kenaikan tarif. Namun, keputusan itu seharusnya melibatkan seluruh pihak yang ada dalam ekosistem transportasi online agar adil dan tidak berat sebelah,” tambahnya.

Garda Indonesia sebelumnya telah mengirimkan surat tuntutan resmi kepada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, salah satunya mengenai pembatasan potongan platform menjadi maksimal 10 persen. Namun, hingga kini surat tersebut belum mendapat tanggapan.

BeritaTerbaru

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Rabu, 6 Mei 2026 17:31 WIB
Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB

“Jika tuntutan itu tidak ditindaklanjuti, Garda berencana menggelar aksi demonstrasi pada 21 Juli 2025 bersama pengemudi ojol, kurir online, dan mitra dari berbagai platform,” kata Igun.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI). Ketua SPAI Lily Pujiati menilai, potongan platform yang terlalu besar adalah akar persoalan rendahnya pendapatan pengemudi. Ia menyebut, potongan yang dikenakan aplikator kerap kali melebihi batas 20 persen yang ditetapkan pemerintah.

“Kenaikan tarif tidak akan berdampak besar pada penghasilan pengemudi jika potongan dari platform masih terlalu tinggi,” ujar Lily. Ia menambahkan, dalam sejumlah kasus, potongan bahkan mencapai 70 persen. “Ada pengemudi hanya menerima Rp5.200 dari pengantaran makanan, padahal konsumen membayar Rp18 ribu ke platform,” katanya.

Menurut Lily, pengemudi tidak hanya menerima potongan besar, tetapi juga harus menanggung berbagai biaya operasional harian, seperti bensin, servis kendaraan, pulsa, hingga cicilan kendaraan dan telepon genggam. Ia pun menuntut agar potongan diturunkan menjadi maksimal 10 persen, bahkan dihapuskan sepenuhnya.

SPAI juga mendorong perubahan sistem pembayaran pengemudi dari skema per-pesanan ke sistem berbasis upah minimum provinsi (UMP) agar pendapatan lebih pasti.

Selain itu, serikat mendesak pemerintah mengevaluasi program internal aplikator seperti slot, argo goceng (aceng), GrabBike Hemat, serta sistem level dan prioritas. Program-program ini dinilai diskriminatif karena hanya memberikan prioritas order kepada pengemudi yang masuk dalam skema tertentu, sementara pengemudi lain kesulitan mendapat order.

Lebih lanjut, Lily meminta Kemenhub menghapus pasal tentang “hubungan kemitraan” dalam regulasi. Ia mengacu pada hasil sidang International Labour Conference (ILC) ke-113 di Jenewa yang menyepakati istilah “pekerja platform” untuk pekerja berbasis aplikasi daring.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan kenaikan tarif ojol telah melalui proses kajian. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menyebut penyesuaian tarif akan dilakukan berdasarkan zonasi wilayah dan besaran kenaikannya bervariasi.

“Kami sudah melakukan pengkajian dan sudah final untuk perubahan tarif, terutama roda dua. Kenaikan bervariasi, ada yang 8 persen, ada yang 15 persen tergantung dari zona,” ujar Aan dalam rapat bersama Komisi V DPR, Senin (30/6).

Aan menyebut para aplikator sudah menyetujui rencana kenaikan tarif tersebut dan akan kembali dipanggil untuk finalisasi implementasi.Meski begitu, baik asosiasi pengemudi maupun serikat pekerja mendesak pemerintah lebih berpihak pada pekerja lapangan, bukan hanya pada kepentingan perusahaan penyedia aplikasi. (rmg/san)

Tags: aplikasiojolpekerjapengemudiserikat
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG
Nasional

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB
Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

BERIKAN HADIAH - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, berikan hadiah dan penghargaan kepada pemenang lomba pilah sampah antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (ISTIMEWA)

Tingkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah Disemua OPD Pemkab Pandeglang

Senin, 11 Mei 2026 16:33 WIB
Tangan Diikat, 275 Napi Lapas Pemuda Tangerang Dipindahkan

Tangan Diikat, 275 Napi Lapas Pemuda Tangerang Dipindahkan

Selasa, 12 Mei 2026 19:42 WIB
Sejumlah mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Pemerintahan (FISIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), mengunjungi Komunitas Peduli Sungai Banten (KPSB), di Rumah Singgah Fesbuk Banten News (FBN), Jalan Gelatik Komplek Tegal Padang, Drangong, Taktakan, Kota Serang, belum lama ini. (ISTIMEWA)

Mahasiswa FISIP Untirta Kunjungi Komunitas Peduli Sungai Banten

Jumat, 15 Mei 2026 09:33 WIB
IMG_20260516_060238

Sapi “Sambo” Milik Peternak Cipondoh Dibeli Presiden Seharga Rp 122 Juta

Sabtu, 16 Mei 2026 06:05 WIB
Rumah Sehat Wahana, Bukti Komitmen WAG Beri Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Rumah Sehat Wahana, Bukti Komitmen WAG Beri Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Selasa, 12 Mei 2026 18:42 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.