Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Minta Tambah Anggaran, MK Malah Panen Kritik

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 9 Jul 2025 18:07 WIB
Rubrik Nasional
Minta Tambah Anggaran, MK Malah Panen Kritik

Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi (MK) Heru Setiawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (9/7/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi sorotan tajam dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Mahkamah Agung (MA), MK, dan Komisi Yudisial (KY) di Kompleks Parlemen, Rabu (9/7/2025).

Meski rapat dijadwalkan membahas rancangan kerja serta laporan keuangan ketiga lembaga, sejumlah anggota dewan memanfaatkan forum tersebut untuk mengkritisi putusan MK yang memisahkan pemilu nasional dan daerah mulai 2029.

Anggota Komisi III Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasbiallah Ilyas, menilai MK terlalu sering mengubah aturan pemilu, yang merupakan hasil legislasi panjang DPR. Ia mengingatkan bahwa proses pembentukan undang-undang di parlemen melibatkan banyak pihak dan waktu yang tidak singkat.

“Jangan 500 orang ini, Pak, kalah dengan sembilan hakim. Ini bikin undang-undang KUHAP saja sudah berapa lama kita belum selesai sampai hari ini,” kata Hasbiallah.

Ia menyebut perubahan sistem pemilu yang terus-menerus sejak 2009 justru menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Ia pun mendorong proses seleksi hakim MK dilakukan lebih ketat agar lembaga tersebut tidak menyimpang dari kewenangannya.

“Menurut saya perlu diseleksi lebih optimal lagi, jangan sampai adanya MK ini keluar dari norma yang ada,” tegasnya.

Baca Juga: Laksanakan Putusan MK, Menkomdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet

Kritik serupa datang dari anggota Fraksi Nasdem, Rudianto Lallo. Ia menilai MK seharusnya menjadi penjaga konstitusi, bukan malah memicu polemik dengan putusan yang dianggap bertentangan dengan UUD 1945.

“Kalau tiba-tiba satu pasal dianggap bertentangan tetapi justru amar putusan MK ini bertentangan, ini juga problem konstitusi kita. Nah ini deadlock jadinya,” ujar Rudianto.

BeritaTerbaru

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB

Ia juga menyayangkan inkonsistensi MK dalam memutus perkara, terutama terkait pemilu. “Mudah-mudahan tidak ada lagi putusan-putusan yang menjadi polemik di masyarakat,” tambahnya.

Anggota Fraksi Demokrat, Andi Muzakir, menyoroti perubahan sikap MK dalam memutuskan format pemilu. “Tahun ini serempak, berikutnya dipisah. Tidak ada konsistensi. Mau dibawa ke mana negara ini?” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III Dede Indra Permana Soediro mengingatkan bahwa MK bukan pembentuk norma hukum, melainkan penguji norma yang sudah ada. “MK adalah penguji norma, bukan membentuk norma,” katanya.

Meski menjadi sorotan, perwakilan MK tidak memberikan tanggapan atas kritik tersebut dalam rapat. Sekretaris Jenderal MK Heru Setiawan hanya menyampaikan laporan capaian dan usulan tambahan anggaran tahun 2026 sebesar Rp130,9 miliar. Dana itu, kata Heru, akan digunakan untuk penanganan perkara konstitusi sebesar Rp84,2 miliar dan dukungan manajemen sebesar Rp46,7 miliar.

Baca Juga: Pasal Penghinaan Terhadap Pemerintah Dihapus dalam KUHP

Heru juga melaporkan bahwa MK telah menangani 4.580 perkara sejak 13 Agustus 2003 hingga 7 Juli 2025, yang terdiri atas 2.105 perkara pengujian undang-undang, 30 sengketa kewenangan lembaga negara, 984 perkara perselisihan hasil pemilu, dan 1.461 perkara hasil pilkada.

Seusai raker, Heru tak merespons banyak soal putusan terbaru MK yang memunculkan polemik di publik, terkait pemisahan pemilu nasional dan lokal. Ia menyebut, putusan itu sudah dibacakan dan tinggal ditindaklanjuti.

“Putusan MK kan sudah diucapkan, kami tinggal menunggu kewenangan DPR untuk menindaklanjuti. Kami tunggu. Karena DPR juga punya kewenangan,” kata Heru menjawab pertanyaan wartawan.

Dalam rapat yang sama, Mahkamah Agung juga mengajukan usulan tambahan anggaran tahun 2026 sebesar Rp7,67 triliun. Sekretaris Jenderal MA Sugiyanto menjelaskan bahwa tambahan anggaran tersebut dibutuhkan untuk mendukung pemenuhan hak-hak keuangan dan fasilitas hakim sesuai kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Anggaran tambahan itu diperlukan untuk mencakup berbagai tunjangan dan fasilitas, mulai dari gaji pokok, rumah dinas, transportasi, jaminan kesehatan, hingga penghasilan pensiun bagi para hakim. MA juga berencana membangun rumah dinas bagi 212 satuan kerja pengadilan. (rmg/san)

Tags: Fraksi NasDemmahkamah konstitusimkPemilusistem
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle
Nasional

Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle

Senin, 31 Agu 2026 17:31 WIB
Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan
Nasional

Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan

Senin, 31 Agu 2026 17:28 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

SERAH TERIMA -- Acara serah terima hibah sertifikat lahan, antara Pemkab Pandeglang dan Bulog, yang berlangsung di Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Pandeglang, Kamis (3/9/2026). (ISTIMEWA)

Berencana Bangun Lumbung Pangan di Pandeglang, Bulog Siap Serap Hasil Panen Petani

Kamis, 3 Sep 2026 17:37 WIB

Polemik Tanah Wakaf Makam Galeong Berujung Laporan Polisi

Jumat, 4 Sep 2026 15:00 WIB
Warga Komplek Nusa Indah Tolak SMPN 25 Tangerang Selatan, Ini Alasannya

Dindikbud Tangsel Buka Ruang Kompromi, Dishub Kaji Amdal Lalin SMPN 25

Jumat, 4 Sep 2026 07:30 WIB
Laos vs Indonesia, Demi Jaga Kans Lolos

Laos vs Indonesia, Demi Jaga Kans Lolos

Rabu, 2 Sep 2026 21:04 WIB

Jumlah Mahasiswa Baru Melonjak, UNIS Tangerang Semangat Gelar PKKMB

Selasa, 1 Sep 2026 12:13 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.